Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kluster Makanan Kering di Kabupaten Cianjur Vincent Vincent; Chelsey Meisyana; Kathleen Wira Riady; Natasha Abigeyl; Ghian Grimaldi Hamid; Vincent Vincent; Elisa Margaretha; Andrew Johanes Joan; Dwining Putri Elfriede
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i1.3722

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah mempunyai tingkat kontribusi yang tinggi terhadap perekonomian Indonesia, dikarenakan jumlahnya yang tinggi apabila dibandingkan dengan seluruh usaha yang bergerak. Dari seluruh bidang usaha yang ditekuni oleh UMKM, sektor makanan dan minuman mempunyai kontribusi tinggi dengan prospek yang baik, khususnya usaha yang berlokasi di Cianjur. Pandemi corona telah memberikan dampak terhadap UMKM sehingga membutuhkan pendampingan agar usaha dapat bertahan atau berkembang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan dari satu usaha berskala mikro, serta menciptakan model strategik. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan pendampingan terhadap satu usaha kecil. Hasil temuan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa aspek manajemen usaha tersebut membutuhkan perkembangan, dengan fokus utama pada aspek internal strategik sebagai faktor pendukung untuk aspek manajemen lainnya. Tujuan akhir program pengabdian ini untuk meningkatkan kinerja usaha serta menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, mitra dari usaha perlu mempunyai tujuan dan motivasi untuk emngembangkan seluruh aspek usahanya, dengan model perkembangan yang terdiri dari rancangan aksi, perkembangan kegiatan internal dan eksternal usaha, serta pelatihan sumber daya manusianya.
Microbusiness Mapping Activities to Support Bumdesa Mitra Cibogo Sejahtera Policy in Developing Rural Economies in Desa Cibogo, Kabupaten Tangerang Muhammad Setiawan Kusmulyono; Dwining Putri Elfriede; Taufik Raharjo
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3219

Abstract

Community service activities are carried out with Bumdesa Mitra Cibogo Sejahtera (MCS) located in Cibogo Village, Cisauk District, Tangerang Regency, Banten Province. This collaborative community service activity is carried out using an action research approach to help Bumdesa MCS identify what type of business can be run by Bumdesa MCS in accordance with existing assets and potential. The implementation of this effort is carried out by carrying out business mapping activities for business actors in the Cibogo Village area. The results of the business mapping indicate that Cibogo Village has a variety of business actors engaged in various fields ranging from food and beverage businesses, stalls/small grocery stores, make-up services/salon services, animal shops, laundry services, and fishing equipment shops. The total number of businesses that were successfully mapped during the service activity period was 28 businesses with the food and beverage business dominating reaching 57.14 percent. The follow-up to this business mapping is a discussion to determine the type of business that will be carried out by Bumdesa MCS. A unanimous decision to choose the type of business to be taken has not yet been obtained, but Bumdesa MCS already has a variety of design considerations that will be taken during the Bumdes management deliberation period with the village government in the future.
Peningkatan Kinerja UMKM dalam Kluster Kue Kering di Kabupaten Cianjur Agnes Liana Monika Sitanggang; Benedicta Joycelyn; Brilyan Febrian; Christian Tanaka; Elena Setiani Santiago; Felicia Devina; Hosea Christian Kosasih; Liem Kevin Budi Kusuma; Dwining Putri Elfriede
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v1i1.1

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kontribusi yang besar dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Hal ini disebabkan karena jenis usaha ini berperan dalam perluasan lapangan pekerjaan dan penurunan angka pengangguran. Sehingga itu, pemerintah pusat dan daerah mengeluarkan berbagai stimulus untuk mendorong pertumbuhan usaha ini. Di Kabupaten Cianjur, salah satu industri yang memiliki potensi dan peluang yang besar untuk berkembang adalah industri makanan, seperti usaha kue kering. Namun, pengembangan ini dibatasi oleh tantangan yang dialami oleh usaha mikro, kecil, dan menengah, secara khusus di dalam manajemen bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk permasalahan-permasalahan yang dialami oleh salah satu usaha mikro dalam industri kue kering di Cianjur, beserta dengan strategi yang tepat untuk menanggulanginya dengan menggunakan pendekatan The House Model. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa kendala dari Senada Cookies berasal dari aspek strategik yang belum terdefinisi dengan baik. Selain itu, usaha memiliki permasalahan di dalam berbagai aspek manajemen bisnis, seperti operasional, purchasing, pemasaran, dan keuangan. Melalui The House Model, strategi utama dalam peningkatan kinerja adalah untuk melakukan pengembangan dalam aspek strategik dengan memperjelas visi, misi, tujuan, dan rencana usaha. Kinerja dari aspek manajemen bisnis lainnya akan mengalami peningkatan sejalan dengan kejelasan dari aspek strategik.
A Narrative Review on the In Vivo Evaluation of Iron Bioavailability to Assess the Effectiveness of Food Fortification and Biofortification: Narrative Review on the In Vivo Evaluation of Iron Bioavailability in Food Fortification Haneen Basori; Malvin Widyanto Tjoa; Felycia Angellia; Gracia Angelina Wan; Rike Tri Kumala Dewi; Dwining Putri Elfriede
JURNAL TEKNOLOGI PANGAN DAN ILMU PERTANIAN (JIPANG) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian (JIPANG)
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jipang.v8i1.8082

Abstract

Iron deficiency anemia remains a major global health problem, with a prevalence reaching 40% among children aged 6–59 months, 37% among pregnant women, and 30% among women of reproductive age. Low iron bioavailability is a key limiting factor affecting the effectiveness of nutritional interventions. This review aimed to analyze various in vivo methods used to evaluate iron bioavailability from food sources and to assess the effectiveness of fortification, biofortification, and food processing modifications. A narrative review approach was conducted through literature searches in Google Scholar, ScienceDirect, Wiley, MDPI, and Garuda databases for original research articles published between January 2016 and March 2026, with March 2026 as the search cutoff to ensure inclusion of fully indexed publications only. Of the 24 identified articles, 8 met the inclusion criteria and were analyzed descriptively. The findings indicate that in vivo studies employed various parameters, including hemoglobin regeneration efficiency, relative biological value, fractional iron absorption, hemoglobin concentration, serum ferritin, and organ iron retention. Notably, iron bioavailability was not always proportional to total iron content in food, as biofortification and fermentation strategies improved physiological iron utilization primarily by reducing inhibitory compounds such as phytate, rather than by increasing total iron content. Food matrix, chemical form of iron, and physiological status of subjects were identified as the most critical determinants of iron absorption effectiveness.