Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Etnofisika Permainan Tradisional Dodorobe Sebagai Pengembangan Bahan Ajar Fisika Mahyudin, Haryati; Hasan, Siti Nahria
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 8 No. 2 (2024): November Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v8i2.3790

Abstract

The purpose of this study is to produce physics teaching materials related to the Dorobe game that are suitable for use by high school students and to find out the students' response to the teaching materials developed. The research was conducted in a small group of 15 students from SMA Negeri 6 Ternate. The method used in this study is a 4D development study which includes four stages, namely definition, design, development, and dissemination through an ethnographic approach to examine the physical concepts contained in the dodorobe game. The data analysis technique in this study is the Likert scale. As a result of this study, the average percentage of physics teaching materials based on evaluation by material expert validators was 72.5%, the average percentage of assessment by media validators was 87.5%, and the students' response to the teaching materials developed based on linguistic, material and appearance aspects was very good with a score of 80.9%. For this reason, physics teaching materials in the traditional game of dodorobe are feasible in the process of learning physics on impulse and momentum materials.
Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Model Pembelajaran Kontekstual Tipe Problem Based Learning Pada Materi Gerak Lurus Kelas X SMA Negeri 37 Halmahera Selatan Wulandari, Anisa; Mahyudin, Haryati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.802

Abstract

This research is a classroom actionresearch that aims to improve the learning outcomes of students in class X S MA Negeri 37 South Halmahera Through the Application of Project Based Learning Model. The research method used is qualitative with the research location conducted in class X S MA Negeri 37 South Halmahera totaling 25 students. Data sources come from teachers and students. The data collection technique for this research is carried out in 2 cycles consisting of 4 components, namely: Planning, Observation, Evaluation and final teaching test. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively. Based on the results of the study in class X at SMA Negeri 37 Halmahera Selatan on the learning outcome test from cycle 1 showed an increase compared to before being given learning by applying the Problem Based Learning learning model on Straight Motion material. After learning using the learning model, the results increased from 24% to 75%. In cycle II, the learning outcomes of students using the problem-based learning model increased by 100%. With an average value reaching 72.12%
Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta Didik Kelas VIII MTs. Negeri 2 Halmahera Timur Pada Konsep Gelombang Bunyi Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Mahyudin, Haryati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.831

Abstract

Dalam proses belajar mengajar dengan metode demonstrasi ini peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan sendiri, mengikuti suatu proses, mengamati suatu objek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek, keadaan, atau proses sesuatu. Pada konsep gelombang bunyi dengan mengunakan metode demonstrasi merupakan salah satu materi yang harus dipelajari oleh peerta didik baik dalam bentuk penyajian materi maupun dalam bentuk eksperimen. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantatif. Besar pengaruhnya pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk = 1/23 diperoleh Ftab = 1,714 sedangkan Fhit =4,79 maka thit > ttab yang berarti bahwa H1 diterima dan H0 ditolak atau koefisien korelasi berarti. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh variabel X terhadap Y yang bersifat positif dengan demikian dapat ditafsirkan bahwa pengaruh model pembelajaran demonstrasi pada konsep gerak jatuh bebas, pada peserta didik MTs. Negeri 2 Halmahera Timur ditentukan oleh pengaruh motivasi belajar peserta didik pada materi gelombang bunyi
Pengaruh Penguasaan Konsep Gaya Pada Benda Elastis Terhadap Kemampuan Peserta Didik Dalam Melakukan Praktikum Mahyudin, Haryati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 5 No 1 (2024): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Juni 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13119913

Abstract

Penelitiann ini merupakan tipe penelitian yang bersifat korelasi sedangkan desain yang digunakan adalah desain eksperimen.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 peserta didik yang terbagi di dalam dua kelas, pengumpulan data untuk variabel X menggunakan teknik tes sedangkan untuk variabel Y menggunakan lembar pengamatan keterampilan kompetensi psikomotorik responden. Data kemampuan peserta didik dalam melakukan praktikum di ambil dari hasil pengamatan guru ketika peserta didik melakukan paktikukum dan penguasaan konsep gaya pada benda elastis diambil dari hasil tes yang diberikan. Data hasl penelitian ini di analisis menggunakan statistik uji regresi sederhana namun sebelumnya dilakukan uji persyaratan. Setelah dianalisis menggunakan uji regresi sederhana diperoleh Y = 19,13 + 0,73X, pengujian persamaan regresi diperoleh Fhit = 42,58 dan Ftab = 1,49 untuk perhitungan kelinieran persamaan regresi diperoleh Fhit = 1,06 dan Ftab = 1,79. Koefisien korelasi diperoleh nilai r = 0,632 sedangkan untuk menguji keberartian koefisien korelasi diperoleh thit = 6,48 dan ttab = 1,98. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang positif antara penguasan konsep gaya pada benda elastis terhadap kemampuan peserta didik dalam melakukan praktikum peserta didik.
Pengaruh Pendekatan Visualisasi Grafik Terhadap Pemahaman Mahasiswa Tentang Transformasi Laplace dalam Fisika Hasan, Siti Nahria; Mahyudin, Haryati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1187

Abstract

Transformasi Laplace merupakan konsep penting dalam matematika fisika yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai persamaan diferensial dalam analisis sistem fisis. Namun, sifatnya yang abstrak sering menjadi kendala bagi mahasiswa dalam memahami hubungan antara representasi fungsi di domain waktu dan domain s. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan visualisasi grafik terhadap pemahaman mahasiswa mengenai Transformasi Laplace. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest–posttest control group. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran menggunakan visualisasi grafik melalui perangkat lunak matematika, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pemahaman konsep dan dianalisis melalui uji normalitas, uji N-Gain, serta uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pemahaman mahasiswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai N-Gain 0,69 (kategori tinggi) dan effect size 0,92 yang menunjukkan pengaruh besar. Uji t juga mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa visualisasi grafik efektif dalam memperkuat pemahaman konseptual mahasiswa tentang Transformasi Laplace, khususnya dalam membantu mereka menghubungkan representasi matematis dengan makna fisisnya. Penelitian ini merekomendasikan integrasi visualisasi dalam pembelajaran matematika fisika untuk konsep-konsep abstrak.
Integrasi Kearifan Lokal Maluku Utara dalam Pembelajaran Termodinamika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kalor dan Energi Mahasiswa Mahyudin, Haryati; Hasan, Siti Nahria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi kearifan lokal Maluku Utara dalam pembelajaran termodinamika terhadap pemahaman konsep kalor dan energi mahasiswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih rendahnya pemahaman mahasiswa mengenai konsep-konsep dasar termodinamika yang bersifat abstrak, serta perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, melibatkan mahasiswa Pendidikan Fisika yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran menggunakan contoh dan fenomena kearifan lokal, seperti teknik pengasapan ikan fufu, pembuatan sagu, dan tungku tradisional, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep, angket respons mahasiswa, lembar observasi, dan wawancara terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan nilai N-gain berada pada kategori tinggi. Uji t mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Selain itu, mahasiswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran berbasis kearifan lokal, karena dinilai lebih bermakna, mudah dipahami, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar. Secara keseluruhan, integrasi kearifan lokal Maluku Utara terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep kalor dan energi, serta memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran fisika yang kontekstual, relevan secara budaya, dan selaras dengan paradigma Merdeka Belajar.