Sejak awal 2023, peta persaingan e-commerce di Indonesia semakin mengerucut ke tiga pemain utama, yaitu Shopee, Tokopedia, dan Lazada, terlebih setelah JD.ID mengumumkan penghentian operasional secara permanen pada akhir Maret 2023. Kondisi ini menuntut adanya kerangka evaluasi yang objektif dan dapat direproduksi untuk membantu konsumen maupun pelaku UMKM menentukan marketplace yang paling unggul. Penelitian terdahulu yang mengintegrasikan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk pemilihan marketplace di Indonesia telah ada, namun seluruhnya menggunakan kriteria persepsional yang dinilai melalui survei primer berskala kecil sehingga sulit direproduksi dan rentan bias sampel. Penelitian ini bertujuan menyusun kerangka hybrid AHP-TOPSIS yang menggunakan data sekunder dari lembaga riset pihak ketiga yang telah dipublikasikan secara independen, yaitu rata-rata kunjungan situs bulanan, keterlibatan (engagement) media sosial, pangsa nilai transaksi, dan tingkat penggunaan paling sering atau Brand Use Most Often (BUMO), sebagai pengganti survei persepsional peneliti. AHP digunakan untuk menghitung bobot tiap kriteria melalui matriks perbandingan berpasangan, sedangkan TOPSIS digunakan untuk merangking Shopee, Tokopedia, dan Lazada berdasarkan kedekatan terhadap solusi ideal. Hasil pengujian konsistensi menunjukkan rasio konsistensi sebesar 0,018 sehingga bobot kriteria dinyatakan konsisten, dengan kriteria BUMO memperoleh bobot tertinggi (50,2%), diikuti pangsa nilai transaksi (28,4%), kunjungan situs (15,0%), dan engagement media sosial (6,3%). Hasil akhir TOPSIS menempatkan Shopee sebagai marketplace dengan nilai preferensi tertinggi (0,932), diikuti Tokopedia (0,487) dan Lazada (0,000). Penelitian ini memberikan kerangka evaluasi marketplace yang transparan dan dapat ditelusuri sumber datanya, sekaligus menjadi rujukan bagi konsumen maupun pelaku UMKM dalam menentukan kanal penjualan daring pada struktur pasar e-commerce Indonesia yang terkini.