Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Kewirausahaan di Sekolah Jejen Musfah; Muh. Ali Mukhtar
Jurnal Hikmatuna Vol 4 No 2 (2018): HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies, December 2018
Publisher : Postgraduate Program, Universitas Islam Negeri (UIN) K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.53 KB) | DOI: 10.28918/hikmatuna.v4i2.1379

Abstract

Dalam mewujudkan kemandirian penyelenggarakan pendidikan, sekaligus menjawab tantangan era digital dan tuntutan persaingan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), lembaga pendidikan perlu meningkatkan berbagai kompetensi unggul. Salah satu kompetensi yang harus dibangun adalah kompetensi kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pentingnya pengembangan kewirausahaan di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan adalah salah satu kemampuan yang dimiliki seorang pemimpin dalam mewujudkan nilai-nilai kewirausahaan di sekolah. Kewirausahaan di sekolah dapat diwujudkan manakala seorang kepala sekolah memiliki kompetensi yang mumpuni, dengan karakter sebagai berikut: inovatif, bekerja keras, memiliki motivasi yang kuat, pantang menyerah, memiliki naluri kewirausahaan, berani mengambil keputusan, visioner, dan mampu memberi keteladanan bagi warga sekolah. Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah akan mampu menciptakan sekolah yang mandiri dan unggul serta mampu mewujudkan lulusan yang berjiwa kewirausahaan.
PENGARUH KEKUASAAN DAN POLITIK KERAJAAN THAILAND TERHADAP SEKOLAH ISLAM SWASTA DI DAERAH PATANI THAILAND SELATAN Murnee Masae; Tri Puji Hindarsih; Hasyim Asy'ari; Jejen Musfah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2834

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the influence of Thai royal power and politics on private Islamic schools in Southern Thailand, especially in the Patani area of Southern Thailand. Educational policies implemented by the Thai government often reflect broader political interests, which impact the Islamic education system. Muslim communities in Southern Thailand face challenges in maintaining Islamic identity and educational values amidst policies that tend to integrate national culture and Buddhism. This research uses a qualitative approach with a literature study method to collect data from various sources related to education policy and social dynamics in the region. Keywords: Power, Politics, Private Islamic Schools, Islamic Education, Southern                  Thailand. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekuasaan dan politik kerajaan Thailand terhadap sekolah Islam swasta di Thailand Selatan, khususnya di daerah Patani Thailand Selatan. Kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah Thailand seringkali mencerminkan kepentingan politik yang lebih luas, yang berdampak pada sistem pendidikan Islam. Masyarakat Muslim di Thailand Selatan menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas dan nilai-nilai pendidikan Islam di tengah kebijakan yang cenderung mengintegrasikan budaya nasional dan Buddhisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber terkait kebijakan pendidikan dan dinamika sosial di wilayah tersebut. Kata kunci: Kekuasaan, Politik, Sekolah Islam Swasta, Pendidikan Islam, Thailand Selatan.
PERAN FOLLOWERSHIP DALAM PENINGKATAN KECERDASAN EKOLOGIS SANTRI DI PESANTREN EKOLOGI MISYKAT AL-ANWAR Mohammad Fahmi Sepudin; Hasyim Asy'ari; Jejen Musfah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2837

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of followership in achieving an increase in the ecological intelligence of students at Misykat Al Anwar Ecological Boarding School. This approach uses a qualitative approach with an ecological psychology paradigm that focuses on human behavior towards their environment. Data collection was carried out by means of participatory observation, interviews, and documentation. The research findings show that teachers and education personnel mostly hold the values of social-ecological justice, thus becoming effective followers in realizing the goals of the institution. The big vision of the pesantren is to mainstream values, tolerance, justice and equality for marginalized civil society groups and advance the struggle for environmental justice for the future of life. The results revealed that Misykat Al Anwar Ecological Boarding School succeeded in increasing ecological intelligence through three main programs, namely the Green Curriculum, Organic Food Ecosystem, and Waste Management. The success of the program is supported by the role of followership from various parties, including caregivers, teachers, and education personnel. All parties show high active involvement, but most followers have moderate to low critical thinking scores. This is a challenge in encouraging more innovative contributions to the pesantren's vision and mission in improving ecological intelligence.. Keywords: Ecological Intelligence, Followership, Ecological Pesantren Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran followership dalam mencapai peningkatan kecerdasan ekologis santri di Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma psikologi ekologis yang memfokuskan perilaku manusia terhadap lingkungannya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukan bahwa pengajar dan tenaga kependidikan sebagian besar memegang nilai-nilai keadilan sosial-ekologis, sehingga menjadi followers yang efektif dalam mewujudkan tujuan lembaga. Visi besar pesantren adalah mengarusutamakan nilai-nilai, toleransi, keadilan dan kesetaraan bagi kelompok masyarakat sipil marjinal serta memajukan perjuangan keadilan lingkungan untuk masa depan kehidupan. Hasil penelitian mengungkapkan Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar berhasil meningkatkan kecerdasan ekologis melalui tiga program utama, yaitu Kurikulum Hijau, Ekosistem Pangan Organik, dan Tata Kelola Sampah. Keberhasilan program ditunjang oleh peran followership dari berbagai pihak, termasuk pengasuh, pengajar, dan tenaga pendidikan. Seluruh pihak menunjukkan keterlibatan aktif yang tinggi, namun sebagian besar pengikut memiliki skor berpikir kritis yang sedang hingga rendah. Hal ini menjadi tantangan dalam mendorong kontribusi yang lebih inovatif terhadap visi misi pesantren dalam meningkatkan kecerdasan ekologis. Kata kunci: Kecerdasan Ekologis, Followership, Pesantren Ekologi