Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Differences in Creative Thinking Abilities of High School Students from Village and City Bowo Sugiharto; Elma Rosalia Malinda; Ihrom Rosyadi; Maulidya Dwi Anggini; Nur Rochmah Candra Padmi; Rahmat Evendi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v7i1.354

Abstract

This study aims to distinguish the creative thinking ability of high school students in Biology subject. This research method uses a quantitative approach and the type of research is descriptive. The population that used was all students of XII MIPA of high school in rural and urban areas by taking a sample of 30 students per each school. The instrument that used was a test of creative thinking ability on chapter ‘Animalia’ in the form of 40 multiple choice questions that contained indicators of creative thinking ability. This research used descriptive qualitative analysis with data collection techniques using cognitive observation techniques. The results showed that there was a difference between the student’s ability to think creatively in rural school (village) and urban school (city).
Peningkatan Aktivitas Belajar Biologi melalui Penerapan Discovery Learning pada Materi Keanekaragaman Hayati Fase E Ihrom Rosyadi; Sri Dwiastuti; Karjo Karjo
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 20, No 1 (2023): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas belajar merupakan fundamental dari proses pembelajaran yang dapat menghasilkan perubahan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar biologi dengan penerapan Discovery Learning pada materi keanekaragaman hayati kelas 10. Subjek yang digunakan adalah fase E 1 dengan jumlah total 36 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan deskripsi kuantitatif. Data diperoleh dari hasil observasi selama mengajar dan juga angket aktivitas belajar serta hasil belajar. Hasil dari penelitian ini aktivitas belajar meningkat dari siklus I yang semula 74,44% menjadi 78,02% atau meningkat sebesar 3,58%. Tiap-tiap aspek aktivitas belajar juga meningkat. Hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 71,43% menjadi 94,71% atau meningkat sebesar 23,28%. Kesimpulannya aktivitas belajar meningkat seiring dengan pemberian perlakuan dan termasuk dalam kategori baik. Aktivitas belajar yang meningkat berpengaruh juga terhadap hasil belajar yang juga meningkat.