Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengelolaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Ayi Nazmul Hidayat
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2012): Juni 2012
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v2i1.33

Abstract

The training is intended to the coordinator of Guidance and Counselling (BK) for administering relevant programs in actual high school circumstances. The target training is the coordinator of Guidance and Counselling. The methods which are used such as lectures, discussions, and demonstrations/practice.The finding result of this training is the participants transformation, among others: (1) They have an enthusiasm and are capable of creating BK program suitable with the needs and students concern, (2) They feel quite satisfied to join the training and expect other trainings, (3) They capable to uncover the needs and student issues, (4) understand the BK program management system, and (5) Increasing motivation to working out their skills. The final results obtained is how to gain the characteristics of students, manage and create the programs that match the characteristics of BK students so that the BK program could be obtained optimally. Implementing BK management program is recommended and supposed to use these following matters: (1) Adjust to the conditions of their schools, (2) Preparation of BK personnel capabilities is needed, especially in terms of analyzing the needs and students’problem, and (3) Analyse the students needs and problems as references for intensifying other management aspects.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Dan Kinerja Sekolah Di SMK 2 LPPM-RI Majalaya Kabupaten Bandung R.A. Rosmalinda Aryaningrat; Ayi Nazmul Hidayat
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v1i2.16

Abstract

Upaya ataupun cara peningkatan mutu pendidikan di Indonesia bisa dilakukan dengan cara memotivasi anak dengan bahasa yang komunikatif . Masih adanya beberapa hal terkait kepemimpinan kepala sekolah yang belum terlaksana dengan baik, yaitu dalam sisi pengawasan (controlling) dari seorang kepala sekolah yang masih lemah dan kegiatan yang berjalan di sekolah belum terevaluasi dengan baik oleh kepala sekolah. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui kepemimpinan, faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan, upaya kepemimpinan kepala sekolah profesional dalam meningkatkan kompetensi guru dan kinerja sekolah.di SMK 2 LPPM-RI Majalaya Kabupaten Bandung. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan temuan penelitian pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan 1) Gambaran kepemimpinan Kepala Sekolah di SMK 2 LPPM-RI Majalaya Kabupaten Bandung,yaitu ditemukan beberapa hal diantaranya adalah: Kepala sekolah memiliki corak kepemimpinan demokratis, kepala sekolah membangun sikap keteladanan untuk staff dan bawahannya di sekolah, dan kepala sekolah mencerminkan corak kepemimpinan yang tegas. 2) Faktor Pendukung Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan kinerja sekolah di SMK 2 LPPM-RI Majalaya Kabupaten Bandung, adalah sebagai berikut: (a) Adanya komunikasi yang baik dan intens antar kepala sekolah-guru; (b) Adanya komitmen yang penuh dari sosok kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru; (c) Adanya pengalaman kepala sekolah dalam mengemban amanah sebagai kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: (a) Jumlah guru yang tidak proporsional; (b) Masih ditemukan rendahnya kompetensi sebagian majelis guru; dan (c) Masih lemahnya aspek controlling dari kepala sekolah.3) Upaya Kepala Sekolah dalam dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan kinerja sekolah di SMK 2 LPPM-RI Majalaya Kabupaten Bandung, adalah dengan cara sebagai berikut: (a) Kepala sekolah melakukan inovasi; (b) Kepala sekolah memberikan arahan kepada majelis guru; (c) Kepala sekolah memantau kinerja guru; (d) Kepala sekolah memfasilitasi program-program pelatihan bagi majelis guru; (e) Menjalin kerjasama dengan stakeholder; (f) Kepala sekolah berusaha untuk menyediakan dan mengelola sarana dan prasaran di sekolah.
Manajemen Pengorganisasian Pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Cambridge Post Kecamatan Majalaya – Kabupaten Bandung R.A. Rosmalinda Aryaningrat; Ayi Nazmul Hidayat
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.25

Abstract

Dalam menjalankan pengelolaan LKP dibutuhkan pemimpin atau manajer untuk memanajemen pengorganisasian dan menjalankan tugas sesuai dengan fungsi manajemen secara efisien dan efektif. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan manajemen pengorgansasian pada lembaga kursus dan pelatihan - LKP Cambridge Post Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, karena ada beberapa pertimbangan. Pertama menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan ganda. Kedua, metode ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dengan responden. Jenis dan pendekatan penelitian kualitatif ini untuk mencari data mengenai manajemen pengorganisasian pada Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Cambridge Post Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Maka dapat di tarik kesimpulan bahwa manajemen pengorganisasian sangat dibut uhkan oleh semua lembaga kursus pelatihan, baik itu lembaga kursus pelatihan yang berorientasi keuntungan maupun organisasi yang tidak berorientasi pada keuntungan. Tanpa manajemen, semua lembaga kursus pelatihan akan mengalami kendala dan dalam pencapaian tujuan akan sedikit yang diperoleh.
Discovery Learning in EFL Speaking Instruction: Its Impact on Ninth-Grade Students’ Speaking Skills Juwita Ramadani Fitria; Ayi Nazmul Hidayat; Abdul Holik
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1139

Abstract

Speaking skills remain one of the most challenging aspects of English as a Foreign Language (EFL) learning for senior high school students, particularly in contexts where teacher-centered practices dominate classroom instruction. This study investigates the effectiveness of Discovery Learning in enhancing ninth-grade students’ speaking skills in an EFL classroom. Employing a quasi-experimental design, the study involved 60 students divided into an experimental group taught using Discovery Learning and a control group receiving conventional instruction. Students’ speaking performance was measured through pre-test and post-test speaking tasks assessed using an analytic speaking rubric covering fluency, pronunciation, vocabulary, grammatical accuracy, and confidence. The data were analyzed using paired-samples and independent-samples t-tests, complemented by effect size analysis. The results revealed a statistically significant improvement in the experimental group’s speaking performance, with a large effect size, indicating the strong impact of Discovery Learning. Further analysis showed that fluency and confidence experienced the greatest improvement. These findings suggest that Discovery Learning provides meaningful opportunities for active language use and supports both cognitive and affective dimensions of speaking development. The study contributes to EFL pedagogy by demonstrating the applicability of discovery-based instruction to speaking skills in senior high school contexts.