Astika Swastirani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NEW HABITS RELATED TO THE IMPACT OF COVID 19 ON THE ECONOMIC, SOCIAL AND MENTAL HEALTH SECTORS: Indonesia Diena Fuadiyah; Astika Swastirani; Viranda Sutanti; Fatimah Isdati N; Kirana Herwinda P; Huwaida Maulina
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2022.006.01.7

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2020, sebanyak 245.927.235 orang terjangkit oleh Covid-19 dan4.990.603 diantaranya meninggal dunia. Permasalahan ini memiliki dampak negatif dan positif diberbagai sektor.Tujuan: Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji berbagai literatur tentang dampak Covid-19 di bidangsosial, ekonomi dan kesehatan mental. Metode: Kami menggunakan Pubmed dan ScienceDirect sebagai basisdata elektronik utama dengan kriteria jurnal dalam Bahasa inggris dari tahun 2015 – 2020 dan membahasmengenai dampak Covid-19 terhadap sektor ekonomi, sosial dan kesehatan mental. Hasil: Total terdapat 40 jurnalyang meliputi artikel review dan penelitian telah teridentifikasi. Sebagian besar jurnal yang teridentifikasi sudahtersaring melalui kata kunci yang meliputi Covid-19, dampak sosial, kesehatan mental. Diskusi: Dampak positifdari penyebaran Covid-19 menjadikan masyarakat lebih menyadari perilaku hidup bersih dan sehat. Adapundampak negatifnya, PDB dunia mengalami penurunan karena terdapat kebijakan lockdown regional dan socialdistancing untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang berpengaruh dalam penurunan jumlah buruh dan produksilokal, dan menyebabkan peningkatan isu kesehatan mental dimana masyarakat lebih emosional, depresi dan stresssehingga memicu timbulnya kejahatan seperti kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Kesimpulan: Dampakpositif yang yang diakibatkan Covid-19 adalah manusia semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan lebih peduliterhadap kebersihan, namun Covid-19 juga memberikan dampak negatif bidang ekonomi dan banyak masyarakatmengalami masalah kesehatan mental
PENGARUH KITOSAN-GELFOAM KULIT KAKAO TERHADAP ANGIOGENESIS PASCA EKSTRAKSI GIGI PENGGUNA ANTIKOAGULAN: Indonesia Hilwa Zahwa Nadira; Astika Swastirani
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2022.006.01.6

Abstract

Latar Belakang: Frekuensi perdarahan setelah pencabutan gigi menggunakan antikoagulan dengan jenisdabigatran, rivaroxaban, dan warfarin masing-masing adalah 1,65%, 3,41%, dan 3,63%, lebih tinggi daripadaindividu mereka yang tidak menerima antikoagulan yaitu 0,39%. Oleh karena itu, diperlukan agen hemostatik lokalyang dapat mempercepat proses hemostasis tanpa menghentikan penggunaan obat antikoagulan. Kitosan gelfoamekstrak kulit buah kakao merupakan agen hemostatik lokal yang diaplikasikan pada luka pasca ekstraksi gigi padapengguna antikoagulan. Senyawa kitosan dan polifenol dari kulit buah kakao berperan sebagai anti inflamasi dananti bakteri yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Tujuan: mengetahui pengaruh kitosan gelfoam ekstrakkulit buah kakao dalam meningkatkan jumlah angiogenesis pada soket setelah pencabutan gigi tikus putih jantanStrain Wistar dengan terapi antikoagulan. Metode: Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus putih jantan StrainWistar yang telah diinjeksi oleh heparin. Sampel dibagi menjadi delapan kelompok yaitu kelompok kontrol negatif,kelompok kontrol positif yang diberi asam traneksamat oral, kelompok perlakuan menggunakan kitosan gelfoamekstrak buah kakao 1ml dan 10 ml pada hari ke 3 dan 7. Setelah itu, dilakukan pengamatan terhadap peningkatanjumlah angiogenesis pada soket setelah pencabutan gigi. Analisis yang digunakan yaitu One Way ANOVA dan PostHoc Tukey. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang yang signifikan yaitu (sig< 0.05) pada hari ke-3 dan ke-7. Kesimpulan: Dosis kitosan gelfoam ekstrak kulit buah kakao 10 ml memilikiefektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan kitosan gelfoam ekstrak kulit buah kakao dengan dosis 1 ml padahari ke-3 dan ke-7.
PERBEDAAN POLA SIDIK BIBIR METODE DOMIATY BERDASARKAN GENDER PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA: - Astika Swastirani; Eriko Prawestiningtyas; Farihah Septina; Riska Yanti
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2023.007.01.4

Abstract

Background: Crime or criminal action is an act of harming someone. Criminal action is contrary to legal, social or religious norms. Based on the data from the Central Statistics Agency (CSA), generally, crime cases in Indonesia increased in the 2014-2016 period. Lip prints can be used for forensic identification to resolve criminal cases. Lip prints are a pattern of wrinkles and fissures on the surface of the lip mucosa. The pattern on the lip is different for each individual because it is influenced by factors of gender, race and age. Purpose: The purpose of this study is to determine the differences between lip prints pattern using Domiaty method on sexual dimorphism of students of Faculty of Dentistry Brawijaya University. Methods: The sample used is taken from 80 people. The subjects’ lip is applied by lipstick then sticked with sticky tape to get lip prints pattern, to be analyzed using Adobe Photoshop CC 2015 software, then classified with Domiaty type. Results: The data is analyzed by using Fisher exact test. The result obtained is a significance value of p <0.05. Conclusion: The conclusion from this study is there are differences in lip print patterns between men and women. The dominant lip print pattern found in men is type C, whereas the dominant pattern in women is type H.