Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Simbolis untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa IX SMP Negeri 3 Baubau Rasman Sastra Wijaya; Unhaluddin Thalib Kurniawan; Risma Irmayana
Psychocentrum Review Vol 2, No 1 (2020): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.2195

Abstract

The purpose of this study was to examine the effectiveness of group counseling services for effective symbolic modeling techniques to improve the self-efficacy of class IX students of SMP Negeri 3 Baubau. The experimental design used in this study was a one-group pretest and posttest design. The population in this study were 72 class IX students of SMP Negeri 3 Baubau, totaling 72 people consisting of 3 classes. The sample in this study was grade IX students of SMP Negeri 3 Baubau who had low self-efficacy as many as 13 students who were used as a sample of a treatment effectiveness test. Testing the validity of the self-efficacy scale using the Analyze Correlate Bivariate test through the help of a computer program statistics product and service solution (SPSS) 16.0 for windows. Known value of Z -3,185 with Asymp. Sig (2-tailed) value of 0.001 in this study is smaller than ˂ 0.05, it can be concluded that the Guidance Services Group of symbolic modeling techniques is effective to improve the self-efficacy of class IX students of SMP Negeri 3 Baubau which is done successfully significantly or effectively to be carried out , this means, the hypothesis is accepted
TINGKAT RESILIENSI PASIEN COVID-19 PADA RUMAH SEHAT KOTA BAUBAU Unhaluddin Talib Kurniawan; Edison Edison; Yeyen Dwi Arum
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): Volume 6 Number 2, September 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v6i2.2315

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan seseorang atau kelompok untuk bersikap lentur dan bertahan dalam menghadapi situasi yang sulit atau tidak menguntungkan. Kemampuan ini sangat dibutuhkan oleh pasien penderita COVID-19 sebagai kekuatan dalam diri (inner power) yang menunjang proses penyembuhan serta menghadapi berbagai dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkannya. Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui tingkat resiliensi pasien COVID-19 di Rumah Sehat Kota Baubau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survey pada 30 responden. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat 7 orang (23,33%) memiliki tingkat resiliensi pada kategori rendah, 21 orang (70%) kategori sedang dan 2 orang (6,67%) pada kategori tinggi. Disamping itu, merujuk nilai rata-rata perolehan skor keseluruhan pasien yaitu 165,3 berada pada interval kategori sedang, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat resiliensi pasien COVID-19 pada Rumah Sehat Kota Baubau dikategorikan berada pada level sedang.
PENGARUH PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI TEKNIK MIND MAP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA MEMECAHAKAN MASALAH PADA SMK NEGERI 2 MAKASSAR Unhaluddin T Kurniawan
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 4 No 1 (2018): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.444 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v4i1.291

Abstract

Penelitian ini menelaah penerapan Bimbingan Kelompok melalui teknik Mind Map dalam meningkatkan keterampilan siswa memecahkan masalah pada SMK Negeri 2 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan model quasi experiment dengan desain penelitian one group pretest–posttest. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 orang siswa secara random. Pengumpulan data menggunakan skala dan dianalisis melalui analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan siswa mencapai rata – rata skor 75,067 dan setelah perlakuan mencapai rata–rata 75,53 sehingga peningkatan terjadi sebesar 0,643. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan Bimbingan Kelompok melalui teknik Mind Map dalam meningkatkan keterampilan siswa memecahkan masalah pada SMK Negeri 2 Makassar.
EFEKTIVITAS TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA DALAM BELAJAR Maria Ulfa; Unhaluddin T Kurniawan
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.019 KB) | DOI: 10.35326/jec.v5i2.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendekripsikan efektivitas teknik sosiodrama melalui bimbingan kelompok untuk meningkatkan efikasi diri dalam belajar pada siswa kelas VIII SMPN 2 Mawasangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen jenis quasi experiment dengan non equivalent Pretest Postest Control design. Desain penelitian ini menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Mawasangka. Teknik sampling yang digunakan adalah pupossive sampling. Uji analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil posttest (evaluasi akhir) dengan 10 sampel pada kelompok eksperimen menujukkan 2 siswa (20% subyek) dalam kategori sedang dan 8 siswa (80% subyek) telah memiliki efikasi diri dalam kategori tinggi dengan peningkatan skor sebesar 303 poin atau sebesar 40.61% dan hasil uji Wilcoxon dengan signifikansi 0.001 lebih kecil 0.05 (0.001<0.005), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan skor sebesar 1 poin atau sebesar 0.14% yang berarti bimbingan kelompok melalui teknik sosiodrama, efektif untuk meningkatkan efikasi diri dalam belajar pada siswa.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK METODE FIELD TRIP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI DPIB SMKN 2 BAUBAU Rizal Ahmad; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 1 No. 02 (2022): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini bertujuan menguji efektifitas Bimbingan kelompok dengan metode Field trip untuk meningkatkan keterampilan perencanaan karir siswa, Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, Metode penelitian Pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 36 siswa dengan teknik sampling jenuh sebanyak 36 siswa. hasil pretest dan posttest menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 dengan hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan antara pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan taraf signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian dan analisis terbukti efektif meningkatkan keterampilan perencanaan karir siswa dan dapat dijadikan informasi khususnya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan keterampilan perencanaan karir siswa dengan memanfaatkan metode tersebut..
PENANGANAN RESILIENSI ANAK KORBAN BROKEN HOME MELALUI KONSELING INDIVIDUAL TEKNIK SYSTEMATIC DESENSITIZATION Yeyen Dwi Arum; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 01 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum resiliensi pada mahasiswa yang menjadi korban broken home, penyebab terjadinya resiliensi yang rendah pada mahasiswa korban broken home, serta penanganan melalui layanan konseling individual teknik systematic desensitization dalam meningkatkan resiliensi mahasiswa korban broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu identikasi kasus, identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) resiliensi yang rendah pada korban broken home mengakibatkan korban mengalami banyak kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. (2) penyebab terjadinya resiliensi yang rendah ialah karena kurangnya dukungan dari orang-orang disekitarnya, self esteem yang rendah, keyakinan atau spiritualitas dan emosi positif pada diri korban. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual menggunakan teknik systematic desensitization untuk meningkatkan resiliensi korban broken homesehingga mampu bangkit dari situasi sulit yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual teknik systematic desensitization dapat meningkatkan resiliensi pada koban broken home
Pengembangan Media Animasi Dalam Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Baubau Sri Yuliandha; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i01.5780

Abstract

Pengembangan media animasi dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Baubau dilatarbelakangi oleh belum adanya pengembangan media yang diterapkan pada layanan bimbingan kelompok, sehingga perlu adanya inovasi dalam penggunaan media layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan media animasi dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Baubau. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode pengembangan (R&D) versi model ADDIE yang dibatasi pada beberapa tahap saja. Tahap-tahap tersebut meliputi: a) tahap pengumpulan informasi, b) tahap perencanaan, c) tahap pengembangan produk, serta d) tahap validasi dan uji coba. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket dan wawancara. Angket ditujukan kepada validator materi, validator praktisi dan validator media serta subjek uji coba sejumlah 12 siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Baubau. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli praktisi terhadap animasi dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan disiplin belajar siswa diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 133 dengan persentase sebesar 81,12% termasuk dalam kriteria “Sangat Layak”. Hasil validasi oleh ahli media diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 10 dengan persentase sebesar 93,33% termasuk dalam kriteria “Sangat Baik”. Sedangkan hasil dari tanggapan siswa diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 6 dengan persentase sebesar 75% termasuk dalam kriteria “Sangat Baik dan Sangat Layak”.
Studi Self Esteem Remaja Yang Mengalami Body Shaming Dengan Teknik Cognitive Restructruring (CR) Yuyun irnawati; Unhaluddin T Kurniawan; Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.6941

Abstract

Penelitian ini bertujuan i) untuk mengetahui gambaran umum self esteem remaja yang mengalami body shaming. ii) untuk mengetahui penyebab terjadinya self esteem  yang rendah pada remaja yang mengalami body shaming. iii) ntuk mengetahui bentuk penanganan dalam mengatasi remaja yang mengalami body shaming. metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu remaja di desa Siompu Lontoi yang berinisial WE. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan teknik trigulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian tentang perilaku self esteem remaja yang mengalami body shaming dan penanganannya adalah sebagai berikut: Self esteem remaja yang mengalami body shaming yang dialami oleh WE yaitu WE merasa malu dengan orang lain, ketika ada teman-teman mengatai dia hitam, bahkan WE tidak mau bermain sama teman-teman. Faktor yang mempengaruhi self esteem remaja yang mengalami body shaming yaitu WE di ejek oleh teman-teman karena fisik yang  gemuk, hitam dan jelek. WE berpikir dirinya memang tidak seperti teman-teman, WE hanya berdiam diri di rumah. Penanganan self esteem remaja yang mengalami body shaming pada konseli dilakukan dengan menggunakan teknik restrukturisasi kognitif terdiri atas 6 tahap yaitu rational treatment, identifikasi pikiran kedalam situasi, Pengenalan dan latihan coping thought, Peralihan pikiran negative ke coping tought, Latihan penguatan positif, dan evaluasi. Setelah intervensi diberikan, terjadi perubahan pikiran WE dari irrasional ke rasional.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Baubau Wa Ode Fadila Rahmi Fadila; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7463

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik psikodrama untuk meningkatkan resiliensi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau yang terdiri 2 kelas dengan jumlah 50 orang siswa. Sampel terdiri dari 12 siswa dalam kategori rendah dalam resiliensi, yang mengikuti delapan sesi intervensi. Hasil pretest menunjukkan bahwa (100%) berada dalam kategori rendah dalam resiliensi. Sebanyak 12 siswa dalam kategori rendah diberikan intervensi melalui delapan pertemuan yang mencakup regulasi emosi, pengendalian impuls, optimis, kemampuan menganalisis penyebab masalah, empati, keyakinan diri, berpikir positif, dan evaluasi. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 75% siswa mencapai kategori tinggi, 25% siswa dalam kategori sedang, dan 0% dalam ketegori rendah. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest p = 0.002 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok teknik psikodrama efektif dalam meningkatkan resiliensi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau. Kata kunci: Layanan konseling kelompok, psikodrama, resiliensi.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK CINEMATHERAPY UNTUK MENGURANGI KECENDERUNGAN PERILAKU TOXIC FRIENDSHIP PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KAMBOWA Itra; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 02 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i02.8083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku toxic friendship siswa, mengetahui pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy, serta menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy dalam mengurangi kecenderungan perilaku toxic friendship. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah subjek sebanyak 10 siswa yang berada pada kategori tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum diberikan treatment (pre-test), sebanyak 14 siswa (27%) berada dalam kategori rendah, 28 siswa (54%) berada dalam kategori sedang, dan 10 siswa (19%) berada dalam kategori tinggi. Sebanyak 10 siswa kategori tinggi diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy dalam empat pertemuan. Hasil post-test menunjukkan penurunan signifikan, dengan 70% siswa berada dalam kategori rendah, dan 30% dalam kategori sedang. Hasil analisis uji statistik Wilcoxon pada hasil pre-test dan post-test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat penurunan kecenderungan perilaku toxic friendship setelah diberikan treatment menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy. Dengan demikian, layanan konseling kelompok teknik cinematherapy efektif dalam mengurangi kecenderungan perilaku toxic friendship siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kambowa.