Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelestarian Budaya Khataman Al-Qur’an: Tradisi Mappanre Temme’ dan Mattampung Desa Simbur Naik Provinsi Jambi Sitti Suhana; Abdul Ghaffar; Arfan Arfan
Jurnal Semiotika Quran Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v4i1.26361

Abstract

Khataman Al-Qur’an biasa dilakukan di banyak tempat, namu tradisi keagamaan yang berasal dari kampung halaman dan direkonstruksi dalam satu setting sosial baru di lokasi migrasi adalah upaya yang penting untuk direkam secara akademik.  Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Mappanre Temme’ dan Mattampung sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya khataman Al-Qur’an di kalangan masyarakat Bugis di Desa Simbur Naik, di Jambi, Sumatera. Melalui eksplorasi pelaksanaan kedua tradisi ini, tampak adanya dampak terhadap kehidupan sosial masyarakat Bugis. Pendekatan kualitatif dengan kerangka Living Qur’an digunakan untuk memeriksa pengaruh Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan selama lebih kurang dua bulan, wawancara dengan tokoh masyarakat dan penduduk setempat, serta melakukan tinjauan literatur yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua tradisi di Desa Simbur Naik ini sangat berakar dalam integrasi nilai-nilai Islam dan adat Bugis, yang diwariskan sejak migrasi masyarakat Bugis ke Desa Simbur naik pada tahun 1950-an. Tradisi Mappanre Temme’ melambangkan kesiapan religius pasangan pengantin sebelum menikah, sementara tradisi Mattampung dilaksanakan saat berduka untuk menghormati almarhum dengan doa dan pembacaan Al-Qur’an.  
Ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan Jimat: Jimat Qur’ani dalam Perspektif Masyarakat Desa Sungai, Tanjung Jabung Timur Aulia, Muhammad Ihdanil; Abdul Ghaffar; Masiyan M Syam
Jurnal Semiotika Quran Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v3i2.26669

Abstract

Artikel ini membahas tentang bentuk pelaksanaan tulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan sebagai Jimat di Desa Sungai Tawar Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah sejarah dan landasan dari tulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang di jadikan sebagai Jimat yang terjadi dikalangan masyarakat Desa Sungai Tawar, dan ritual pemasangan jimat tersebut. Bagaimana dampak dari jimat penangkal rumah yang dirasakan oleh masyarakat? apakah memang betul bisa memberikan dampak dari pada penggunaan jimat ini?, dan bagaimana respon dari tokoh adat, agama dan masyarakat dalam memaknai jimat ini?. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Living Qur’an yang merupakan kajian Ilmiah mengenai berbagai peristiwa sosial yang berkaitan dengan kehadiran Al-Qur’an disebuah komunitas tertentu, lalu kemudian diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan sebagai Jimat ini diyakini oleh masyarakat Desa Sungai Tawar, karena ayat-ayat ini memang banyak memiliki keutamaan. Salah satunya adalah bisa menyebabkan makhluk halus takut untuk mengganggu penghuni rumah dan seisinya, dan terhindar dari musibah mara bahaya seperti kebakaran dan lain sebagainya.
Implementasi Nilai-Nilai Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dalam Perspektif Al-Qur’an Muhammad Khozin; Abdul Ghaffar; Mohd Arifullah; Nia Nursaktila
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.652

Abstract

Aqidah is the heart's conviction of truth. Aqidah serves as a religious basis to straighten and strengthen faith in Allah. This study examines the values of aqidah from the perspective of the Qur'an. The background of this study is that deviations from aqidah in Islam arise due to several factors, such as ignorance of religious knowledge, attitudes of ta'ashub or fanaticism passed down from generation to generation, thus justifying wrong behavior. These various forms of deviation generally indicate weak faith in Allah. This study identifies the understanding of the aqidah of Ahlussunnah wal Jamaah, links the understanding of Aswaja with the Qur'an, and analyzes its social and religious implications. This study uses an analytical method of analyzing Quranic texts. The type of research is library research, while the data analysis technique is conducted through document review. The object of this research is the values of faith. The research subjects are Ahlusunnah Waljamaah. Data collection was carried out using Kollelksil Dolkumeln, Analilsils Ilsil Dolkumeln. The results of the author found that: The values of Ahlussunnah wal Jamaah are in line with the teachings of the Qur'an which guide humans to think diversely, avoid excessive attitudes (at-tawassut), uphold intelligence, honesty, and justice (al-i'tidal), be tolerant (at-tasamuh), and apply a balance of service and devotion (at-tawazun). In addition, these values prevent evil and encourage good deeds (amar ma'ruf nahi munkar). Finally, the author recommends to readers, the Indonesian people understand the values of faith so that there is no deviation from faith