Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Terapi Sentuhan dan Penggunaan Nesting terhadap Suhu Tubuh Bayi Berat Badan Lahir Rendah: The Effectiveness of Touch Therapy and the Use of Nesting on the Body Temperature of Low Birth Weight Infants Sari Indah Suryani; Nurul Ainul Shifa; Emi Yuliza
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.121

Abstract

Pendahuluan: Bayi yang lahir prematur dengan BBLR memiliki permukaan tubuh yang lebih luas sedangkan jaringan lemak subkutis yang lebih tipis menyebakan terjadinya penguapan berlebih ditambah dengan pemaparan dari suhu luar yang menyebabkan hipotermi. Untuk mengatasi hipotermi bisa dilakukan tindakan terapi sentuhan dan penggunaan nesting. Tujuan: Untuk mengetahui tentang Efektifitas Antara terapi sentuhan dan penggunaan nesting terhadap suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian one grup pre-test post-test design dengan lembar observasi. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang menggunakan menggunakan tehnik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh hasil nilai p=0,019 untuk terapi sentuhan dan p=0.019 untuk penggunaan nesting, berarti pada alpha 5%. Yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada efektifitas antara terapi sentuhan dan penggunaan nesting terhadap suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah. Untuk mengatasi hipotermi bisa dilakukan tindakan terapi sentuhan dan penggunaan nesting. jaringan lemak subkutis yang lebih tipis menyebakan terjadinya penguapan berlebih ditambah dengan pemaparan dari suhu luar yang menyebabkan hipotermi
Efektivitas Penggunaan Buku Kontrol TB Paru dengan PMO terhadap Kepatuhan Minum OAT pada Pasien Tb Paru: The Effectiveness of Using a Pulmonary TB Control Book with PMO on Compliance with Taking OAT in Pulmonary TB Patients Handoko Maicel; Emi Yuliza; Irma Herliana
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 6 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i6.149

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernapasan ke dalam paru. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku kontrol TB Paru dengan PMO terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB Paru. Metode: Penelitian menggunakan desain dengan metode quasi eksperimen Jenis penelitian pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB Poli Paru RSUD Kemayoran sebanyak 15 orang.  Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dengan menggunakan Lembar Kuesioner Eight-Item Morisky Medication scale (MMAS-8). Uji statistik yang digunakan adalah Paired T-Test. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0,000 berarti P<0,05. Kesimpulan: Terdapat efektivitas kepatuhan minum OAT pada pasien TB Paru sebelum dan sesudah diberikan buku kontrol TB Paru.
Efektivitas antara Pemberian Baluran Bawang Merah dan Terapi Tepid Water Sponge terhadap Penurunan Demam pada Balita di Posyandu Desa Pesantunan Kabupaten Brebes Tahun 2022 : The Effectiveness of Giving Red Onion Baluran and Tepid Water Sponge Therapy on Reducing Fever in Toddlers at Posyandu, Pesantunan Village, Brebes Regency in 2022 Annisya Al Syiffani; Emi Yuliza; Indri Sarwili
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 7 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i7.245

Abstract

Latar Belakang: Kondisi tubuh dikatakan demam bila suhunya di atas normal. Suhu tubuh normal pada manusia adalah 37°C. Namun, saat demam suhu tubuh bisa mencapai 37°C. Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas Baluran Bawang Merah dan Terapi Tepid Water Sponge dalam Menurunkan Demam pada Balita di Posyandu Desa Pesantunan Kabupaten Brebes. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian pre-experimental, dengan bentuk two groups pre-test and post-test. Pemilihan sampel atau responden dalam penelitian yang akan dilakukan adalah dengan cara non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel pada setiap kelompok eksperimen masing-masing berjumlah 16 orang, dimana peneliti mendapatkan total 32 responden untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil: Hasil uji analisis statistik perbedaan efektivitas pemberian terapi bawang merah dan terapi air hangat sponge untuk menurunkan demam pada balita didapatkan nilai signifikansi atau p-value sebesar 0,000, karena nilai signifikansi atau p-value ≤ 0,05 (0,000 ≤ 0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan efektifitas pemberian dressing bawang merah dan terapi air hangat sponge untuk menurunkan demam pada balita di Posyandu Desa Pesantunan Kabupaten Brebes.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RT 002 CILODONG DEPOK JAWA BARAT TAHUN 2025 Friska Veronica; Emi Yuliza; Nurul Ainul Shifa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit sistem kardiovaskuler yang sering dialami lansia. Hipertensi yang tidak diobati menyebabkan komplikasi pada organ penting seperti jantung, mata, ginjal dan otak, sementara pengobatan hipertensi termasuk terapi non farmakologis dengan pengendalian diet harus dilakukan secara berkesinambungan sepanjang hidup dan salah satu terapi non farmakologi adalah jus tomat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Efektifitas Pemberian Jus Tomat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hipertensi. Metode penelitian menggunakan pre eksperiment dengan desain one grup pre test-post test dengan menggunakan uji wilcoxone rank test. Sampel yang digunakan penederita hipertensi yang mengalami tekanan darah tinggi sebanyak 18 responden. Hasil penelitian didapatkan ada Efektifitas Pemberian Jus Tomat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hipertensi 2025 dengan nilai p value 0,005 < 0,05. Kesimpulannya, terapi nonfarmakologi jus tomat memberikan efektifitas untuk menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu terapi dalam penelitian ini bisa dijadikan terapi mandiri setelah terapi farmakologis.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG POLIKLINIK SAHAFA TAHUN 2024 Rezki Amalia; Nurul Ainul Ashifa; Emi Yuliza
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perawat adalah aktivitas perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas, dan tanggung jawabnya, dalam rangka pencapaian tujuan tugas pokok profesi dan terwudujnya tujuan dan sasaran unit organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja perawat di Poliklinik Sahafa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini perawat di Poliklinik Sahafa sebanyak 65 orang, sampel diambil dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner, kemudian data diolah dan dianalisa dengan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kinerja perawat di Poliklink Sahafa dengan mayoritas pekerja berjenis kelamin perempuan, kelompok usia antara 18-25 tahun dengan tingkat pendidikan Diploma III dan lama bekerja selama 13-24 bulan.
Hubungan Frekuensi Akses Media Sosial Dan Self-Regulation Dengan Tingkat Konsentrasi Akademik Mahasiwa Prodi Keperawatan Universitas Indonesia Maju Tahun 2025 Widi Solihah; Nurul Ainul Shifa; Emi Yuliza
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsentrasi akademik merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa keperawatan dalam menunjang keberhasilan proses belajar. Perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan media sosial berpotensi menimbulkan distraksi yang dapat menurunkan konsentrasi akademik. Selain itu, self-regulation berperan sebagai faktor internal yang membantu mahasiswa mengatur perilaku belajar dan mempertahankan fokus selama kegiatan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi akses media sosial dan self-regulation dengan tingkat konsentrasi akademik pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 206 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 136 responden yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara frekuensi akses media sosial dengan konsentrasi akademik dengan arah hubungan negatif (p-value = 0,000), serta terdapat hubungan signifikan antara self-regulation dengan konsentrasi akademik dengan arah hubungan positif (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi akses media sosial maka konsentrasi akademik cenderung menurun, sedangkan semakin baik self-regulation maka konsentrasi akademik mahasiswa semakin meningkat.