Yeyen Dwi Arum
Universitas Muhammadiyah Buton

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINGKAT RESILIENSI PASIEN COVID-19 PADA RUMAH SEHAT KOTA BAUBAU Unhaluddin Talib Kurniawan; Edison Edison; Yeyen Dwi Arum
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): Volume 6 Number 2, September 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v6i2.2315

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan seseorang atau kelompok untuk bersikap lentur dan bertahan dalam menghadapi situasi yang sulit atau tidak menguntungkan. Kemampuan ini sangat dibutuhkan oleh pasien penderita COVID-19 sebagai kekuatan dalam diri (inner power) yang menunjang proses penyembuhan serta menghadapi berbagai dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkannya. Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui tingkat resiliensi pasien COVID-19 di Rumah Sehat Kota Baubau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survey pada 30 responden. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat 7 orang (23,33%) memiliki tingkat resiliensi pada kategori rendah, 21 orang (70%) kategori sedang dan 2 orang (6,67%) pada kategori tinggi. Disamping itu, merujuk nilai rata-rata perolehan skor keseluruhan pasien yaitu 165,3 berada pada interval kategori sedang, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat resiliensi pasien COVID-19 pada Rumah Sehat Kota Baubau dikategorikan berada pada level sedang.
PENANGANAN RESILIENSI ANAK KORBAN BROKEN HOME MELALUI KONSELING INDIVIDUAL TEKNIK SYSTEMATIC DESENSITIZATION Yeyen Dwi Arum; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 01 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum resiliensi pada mahasiswa yang menjadi korban broken home, penyebab terjadinya resiliensi yang rendah pada mahasiswa korban broken home, serta penanganan melalui layanan konseling individual teknik systematic desensitization dalam meningkatkan resiliensi mahasiswa korban broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu identikasi kasus, identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) resiliensi yang rendah pada korban broken home mengakibatkan korban mengalami banyak kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. (2) penyebab terjadinya resiliensi yang rendah ialah karena kurangnya dukungan dari orang-orang disekitarnya, self esteem yang rendah, keyakinan atau spiritualitas dan emosi positif pada diri korban. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual menggunakan teknik systematic desensitization untuk meningkatkan resiliensi korban broken homesehingga mampu bangkit dari situasi sulit yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual teknik systematic desensitization dapat meningkatkan resiliensi pada koban broken home