Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEDIA BAHAN ALAM UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KLASIFIKASI PADA ANAK USIA DINI Ira Arini; Ayu Fajarwati
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 2 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1502.3

Abstract

Pemanfaatan bahan alam yang ada di sekitar lingkungan sekolah masih jarang sekali dilakukan oleh guru untuk mendorong kemampuan klasifikasi pada anak usia dini usia 5-6 tahun. Guru hanya menggunakan media berupa benda konkret yang ada di kelas saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media bahan alam dalam membantu meningkatkan kemampuan klasifikasi pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi selama lima kali pertemuan, menunjukkan bahwa guru menggunakan media bahan alam untuk mengembangkan kemampuan mengklasifikasi benda pada anak usia dini. Media bahan alam yang adalah batu-batu kecil, benih padi, biji salak, biji asam, air, sirup warna warni, batang pohon kering dan daun. Aktivitas belajar yang dilakukan siswa adalah mencari, mengumpulkan, mengelompokkan, membedakan, bermain sains dan menanam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media bahan alam dapat meningkatkan kemampuan klasifikasi anak usia dini.Teachers rarely use natural materials around the school environment to encourage classification skills in children aged 5-6 years. Teachers only use media in the form of concrete objects in the classroom. The purpose of this study was to determine the use of natural media in improving early childhood’s classification ability. The method used in this research is descriptive qualitative with interviews, observation and documentation as data collection method. The results of this study indicate that the teacher used the natural media to develop their pupils’ object classification skills. During playing and learning activities teachers used natural materials such as tree branches, seeds, colourful liquid or syrup and inanimate objects. Learning activities carried out by students were searching, collecting, grouping, differentiating, playing science, and planting. This study concludes that the use of natural media can improve the classification skills of early childhood.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNIK ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING Ira Arini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.615 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas penggunaan teknik ice breaking dalam meningkatkan Public speaking skill. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrument berupa daftar ceklis, observasi dan wawancara. Populasi pada penelitian ini berjumlah 300 responden dan sampel pada penelitian ini menggunakan metode pusposive sampling berjumlah 50 responden. Waktu penelitian dilaksanakan selama 6 bulan dari bulan Februari 2019 sampai bulan Juli 2019. Langkah-langkah penelitian yaitu tahap pralapangan, tahap kegiatan lapangan, pengumpulan data, tahap analisis intensif, dan laporan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa public speaking skill responden mengalami peningkatan dengan menggunakan teknik ice breaking sebesar 9,6 poin. Hal ini terbukti dari hasil pengukuran indikator public speaking skill pada tahap pralapangan memiliki rata-rata skor 65,6 dan pada tahap pengumpulan data setelah kegiatan lapangan memiliki rata-rata skor 79,2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik ice breaking dapat meningkatkan public speaking skill secara efektif.