Rosyida Ani Dwi Kumala
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROFIL KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING ANAK USIA 5-6 TAHUN Rosyida Ani Dwi Kumala; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Kusuma Dewi
Jurnal Ilmiah Visi Vol 16 No 1 (2021): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1601.9

Abstract

Kemampuan computational thinking sudah dipertimbangkan untuk diberikan kepada anak sejak usia dini. Namun belum banyak gambaran terkait kemampuan ini. Penelitian ini bertujuan melaporkan profil kemampuan computational thinking anak usia 5-6 tahun di sebuah PAUD di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara pada kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, observasi pembelajaran sebanyak 36 kali, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui proses penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian melaporkan bahwa ada delapan kemampuan computational thinking yang paling terlihat. Kemampuan tersebut adalah: 1) anak terbiasa dengan kegiatan berinstruksi; 2). anak terlatih untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi; 3) anak terbiasa mengungkapkan ide berupa gagasan, pendapat, atau karya; 4) anak mampu membagi tugas secara mandiri maupun dengan diskusi teman sebaya; 5) anak terbiasa dengan ice breaking dengan menerjemahan kode; 6) anak sudah terbiasa mengoperasikan komputer secara individu, 7) anak mengetahui fungsi dari fitur colour dan shape yang terdapat pada aplikasi power point dan paint; dan 8) anak mampu menerapkan solusi kedalam permasalahan yang sama pada kegiatan yang memiliki kemiripan dalam penyelesaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan computational thinking anak berkembang secara beragam sesuai dengan tingkat intensitas pemberian stimulus. Computational thinking skills are important for children from an early age. However, there are not many information related to this ability. This study aims to report the profile of the computational thinking ability of children aged 5-6 years in an early childhood education center in Surakarta City. This research is a qualitative approach with interviews to the headmaster and teacher, observation, and documentation as data collection methods. The data were analyzed through display, reduction, and concluding. The results of the study report that there are eight most visible computational thinking abilities. These children's abilities are 1) accustomed to instructional activities; 2). find solutions when facing some problems; 3) accustomed to expressing ideas in the form of opinions or works; 4) divide tasks independently or peer discussion; 5) familiar with ice breaking by translating codes; 6) accustomed to operating computers individually, 7) know the function of the color and shape features found in Powerpoint and paint applications; and 8) apply solutions to the same problem in activities that have similarities in completion. This study concludes that children's computational thinking abilities develop in various ways according to the intensity level of the stimulus.
PEMBELAJARAN SENI TARI BERBASIS ISLAMI DI TK QURAN PLATINUM Rosyida Ani Dwi Kumala
VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Vol 17 No 2 (2022): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tari dianggap sebagai sarana untuk mendukung pertumbuhan fisiologis, prsikologis dan akademis bagi anak-anak usia dini. Menari juga merupakan sarana bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka terkait dengan suatu objek dan fenomena, serta sebagai upaya untuk pengenalan diri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait proses pembelajaran tari yang dilaksanakan di TK Quran Platinum dengan beberapa ketentuan-ketentuan yang telah disesuaikan dengan ciri khas TK tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tari di TK Quran Platinum dilaksanakan melalui ekstrakurikuler koreografi. Kegiatan dilaksanakan selama 1 minggu sekali. Pemilihan lagu dan gerakan disesuaikan dengan nuansa islami yakni dengan lagu-lagu bergenre religi dan gerakan yang sederhana tanpa menunjukkan lekuk tubuh. Kostum yang digunakan berupa pakaian muslim dengan jilbab yang menutup dada bagi anak perempuan.
Computational Thinking pada Anak Usia Dini: Tinjauan Sistematis Rosyida Ani Dwi Kumala; Kartika Nur Fathiyah; Rosa Virginia Ratih Krisnani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4520

Abstract

Saat ini teknologi menjadi sangat dominan di berbagai sektor kehidupan. Teknologi tidak hanya digunakan oleh orang dewasa melainkan juga anak-anak untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan kemampuan computational thinking (CT) sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi terutama pada anak usia dini. Sistematic literature review ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang stimulasi CT pada anak usia dini, alat stimulasi CT, strategi pengajaran CT, dan asessement untuk menilai CT pada anak. Sistematic literature review ini mengkaj 28 jurnal dari 145 yang berasal dari berbagai jurnal internasional dan proceedings. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan computational thinking khususnya pada anak dengan usia 8 tahun sudah banyak dilakukan di berbagai negara. Berbagai tools juga telah dikembangkan untuk menunjang pembelajaran computational thinking dengan berbasis plugged maupun unplugged. Beberapa tools juga telah menyediakan kurikulum dan penilaiannya sendiri untuk menunjang optimalisasi capaian computational thinking anak