Asyhari A Usman, Asyhari A
STKIP Kie Raha

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KUANTUM

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Gelombang Bunyi Di SMA LPM Koititi Asyhari Usman
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 1 No 1 (2020): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA LPM Halmahera Selatan melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Yang dilaksakan dalam dua siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tempat penelitian dilakukan di SMA LPM KOITITI Halmahera selatan kelas XI Sealatan yang berjumlah 18 orang peserta didik. Sumber data berasal dari Guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan model pembelajaran dan soal tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dengan menghitung ketuntasan belajar indifidu dan ketuntasan belajar klasikal. Hasil aktivitas kegiatan guru pada siklus I kategori sangaat baik dengan prsesentase 50% dan kategori baik dengan presentase 50% dari ke 2 pengamat, pada siklus II Terdapat peningkatan aktivitas guru dengan kategori sangat baik dengan masing-masing presentase 50%. Sedangkan pada aktivitas belajar peserta didik pada siklus I kategori sangat baik 15% terdiri 3 peserta didik, kategori baik 40% terdiri dari 8 peserta didik, kategori cukup baik 25% terdiri dari 5 peserta didik, dan kurang baik 20% terdiri dari 4 peserta didik, pada siklus II terdapat penigkatan aktivitas belajar peserta didik dengan kategori sangat baik 75% terdiri dari 15 peserta didik, kategori baik 25% terdiri dari 5 peserta didik, kategori cukup baik dan kurang baik 0%. Sedangkan hasil analisis kualitatif berdasarkan tes hasil belajar Fisika diperoleh skor rata-rata pada pra-tindakan sebesar 44,44 dan mengalami peningkatan hasil belajar menjadi rata-rata55,39 pada siklus I, selanjutnya juga mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 73,06 pada siklus II. Hasil kualitatif menunjukan terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran Fisika melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah
Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menerapkan Metode Problem Solving Pada Peserta Didk Kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan Asyhari Usman; Endang Fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4862864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada konsep kalor dengan menggunakan metode problem solving di kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Clasroom Action Research. Model penelitian tindakan kelas ini merujuk pada model Kemmis & MC Taggart yang menguraikan bahwa tindakan yang digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis dari aspek perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan yang berjumlah 25 orang peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah sebagai berikut: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis deskriptif. Hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving. Sebelum diberi pembelajaran, hasil belajar peserta didik menunjukkan dari 25 orang peserta didik kelas VIIA, 18 orang peserta didik (72%) mendapatkan nilai dibawah 65, dan hanya 7 orang peserta didik (28%) yang mendapatkan nilai diatas 65.setelah pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving dilaksanakan hasilnya meningkat menjadi 9 orang peserta didik (36%) yang mendapatkan nilai dibawah 65, dan 16 orang peserta didik (64%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan rata-rata kelas mencapai 64,32 dan hasilnya kurang memuaskan. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode problem solving menunjukkan peningkatan. Setelah siklus II dilakukan hasilnya 25 orang peserta didik (100%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan nilai rata-rata kelas yaitu 82,52
Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta Didik MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom Asyhari Usman; Rahmila Malik
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5746068

Abstract

Motivasi belajar adalah peserta didik harus menyadari dengan secara sadar untuk melakukan kegiatan dan kebutuhan belajar untuk meraih tujuan (cita-cita yang hendak dicapai), disertai dengan penghargaan (pujian) jika peserta didik berprestasi, serta lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan belajar yang menarik. Kemajuan teknologi mendorong guru untuk selalu berinofasi dalam proses pembelajaran, terutama pada kondisi pandemi covid-19. Penggunaan google classroom tidak perlu melakukan proses instalasi yang rumit, setelah seorang administrator melakukan setup account google yang dilengkapi dengan google apps for education untuk sebuah sekolah, maka pengajar dan pelajar bisa menggunakan google classroom dengan akun email google masing-masing. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimanakah proses pembelajaran fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad tului dengan menggunakan media pembelajaran online berbasis classroom? (2) Apakah penggunan media pembelajaran online berbasis classroom dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta didik Kelas X MAS Nurul Jihad Tului?. Untuk mewujudkan masalah tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kegiatan pembelajaran fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom! (2) Untuk meningkatkan motivasi belajar fisika peserta didik MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom!. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggunakan data-data kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAS Nurul Jihad Desa Tului Kota Tidore kepulauan. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa, lembar pengamatan, angket dan lembar wawancara, kemudian dianalisis menggunakan tri angulasi data. Dari hasil analisis diperoleh bahwa peningkatan motivasi peserta didik dengan kategori Sangat Baik (SB) 35% atau 7 peserta didik, pada kategori Baik (B) 60% atau 12 peserta didik, sementara pada kategori Cukup Baik (CB) 5% atau 1 peserta didik dan kategori Kurang Baik (KB) 0%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar yang menggunakan media pembelajaran google classroom berada pada kategori Baik (B) dan Sangat Baik (SB). Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa (1) Media pembelajaran online berbasis Classroom bergantung pada kesediaan fasilitas berupa perangkat keras penghubung internet dan kapasitas jaringan yang memadai. (2) Proses pembelajaraan fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad Tului dengan menggunakan media pembelajaraan online berbasis classroom sangat baik. (3) Penggunaan media pembelajaran online berbasis google classroom dapat meningkatkan motivasi belajar fisika peserta didik kelas X Madrasya Aliya Swasta Nurul Jihad Tului Kota Tidore Kepulauan.