Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cultural Diversity of Local Communities to Create Galunggung Geopark in Tasikmalaya Regency Cahya Darmawan; Siti Fadjarajani; Iman Hilman
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 21 No 1 (2021): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geopark Galunggung is a platform that accommodates the various potentials of the Kabuapaten Tasikmalaya, in the aspects of geodiversity, biodiversity and cultural diversity. To be able to realize the Galunggung Geopark, active interaction of the local community is required to maintain and preserve the cultural diversity of the geopark area. This study includes four sub-districts namely Leuwisari, Sariwangi, Sukaratu and Padakembang Districts. These four sub-districts are areas that have a lot of diversity in potential compared to other regions. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach and phenomenological studies. Observation data techniques, interviews, documentation study and literature study. The results of this study, the cultural diversity that exists in society is tangible (tangbile) and intangible (intangible), but conditions in the field have a lot of cultural diversity that has almost disappeared due to the times.
Upaya Penerapan Konsep Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan di Daerah Perkotaan Siti Nurlaili Masripah; Asri Ulannisa Azzahra; Aulia Rohman; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Jurnal Regional Planning Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Regional Planning Vol 8 No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c0mc2084

Abstract

Pertumbuhan pesat di daerah perkotaan menghadirkan sejumlah masalah lingkungan, termasuk polusi, berkurangnya area terbuka hijau, dan ketidakaturan dalam penggunaan lahan. Maka dari itu, penting untuk menerapkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan guna menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan keberlangsungan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di area perkotaan serta mengenali hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan cara meneliti berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan masih ada inkonsistensi dalam pelaksanaan RTRW dan RDTR, ketidakmerataan distribusi serta fungsi ruang terbuka hijau, serta kurangnya efisiensi integrasi transportasi dengan penggunaan lahan. Selain itu, efektivitas kebijakan ruang sangat dipengaruhi oleh kekuatan alat kontrol, koordinasi antara pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan regulasi, pengembangan kapasitas institusi, digitalisasi sistem perizinan berbasis tata ruang, dan kerjasama antara berbagai pihak untuk mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan