Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Sumber Belajar Berbasis Laboratorium Lapangan dalam Pembelajaran Geografi Triyan Subhiansyah; Siti Fadjarajani; Ruli As'ari
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i1.1158

Abstract

Geography learning is very relevant outside the classroom by utilizing the environment. However, there are difficulties for teachers in applying learning outside the classroom due to a lack of knowledge of relevant locations as field learning resources, especially for geography learning. This research is intended to analyze the utilization of the potential of the Bantarujeg District, Majalengka Regency as a field-based learning resource for geography learning. The type of research used is descriptive qualitative with natural observation method. The results showed that in the Bantarujeg District, Majalengka Regency had the potential as a source of field learning for geography learning that teachers and students could use to support geography learning.
Strategi Pengembangan Potensi Gunung Demang Dalam Mendukung Pencanangan Desa Wisata Di Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya Wita Yustiana; Siti Fadjarajani; Ruli As`ari
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v5i2.7793

Abstract

Pengembangan pariwisata sangat dibutuhkan agar dapat menarik wisatawan untuk dapat berkunjung pada suatu objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan wisata Gunung Demang yang dapat digunakan oleh pemerintah desa, pengelola wisata maupun masyarakat lokal dalam mendukung pencanangan Desa Wisata di Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa objek wisata Gunung Demang memiliki potensi alam, potensi budaya dan potensi buatan yang ideal untuk dikembangkan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan potensi wisata Gunung Demang yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun strategi yang dapat dilakukan dalam proses pengembangan potensi wisata desa Gunung Demang dalam mendukung pencanangan Desa Wisata di Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya yaitu: 1) Strategi pengembangan wisata berbasis kepedesaan melalui potensi alam dan budaya 2) Strategi pengembangan sarana dan prasarana wisata 3) Strategi pengembangan wahana 4) Strategi pengembangan makanan/minuman khas Kawasan Gunung Demang 5) Strategi pengembangan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia 6) Strategi pengembangan pemasaran dan promosi pariwisata 7) Strategi pengembangan penampilan kesenian tradisional dan atraksi 8) Strategi pengembangan Sapta Pesona.
Upaya Penerapan Konsep Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan di Daerah Perkotaan Siti Nurlaili Masripah; Asri Ulannisa Azzahra; Aulia Rohman; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Jurnal Regional Planning Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Regional Planning Vol 8 No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c0mc2084

Abstract

Pertumbuhan pesat di daerah perkotaan menghadirkan sejumlah masalah lingkungan, termasuk polusi, berkurangnya area terbuka hijau, dan ketidakaturan dalam penggunaan lahan. Maka dari itu, penting untuk menerapkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan guna menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan keberlangsungan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di area perkotaan serta mengenali hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan cara meneliti berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan masih ada inkonsistensi dalam pelaksanaan RTRW dan RDTR, ketidakmerataan distribusi serta fungsi ruang terbuka hijau, serta kurangnya efisiensi integrasi transportasi dengan penggunaan lahan. Selain itu, efektivitas kebijakan ruang sangat dipengaruhi oleh kekuatan alat kontrol, koordinasi antara pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan regulasi, pengembangan kapasitas institusi, digitalisasi sistem perizinan berbasis tata ruang, dan kerjasama antara berbagai pihak untuk mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
PENGARUH IDEALISME DAN REALISME TERHADAP PENDIDIKAN Ari Wawan Dermawan Ari; Siti Fadjarajani
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.358

Abstract

Idealism and realism are two opposing philosophies that have shaped the field of education for centuries. These two philosophies have significantly influenced educational practices and curriculum development, with educators often incorporating elements of both idealism and realism into their teaching methods. The method used in this study is a literature review, which involves searching for literature from both international and national sources using tools like QuillBot. This literature study examines the relationship between relevant writings and supporting literature, such as books, journals, articles, theses, and other relevant sources found on the internet. The results of this study show that the integration of idealism and realism in education is crucial to providing students with a comprehensive and effective learning experience. By balancing a focus on ethical values and practical skills, educators can help students develop the tools they need to thrive in both academic settings and the real world.
KONSERVASI DAN PARIWISATA: STUDY KASUS PENGELOLAAN GREEN CANYON PANGANDARAN Muhammad Ilham Rahimullah; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Jurnal Geografi Vol 21 No 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v21i1.21104

Abstract

Green Canyon Pangandaran is a renowned natural tourism destination known for its stunning ecosystem. However, this breathtaking natural attraction also faces challenges in maintaining a balance between environmental conservation and tourism growth. This study aims to understand the conservation strategies implemented in Green Canyon and their impact on both the ecosystem and the tourism industry in the area. This research employs a qualitative approach using observation, interviews, and literature studies. The findings indicate that implementing a community-based ecotourism concept, enforcing strict regulations on tourism activities, and providing environmental education for visitors and tourism stakeholders play a crucial role in maintaining a balance between nature conservation and economic benefits. However, challenges remain, such as the surge in tourist numbers without adequate supervision and the lack of environmental awareness among some visitors. To ensure the sustainability of Green Canyon, close collaboration between the government, local communities, and tourism operators is essential in implementing more sustainable policies. This study provides recommendations for conservation-based management strategies to ensure that Green Canyon and other natural tourism destinations can continue to be enjoyed by future generations without compromising environmental preservation.
PEMBIASAAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI KEGIATAN SHOLAT DUHA DI SDIT AT TAUFIQ AI ISLAMY TASIKMALAYA Muslim Sidik; Iis Marwan; Gumilar Mulya; Siti Fadjarajani
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 6 No. 02 (2025): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v6i02.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan pendidikan karakter disiplin melalui kegiatan shalat Dhuha di SDIT At Taufiq Al Islamy Tasikmalaya. Pendidikan karakter disiplin merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian siswa sejak usia dini, khususnya melalui kegiatan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat Dhuha secara rutin efektif menumbuhkan kedisiplinan siswa, termasuk ketepatan waktu, ketaatan pada aturan, tanggung jawab, dan kesadaran dalam melaksanakan ibadah keagamaan secara sukarela. Faktor pendukung keberhasilan program ini meliputi peran guru sebagai teladan, dukungan kebijakan sekolah, dan kerja sama antara sekolah dan orang tua. Oleh karena itu, pembiasaan shalat Dhuha dapat menjadi strategi efektif untuk menanamkan karakter disiplin pada siswa di sekolah dasar Islam.
Strategi Pengembangan Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu di Kabupaten Ciamis Vita Rosita Sari; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Indonesian Journal of Glasial Geography Vol 2 No 1 (2025): Indonesian Journal of Glasial Geography
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/ijgg.v2i1.171

Abstract

Situ Lengkong Panjalu merupakan objek wisata yang terletak di Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Objek wisata ini memiliki potensi alam yang sangat menakjubkan berupa danau alami di kaki Gunung Sawal, serta memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan yang dapat dilakukan oleh pengelola Situ Lengkong Panjalu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi pengembangan yang dapat dilakukan antara lain peningkatan infrastruktur, penambahan fasilitas pendukung, promosi melalui media sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan konsep pariwisata berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pengembangan yang telah dilakukan agar objek wisata Situ Lengkong tetap berkelanjutan dan memiliki daya tarik. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Daya Tarik Wisata, Situ Lengkong
Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Pada Kawasan Curug Pamipiran Desa Tanjungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Tasikmalaya Luthfi Ariel Setiawan; Rama Rizkya Rahman Prasyam; Nurmeina Haznabila; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Indonesian Journal of Glasial Geography Vol 2 No 1 (2025): Indonesian Journal of Glasial Geography
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/ijgg.v2i1.202

Abstract

Curug Pamipiran, located in Tanjungsari Village, Sadananya District, Ciamis Regency, has natural and socio-cultural potential for community-based ecotourism development. This study aims to identify its potential, challenges, and development directions. A descriptive qualitative approach was employed using field observations and in-depth interviews with community leaders, village government representatives, tourism actors, and tourists selected purposively. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings show that Curug Pamipiran has attractive natural landscapes, local cultural potential, and strong community enthusiasm for tourism development. However, its development is constrained by weak institutional capacity, limited infrastructure, inadequate community skills, and suboptimal digital promotion. Development efforts should therefore focus on strengthening local institutions, improving community capacity, providing environmentally friendly facilities, enhancing digital promotion, and integrating ecotourism into village development planning.
Analisis Risiko Bencana Kekeringan Menggunakan Metode Kerawanan (Hazard), Kerentanan (Vulnerability) Dan Kapasitas (Capacity) Di Kelurahan Cilembang Kota Tasikmalaya Luthfi Ariel Setiawan; Istizabatuddawat; Riana Bella Annisa; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Indonesian Journal of Glasial Geography Vol 2 No 2 (2025): Indonesian Journal of Glasial Geography
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drought is a hydrometeorological disaster that can threaten water availability and increase the vulnerability of urban communities. This study aims to analyze drought disaster risk in Cilembang Village, Tasikmalaya City, based on hazard, vulnerability, and capacity components. A descriptive approach combined with spatial analysis based on secondary data was employed. Hazard was assessed using rainfall, slope, soil type, geological structure, and land-use parameters; vulnerability covered economic, social, and environmental dimensions; while capacity was evaluated based on community and institutional preparedness. Each parameter was classified and scored, and the components were subsequently integrated through an overlay technique using ArcGIS 10.8. The results indicate that Cilembang Village has high drought hazard and vulnerability levels, influenced by low rainfall according to the classification applied in this study, the dominance of residential land use of approximately 90%, high population density, and limited water infiltration areas. Institutional capacity is already present; however, drought-specific early warning systems and community participation still require strengthening. The integration of hazard, vulnerability, and capacity indicates that Cilembang Village is classified as having a high drought risk. These findings emphasize the importance of water conservation, sustainable land-use management, and strengthening community capacity as key components of drought risk reduction strategies.
Pemetaan Persebaran Industri Batik dan Implikasinya terhadap Geografi Pembangunan di Kota Tasikmalaya Maitsa Siti Najdah Haq; Silvi Novitasari; Ramdhan Mujaddid Hidayatulloh; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Indonesian Journal of Glasial Geography Vol 2 No 2 (2025): Indonesian Journal of Glasial Geography
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/ijgg.v2i2.292

Abstract

This study aims to map the spatial distribution of batik industries in Tasikmalaya City and to analyze their implications for development geography. The study employed a descriptive quantitative approach combined with spatial analysis using ArcGIS 10.8, field observations, interviews with industry actors, and Nearest Neighbor Analysis (NNA). The results from 10 batik industry units show that the industries tend to be spatially concentrated and form a clustered pattern, particularly in Cipedes and Indihiang Districts, especially in the Nagarasari, Cigeureung, and Ciroyom areas. This pattern is associated with the proximity among industry units, accessibility to major road networks, the availability of local labor, and the ease of product distribution. The spatial concentration of batik industries has the potential to support the formation of creative economy clusters and strengthen local economic activities; however, it also indicates that industrial development has not been evenly distributed across Tasikmalaya City. These findings highlight the importance of spatial mapping as a basis for developing batik industry clusters and supporting more equitable and sustainable creative-economy-based regional development planning.