Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

DESKRIPSI POLA PENGOPERASIAN DAN PENGGUNAAN ANGKUTAN UMUM INFORMAL DI KOTA PASIR PENGARAIAN Khairul Fahmi
Jurnal APTEK Vol. 4 No. 1 (2012): APLIKASI TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.925 KB) | DOI: 10.30606/aptk.v4i1.50

Abstract

Limited access to formal public transport services in several new cities greatly affect the pattern of urban transport. The other side needs of public transport services is increasing as a result of high rates of urbanization and population increase in the number of activities. These conditions encourage the emergence of alternative public transport as a filler network services that are not accessable by formal public transport that is informal public transpor informal such as beca motors, Ojek, Bajaj and others.This paper aims to provide an overview of the phenomenon of informal use of public transport (beca motor) in Pasir Pengaraian by examining the operating characteristics and service use patterns as well as informal public transport in urban areas. The review and analysis based on literature studies and actual conditions and the tendency of the use of informal public transport.
ANALISA KAPASITAS RUANG PARKIR PASAR MODERN KOTA PASIR PENGARAIAN Khairul Fahmi
Jurnal APTEK Vol. 6 No. 1 (2014): APLIKASI TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.086 KB) | DOI: 10.30606/aptk.v6i1.96

Abstract

This study took place at Pasar Modern Pasir Pengaraian, the aim to determine characteristics which include parking accumulation, the volume of vehicle parking, parking duration, parking index and turnover of parking. The survey grouped on weekdays and holidays. The data obtained in the form of data registration numbers of vehicles consisting of a vehicle type cars (sedans, jeeps and pick-ups) and motorcycles.The result showed the maximum parking accumulation for motorcycles as many as 155 vehicles at a time interval 10:00 to 11:00 am, while on the car as much as 30 vehicles on the time interval 10:00 to 11:00 am. The majority of parking duration between 5-6 Hours. The maximum turnover rate for car parking occurs on a holiday at the clock 09:00 to 10:00 am for the motorcycle while going on holiday at 8:00 to 9:00am. Car parking for a maximum index of 21.429% on holiday while on the motorcycle of 55.537% on holidays. The amount of parking index value indicates that the parking capacity of Pasar Modern Pasir Pengaraian still able to accommodate parking demand that occurs at this time
ANALISIS KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM (SUPERBEN) DI KABUPATEN ROKAN HULU Khairul Fahmi
Jurnal APTEK Vol. 6 No. 2 (2014): APLIKASI TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.436 KB) | DOI: 10.30606/aptk.v6i2.101

Abstract

Public transport tariff by the Government must consider two conflicting sides of the implementationof the public transport. For users who use public transport to facilities meeting the needs of the derivativewith a cheaper rate expectations. The other hand, as a provider of freight services provider for-profit. Thisstudy aims to know patterns public transport fares (superben) current. To evaluating public transit tariff(superben), toevaluating public transport fares applicable to consider the public transport operators , aswell as to evaluate the ability of passengers to pay and perceptions about public transport fares (superben)applies .
FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DAN PERILAKU BERKENDARA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI PASIR PENGARAIAN RIAU Khairul Fahmi
Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/cano.v10i1.1084

Abstract

Traffic accidents at a young age often occur because of the low perception of the risk of danger on the highway. Teenagers were a group of motorcycle users who often ignore traffic rules. The purpose of this study was to provide an overview of the causes of traffic accidents and traffic safety behavior while driving to senior high school students in Pasir Pengaraian. This research was aquantitative research with a cross-sectional design. The research was conducted in 3 senior high schools in Pasir Pengaraian. The number of respondents as many as 368 students were taken using purposive sampling. The respondents of this study were students who rode motorbikes to school. Data was collected through questionnaires sent via google form to each individual. Data analysis usedunivariate and bivariate analysis using chi square with 0.05%. The results showed that the accident rate was 27.4%, the reason for using motorbikes to go to school was because there was no one to drive 21.5%, 44.8% distance from school and 94.8% of respondents did not have a driver's license. As for the relationship between the incidence of accidents and behavior while driving, there was arelationship between the incidence of accidents and the behavior of violating the yellow light p = 0.017, calling hp p = 0.007, sending sms p = 0.002, driving at high speed p = 0.01 and driving more than 2 people p=0.019, driving while listening to music on cellphone p=0.011 and driving without wearing a helmet p=0.016. Other driving behaviors such as smoking while driving, violating road markings and violating traffic signs have no relationship with the incidence of accidents.
ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA KONSTRUKSI BAJA RINGAN SEBAGAI ALTERNATIF STRUKTUR RANGKA ATAP PADA RUMAH LAYAK HUNI Mukhlishin; Harriad Akbar Syarif; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membandingkan penggunaan rangka atap baja ringan dan kayu pada rumah layak huni tipe 36, ditinjau dari aspek kekuatan, biaya, dan efisiensi pengerjaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan analisis data teknis dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baja ringan memiliki kekuatan tarik lebih tinggi (550 MPa) dan lebih tahan terhadap cuaca serta rayap dibandingkan kayu. Dari sisi waktu, baja ringan jauh lebih efisien dengan durasi pengerjaan 3-4 hari, sementara kayu memerlukan 6-7 hari. Meskipun biaya awal material baja ringan (Rp 8.929.800) sedikit di atas kayu (Rp 6.763.064), penggunaan baja ringan secara keseluruhan lebih ekonomis karena menghemat upah tenaga kerja dan biaya pemeliharaan jangka panjang. Kesimpulannya, baja ringan merupakan alternatif struktur rangka atap yang lebih unggul dalam hal durabilitas dan efisiensi untuk pembangunan rumah layak huni.
Analisis Faktor–Faktor Pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Metode Swakelola Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu Ari Fahmi Siregar; Bambang Edison; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan dengan metode swakelola pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu. Faktor-faktor yang diteliti meliputi waktu pelaksanaan, biaya/anggaran, mutu/kualitas hasil, serta kepuasan pengguna jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner skala Likert. Data diperoleh dari 20 responden yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan jalan swakelola. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas (Cronbach’s Alpha), serta analisis korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai reliabilitas Cronbach’s Alpha untuk masing-masing variabel adalah 0,70 (waktu pelaksanaan), 0,925 (biaya/anggaran), 0,903 (mutu/kualitas hasil), dan 0,854 (kepuasan pengguna jalan), yang berarti seluruh instrumen penelitian reliabel. Analisis regresi menunjukkan bahwa faktor biaya dan mutu memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan pengguna jalan. Dengan demikian, semakin baik pelaksanaan pekerjaan dari segi efisiensi biaya dan mutu hasil, semakin tinggi tingkat kepuasan pengguna jalan terhadap kegiatan pemeliharaan jalan metode swakelola di Kabupaten Rokan Hulu.
Evaluasi Kualitas Proyek Semenisasi di Kecamatan Kepenuhan Berdasarkan Persepsi Masyarakat Mahyudin; Harriad Akbar Syarif; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas proyek semenisasi di Kecamatan Kepenuhan berdasarkan persepsi masyarakat selama pelaksanaan proyek. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 30 responden. Data kuesioner dianalisis dengan menggunakan analisis statistik produk momen dan Cronbach Alfa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas proyek semenisasi ditinjau dari aspek kualitas material konstruksi yaitu A1 = material yang digunakan pada proyek semenisasi terlihat berkualitas baik (nilai indeks = 3,067); pada aspek ketepatan waktu pelaksanaan yaitu B1 = Proyek semenisasi selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan (nilai indeks = 2,766); pada aspek pengawasan dan transparansi yaitu C1 = Terdapat pengawasan teknis dari pihak berwenang selama proyek berlangsung (nilai indeks = 2,733); aspek kepuasan dan dampak sosial yaitu D1 = Jalan hasil semenisasi mempermudah aktivitas harian masyarakat (nilai indeks = 2,933).
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Pada Proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih Kabupaten Rokan Hulu Zamri; Arifal Hidayat; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3975

Abstract

Sistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi. Keselamatan konstruksi adalah segala kegiatan keteknikan untuk mendukung pekerjaan konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan konstruksi. Untuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) dan faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK pada proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 15 responden. Data kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatan jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu didapatkan hasil presentase sebesar = 71,48%, artinya masuk dalam kategori sedang. Faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihan = (66,7%), dan penghargaan = (64,4%).