Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan dan Simulasi Prototype Saklar Pengatur Lampu Ruangan Berbasis Visual Basic 6.0 (Otomatis dan Manual) Lia Kamelia; Edi Mulyana; Ibanez Valentino
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 2, No 1 (2016): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v2n1.1-9

Abstract

Penelitian studi tentang Metamaterials (MTMs) dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat sangat pesat. Metamaterials yang di sebut juga artificial material atau  Left Handed (LH) material adalah material yang tidak ada dialam dimana strukturnya direkayasa oleh manusia yang memiliki dua atau lebih properties yang khusus, misalkan pada Double Negative (DNG) material yang memiliki μ negative dan  ε negative. Beberapa pendekatan dalam mendesign metamaterial yaitu pendekatan resonant dan pendekatan Transmission line. Model transmision line yang pertama adalah Right Handed Transmission lines (RH TL) yang dimodelkan dalam sebuah unit sel sebagai rangkaian dan shunt kapasitor shunt(CR), yang kedua adalah Left Handed Transmission Line (LH TL) dimodelkan dalam sebuah unit sel sebagai rangkaian kapasitor seri(CL) dan induktansi shunt(LL). gabungan dari dua buah model transmission line ini disebut Composite Right-left Handed Transmission Line(CRLH TL)  dan ini menjadi dasar dalam mendesign metamaterial. CRLH transmission line dimodelkan dalam sebuah unit sel sebagai rangkaian kapasitor seri(CL), induktansi seri(LR) dan induktansi shunt (LL) serta induktansi shunt(LL). CRLH TL memiliki negatif, nol dankonstanta propagasi positif sesuai dengan karakteristik dari permitivitas efektif dan permeabilitas[1]. Hasil pengukuran bandpass filter menggunakan saluran transmisi CRLH satu sel menunjukkan frekuensi cutoff pada -10dB terletak pada frekuensi 3.016 GHz pada highpass filter dan 5.359GHz pada lowpass filternya. Sedangkan frekuensi 3.4 GHz terletak pada -4.8415 dB sedangkan frekuensi 4.8 Ghz terletak pada -4.753 dB. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa saluran transmisi CRLH satu sel dapat memenuhi spesifikasi yang diminta. 
Robot Pembersih Lantai Menggunakan Sensor LM393 dan Ultrasonik Berbasis Arduino Uno Rina Mardiati; Nur Aziz; Edi Mulyana; Teddy Yusuf
JITCE (Journal of Information Technology and Computer Engineering) Vol 6 No 01 (2022): Journal of Information Technology and Computer Engineering
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jitce.6.01.29-34.2022

Abstract

Pada era zaman modern saat ini teknologi robot mengalami kemajuan yang sangat pesat khususnya pada robot pembersih lantai. Robot pembersih lantai ini berguna untuk meringankan pekerjaan manusia di bidang rumah tangga. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah prototipe robot pembersih lantai dengan menggunakan sensor LM393 dan sensor ultrasonik. Robot ini memiliki fitur alat pembersih sebagai vakum dan alat pel. Sensor ultrasonik digunakan sebagai alat pendeteksi jarak, sedangkan sensor LM393 digunakan sebagai penghitung putaran motor sehingga kecepatan motor stabil sesuai dengan yang diprogramkan pada mikrokontroler arduino uno. Input yang digunakan pada sistem ini adalah jarak dari sensor samping kanan, kiri dan depan yang diperoleh dari sensor ultrasonik. Sementara itu, output dari sistem ini adalah PWM motor DC kiri, PWM motor DC kanan, dan LCD yang menampilkan posisi gerakan robot. Pada penelitian ini dilakukan beberapa pengujian meliputi pengujian modul sensor ultrasonik dan sensor LM393, pengujian kinerja fitur vacum, pengujian kinerja alat pel, serta pengujian sistem secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan terhadap sensitifitas jarak pantul sensor ultrasonik memiliki nilai selisih error 0,898% yang menandakan sensor ini berfungsi dengan baik. Hasil dari pengujian vacum diperoleh bahwa vacum dapat menghisap debu rata-rata 2,4 gram dari lima percobaan yang menunjukkan kinerja vacum cukup baik. Hasil pengujian alat pel dan pengujian keseluruhan menunjukan bahwa selisih error kemampuan robot membersihkan ruangan berukuran 2 m x 2 m dengan bahan kain pel greenwoll ditempuh dalam waktu 4,036 menit sedangkan menggunakan bahan katun adalah 4,31 menit.
Perancangan Prototipe Sistem Bertenaga Mandiri Berbasis Pemanenan Energi Frekuensi Radio: Perancangan Prototipe Sistem Bertenaga Mandiri Berbasis Pemanenan Energi Frekuensi Radio Edi Mulyana
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Renewable Energy (IJEERE) Vol 5 No 2 (2025): IJEERE December 2025
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijeere.v5i2.2222

Abstract

Electronic devices are generally powered by a power source such as an AC socket or a DC power source such as a battery. Batteries have a limited lifespan, so it is necessary to recharge the battery if the battery is rechargeable. In this paper we present a design for an independent power system where the power does not come from an AC voltage socket, but the power is obtained from the results of radio frequency energy harvesting. The selected frequency is the frequency for cellular that emitted from the Cell Phone Operator's Base Transfer System. The Radio Frequency Energy Harvesting system catch RF signal use monopole antenna receiver, then the RF signal converted into DC voltage (RF to DC converter) by a series of charge pump that also serves as amplifier which designed to 5-stage villiard multiplier. This system integrated by boost regulator to raise the level of voltage and regulate constant voltage. The voltage result from system is 300 mV at 100 m from BTS and 3,9 V at 30 cm from mobile phone. Another test with a LED indicator and suplying a power for charging process to battery AAA rechargeable Ni-MH. Keyword -cellular, energy harvesting, independent power system, monopole antenna, radio frequency