Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Video Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Anemia pada Remaja Putri Tri Marta Fadhilah; Ferar Zidni Qinthara; Faiz Pramudiya; Firdha Safinah Nurrohmah; Haliza Putri Nurlaelani; Nita Maylina; Nuke Alfiraizy
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.299 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i1.9823

Abstract

Remaja yaitu penduduk yang masih tergolong dalam rentan usia 10-19 tahun. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal. Keadaan social ekonomi rendah seperti Pendidikan orang tua dan penghasilan yang rendahserta Kesehatan lingkungan yang buruk merupakan factor yang mempengaruhi tingginya prevalensi anemia gizi besi di Inodesia. Pemberian edukasi pendidikan gizi ini dilakukan secara online pada bulan Desember 2020. Sasaran kegiatan edukasi pendidikan gizi ini adalah Remaja Putri dengan membagikan media berupa video edukasi yang berisi beberapa cuplikan dengan instrumen powtoon. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini yaitu menggunakan metode video terkait anemia dengan instrumen powtoon dan kuesioner. Kegiatan pemberian edukasi gizi ini diawali dengan penyebaran flyer yang mencantumkan link kuesioner pre-test (Sebelum menonton video) dan link kuesioner post-test (Setelah menonton video). Pendidikan edukasi gizi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri terkait Anemia dan pentingnya mencegah Anemia. Hasil data umur responden paling banyak pada kelompok Remaja Akhir (Usia 18 - 21 tahun) yaitu 47 orang (61%). Sedangkan data asal provinsi lebih banyak pada Jawa barat yaitu 48 orang (62%). Hasil dari perhitungan statistika, data pengetahuan Anemia terhadap remaja putri menunjukan peningkatan yang signifikan dengan nilai p-value <0,05. Kesimpulan kegiatan ini adalah terdapat pengaruh peningkatan antara sebelum dan setelah diberikan pendidikan gizi melalui video pengetahuan anemia pada remaja putri.
Hubungan Promosi Makanan pada Aplikasi Pemesanan Makanan Online terhadap Pola Konsumsi Fastfood Remaja di SMA PGRI 1 Kota Bekasi Nuke Alfiraizy
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1107

Abstract

Diet didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang oleh individu saat makan atau sikap seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar remaja memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti menyukai makanan cepat saji. Makanan cepat saji sering dipesan oleh kalangan remaja menggunakan aplikasi pemesanan makanan online. Pada aplikasi ini para remaja semakin tertarik untuk memesan makanan ditambah dengan banyaknya jenis promo yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi fastfood pada pemesanan makanannya secara online. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51,2% siswa pada kategori sering mengkonsumsi fastfood, dan 52,4% siswa dengan pengaruh promosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara promosi makanan pada aplikasi pemesanan makanan online terhadap pola konsumsi fastfood (p=0,001) remaja di SMA PGRI 1 Bekasi.
Hubungan Promosi Makanan pada Aplikasi Pemesanan Makanan Online terhadap Pola Konsumsi Fastfood Remaja di SMA PGRI 1 Kota Bekasi Nuke Alfiraizy
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1107

Abstract

Diet didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang oleh individu saat makan atau sikap seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar remaja memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti menyukai makanan cepat saji. Makanan cepat saji sering dipesan oleh kalangan remaja menggunakan aplikasi pemesanan makanan online. Pada aplikasi ini para remaja semakin tertarik untuk memesan makanan ditambah dengan banyaknya jenis promo yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi fastfood pada pemesanan makanannya secara online. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51,2% siswa pada kategori sering mengkonsumsi fastfood, dan 52,4% siswa dengan pengaruh promosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara promosi makanan pada aplikasi pemesanan makanan online terhadap pola konsumsi fastfood (p=0,001) remaja di SMA PGRI 1 Bekasi.