Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Gunung Djati Conference Series

Takhrij and Syarah Hadith of Agrotechnology Sabir Leaves as Eye Pain Medicine Annisa Nur Azizah; Wahyudin Darmalaksana; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.779 KB)

Abstract

This study aims to discuss the hadith with regard to agrotechnology. This research method is a qualitative type through literature study and field studies with the takhrij and sharah hadith approaches. The results and discussion of this study are about the content and benefits of sabir leaves as an eye pain medication recommended by the Prophet Muhammad. The conclusion of this research is takhrij and syarah hadith of the Prophet about the content of sabir leaves starting from overcoming panda eyes, minus eyes, and cataracts.
Takhrij and Syarah Hadith of Agrotechnology Utilization of land Alya Aghni Rahmawati; Wahyudin Darmalaksana; Yati Setiati Rachmawati; Casram Casram
Gunung Djati Conference Series Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.938 KB)

Abstract

This study aims to discuss the hadith with regard to agrotechnology. This research method is a qualitative type through literature and field studies with the takhrij and sharah hadith approaches. The result and discussion of this research is that land is a gift from Allah SWT which we must take advantage of. The conclusion of this study is the takhrij and syarah hadith of the Prophet SAW regarding the use of land which is a provision for worshiping Allah SWT for those who make good use of it.
Takhrij and Syarah Hadith of Agrotechnology: Ingredients and Benefits of Olive Oil RA. Astiana Rizky Shahilah; Wahyudin Darmalaksana; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.885 KB)

Abstract

This study aims to discuss the hadith with respect to olive oil. This research method is a kind of inheritance of qualitative studies and field studies with approach Takhrij and commentary tradition. The result and discussion of this research is that olive is a special tree and full of blessings and olive oil has various benefits and is highly recommended according to the hadith. The conclusion of this research is that the takhrij and syarah of the Prophet's hadith regarding olive oil with agrotechnical analysis have the opportunity to be developed transdisciplinary.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Burung Walet dan Pupuk Silika Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Varietas Batu IJo Vera Juliani; Budy Frasetya Taufik Qurrohman; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman unggulan nasional yang bernilai ekonomi tinggi yang produksinya perlu ditingkatkan. Penurunan produksi akibat perubahan iklim dan penggunaan bahan kimia dapat dikurangi dengan pemberian pupuk kotoran burung walet dan pupuk silika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara pupuk kotoran burung walet dengan pupuk silika serta dosis pupuk kotoran burung walet dan pupuk silika yang optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas batu ijo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2023 bertempat di lahan Kp Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas dua faktor, faktor pertama yaitu dosis pupuk kotoran burung walet dengan 3 taraf: 0 t ha-1, 15 t ha-1, 30 t ha-1. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk silika 3 taraf: 0 ml L-1, 20 ml L-1, 40 ml L-1. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pengaplikasian pupuk kotoran burung walet dan pupuk silika pada semua parameter pengamatan. Sedangkan, pada parameter indeks panen pengaplikasian pupuk kotoran burung walet berpengaruh mandiri. Pengaplikasian pupuk kotoran burung walet dengan dosis 15 t ha-1 dan tanpa pupuk silika merupakan dosis optimum terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.
Efektivitas Ekstrak Tauge dengan Periode Perendaman Terhadap Invigorasi Benih Tomat (Solanum lycopersicum) yang Telah Mengalami Kemunduran Muchlis Kurniawan; Esty Puri Utami; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat banyak dikonsumsi oleh masyarakat sehingga penggunaan benih bermutu tinggi penting untuk mempertahankan produksi. Kendala yang dihadapkan yaitu benih berkualitas rendah sehingga perlu upaya meningkatkan kekuatan benih dengan invigorasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ZPT alami ekstrak tauge dan periode perendaman terhadap viabilitas benih tomat yang telah mengalami kemunduran. Percobaan dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Lahan UPT Pembibitan TPHP Kota Bandung. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan, perlakuan yang diberikan yaitu ekstrak tauge dikombinasikan dengan periode perendaman dengan masing-masing konsentrasi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi konsentrasi ekstrak tauge 40% dengan perendaman 6 dan 12 jam memberikan hasil yang cukup efektif terhadap viabilitas benih yaitu daya tumbuh, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh.
PERBAIKAN KIMIA TANAH PASCA GALIAN BATUAN DAN PERTUMBUHAN CABAI RAWIT DAN PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DAN MIKROORGANISME TANAH Nurmala Pangaribuan; Cecep Hidayat; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah pada lahan pasca galian batuan memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kimia tanah dan ekosistem di lahan bekas tambang penambangan pasir adalah melalui aplikasi bahan organik, mikroba tanah, dan menggunakan tanaman adaptif pada lahan bekas tambang, cabai rawit (Capsicum frutescens L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek bahan organik (BO: kompos Paitan dan kompos Eceng gondok, Abu Cangkang Sawit), dan mikroorganisme tanah (FMA dan BPF), terhadap kandungan C-organik, N-total, C/N tanah, pH tanah dan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit, yang ditanam pada tanah bekas tambang pasir asal Sumedang, Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Cibiru Bandung, menggunakan naungan. RAK dua faktor, ulangan 3. Faktor pertama bahan organik, b0 : kontrol, b1 : kompos Paitan, b2 : kompos Eceng Gondok, b3 : abu cangkang sawit masing-masing 25 t ha-1. Faktor kedua: mikroba : m0 : kontrol, m1 : campuran inokulum FMA 15 g polibag-1, m2, campuran inokulum BPF 15 ml polibag-1 , m3 : campuran FMA dan BPF. Hasil penelitian, pemberikan ACS, kompos Paitan, Eceng gondok dan mikroorganisme meningkatkan kandungan C-organik, N-total, C/N tanah, pH, KTK, dan pertumbuhan vegetatif cabai rawit. Penanaman cabai rawit di tanah pasca galian batuan, dengan mengkombinasikan bahan organik, mikroba tanah, berpotensi untuk perbaikan sifat kimia tanah dan ekosistem di lahan pasca galian batuan.
PENGARUH POLA TUMPANG SARI BAYAM HORENSO (Spinacia oleracea) DAN TERUNG PERTIWI (Solanum melongena) SECARA ORGANIK Elsa Dwi Septiani; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sayuran merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi, vitamin, serat dan kandungan lain. Sayuran organik semakin banyak peminatnya dari semua kalangan masyarakat. Pola tanam tumpang sari dapat menjadi solusi untuk menciptakan keseimbangan ekologi dan interaksi saling mengisi untuk pengoptimalan produktivitas budidaya sayuran yang memiliki periode tanam semusim yang dapat dilakukan berulang kali secara bersamaan. Praktik Kerja Lapangan ini dilakukan selama 2 bulan dimulai dari 3 Oktober sampai dengan 3 Desember 2022 di kelompok tani Saung Organik yang beralamatkan Kampung Sukarasa, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola penanaman tumpang sari bayam horenso (Spinacia oleracea) dengan terung pertiwi (Solanum melongena L.) secara organik untuk mengetahui efektifitas produktivitas lahannya. Metode yang digunakan dengan melakukan observasi, praktik lapangan, wawancara dan studi literatur terhadap sumber-sumber yang relevan dengan laporan ini. Hasil dari tumpang sari bayam horenso dengan terung pertiwi ini efektif diterapkan dengan dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar karena tidak perlu adanya masa menunggu persiapan lahan kembali pada saat satu jenis tanaman habis setelah masa panen dan petani akan terus memperoleh pendapatan.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS LIMBAH PACKING HOUSE TERHADAP TINGGI TANAMAN DAN WAKTU PEMBUNGAAN TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) Khairani Oktafiani Mardhayanti; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemupukan merupakan faktor utama untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi buncis. Salah satu bahan yang dapat dijadikan pupuk ialah limbah sayuran dari packing house. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos limbah packing house terhadap tinggi dan waktu pembungaan tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan pada tgl 3 Oktober - 3 Desember 2022 di Saung Organik, Cibodas Lembang, Kabupaten Bandung Barat dengan metode wawancara, praktik lapangan, observasi, dan studi literatur sebagai sumber sumber yang relevan. Hasil pengamatan menunjukkan tinggi tanaman buncis dengan perlakuan lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan kontrol, selain itu tanaman buncis dengan perlakuan juga lebih cepat berbunga dibandingkan dengan tanaman buncis tanpa perlakuan (kontrol). Dari hasil percobaan pengomposan limbah sayuran secara langsung pada bedengan tanpa fermentasi dalam wadah terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.).
PENGARUH SISTEM PENGAIRAN TERGENANG TERHADAP PERTUMBUHAN TOMAT SELVI (Lycopersicum esculentum Mill) Naufal Syach Zaidan; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) adalah salah satu komoditas sayuran hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tomat yang tumbuh dengan baik perlu memperoleh beberapa hal seperti tanah gembur, humus dan pH tanah antara 5-6 tidak lupa juga pengairan yang memadai dan teratur. Sistem pengairan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam melakukan budidaya tomat. Sistem penggenangan adalah sistem pengairan dengan mengatur kondisi lahan dalam kondisi kering dan tergenang. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengairan dengan cara penggenangan terhadap pertumbuhan tomat selvi. Praktik dilakukan selama 2 bulan pada tanggal 3 Oktober 2022 hingga 3 Desember 2022 di Saung Organik (SO) yang berlokasi di Kampung Cijerokaso Wetan Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hasil observasi menunjukan bahwa penggunaan sistem pengairan dengan genangan tidak berpengaruh banyak terhadap pertumbuhan tanaman tomat.
PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN MENGGUNAKAN PESTISIDA ORGANIK PADA TANAMAN SELADA ROMAINE (Lactuca sativa Var.Romana L) Siti Sarah Saripah; Yati Setiati Rachmawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada romaine (Lactuca sativa var.romana L) merupakan tanaman hortikuktura yang memiliki kandungan yang tinggi. Saat ini tanaman selada romaine banyak diminati oleh masyarakat. Tanaman selada romaine memiliki nilai jual yang tinggi. Akan tetapi Selada romaine ini rentan akan serangan hama terutama ulat grayak. Banyaknya petani yang menggunakan pestisida sintetis untuk menegendalikan hama ulat grayak. Penelitian ini bertujuan untuk pengendalian hama ulat grayak pada tanaman selada romaine dengan penggunaan pestisida organik. Penggunaan pestisida organik dapat mengendalikan hama ulat grayak secara perlahan dengan meracuni tubuh ulat grayak. Penggunaan pestisida organik dapat menjadikan lingkungan terjaga karena tidak adanya residu yang berefek yang dapat merusak lingkungan. Penggunaan pestisida yang tepat waktu dapat mengurangi populasi ulat grayak. Penggunaan pestisida yang tidak tepat waktu tidak akan berpengaruh terhadap ulat grayak.