Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENENTUAN DANA BANTUAN PEMBANGUNAN SMP NEGERI MENGGUNAKAN METODE ANALYSTIC HIERACHY PROCESS ( STUDI KASUS DI KOTA PEMATANGSIANTAR) Nani Hidayati
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v2i2.1589

Abstract

Pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) merupakan jenjang pendidikan wajib belajar pemerintah selama 9 tahun. Sehingga diperlukannya perhatian yang lebih tehadap seluruh sekolah SMP di Indonesia khususnya di Kota Pematangsiantar. Pelaksanaan proses pemberian bantuan Dinas Unit Pelaksanaan Teknis saat ini proses pengajuannya hanya berdasarkan satu kriteria saja yaitu tingkat kerusakan sekolah. Oleh karena itu dibutuhkan satu program yang dapat membantu Dinas UPTD dalam proses seleksi tersebut. Dalam perhitungan ini terdapat enam kriteria, yaitu: Skala kerusakan, jumlah siswa, kebutuhan kelas, prestasi akademik, prestasi non akademik, tahun mendapat bantuan terakhir. Berdasarkan permasalah tersebut, maka dalam penelitian dikembangkan Sistem Pendukung Keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan sekolah mana yang layak mendapatkan bantuan pembangunan dengan bobot nilai tertinggi dan akan di uji dengan aplikasi Expert Choice 11.
A Sistem Informasi di Apotek Whitney menggunakan metode Waterfall Nani Hidayati; Angga Priandi; Yemima Pepayosa Sembiring; Dony Jordan Pangomoan Sirait; Ikhwan Fachry Utama
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 01 (2025): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i01.970

Abstract

Apotek Whitney merupakan apotek yang sudah berdiri sejak tahun 2021, dan Apotek ini memiliki kendala dimana pencatatan stok dan penjualan obat-obatan masih menggunakan sistem manual dan terkadang harga yang dijual tidak sesuai dengan harga yang seharusnya, sehingga tak jarang menyebabkan terjadinya kesalahan dan kurang akurat. Penulis mengamati bahwa cara manual ini kurang efisien. Maka dengan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan melakukan pembangunan sistem berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Dari hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, terdapat masalah dalam pelayanan apotek dimana selama ini masih dilakukan dengan cara manual. Sehingga solusi dalam permasalahan tersebut adalah dilakukannya rancang dan implementasi sistem informasi berbasis web yang bertujuan agar sistem pelayanan berjalan dengan efisien dan efektif serta memudahkan dalam pembuatan laporan bulanan. Metode waterfall adalah model pengembangan perangkat lunak yang mengikuti pendekatan sekuensial atau linier. Dalam metode ini, setiap fase pengembangan harus diselesaikan sepenuhnya sebelum fase berikutnya dimulai, turun dari satu fase ke fase berikutnya tanpa kembali ke fase sebelumnya, dalam alur kerja seperti air terjun.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SITEM INFORMASI PADA PENDAFTARAN SISWA BARU BERBASIS ONLINE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES SELEKSI Nani Hidayati; Alyah Octafia; Dandi Dwi Putra Batubara; Michael Kevin Artado Sihombing; Roger Susilo Napitupulu
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 01 (2025): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i01.973

Abstract

Penelitian ini berfokus pada desain dan implementasi sistem informasi pendaftaran siswa baru berbasis online yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses seleksi. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan proses pendaftaran yang sebelumnya dilakukan secara manual, yang sering kali memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem menggunakan pendekatan berorientasi objek, pengembangan aplikasi web dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta serangkaian pengujian untuk memastikan fungsionalitas dan keandalan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi berbasis online ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi proses pendaftaran dan seleksi siswa baru. Sistem ini berhasil mengurangi waktu proses pendaftaran sebesar 40% dan meminimalkan kesalahan input data hingga 60% dibandingkan dengan sistem manual sebelumnya. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan aksesibilitas bagi calon siswa dan memudahkan pihak sekolah dalam mengelola dan menganalisis data pendaftar. Kesimpulannya, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan teknologi informasi dalam proses pendaftaran siswa baru dapat secara efektif meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat dalam proses seleksi.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB RESPONSIF UNTUK PEMESANAN PAKET WEDDING ORGANIZER MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING Damar Arya Prayoga; Edric Firjatullah; Nani Hidayati; Nurhidayanti; Heba Elsisy Fadlia
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 01 (2025): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i01.984

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong wedding organizer (WO) untuk mengadopsi inovasi digital guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi berbasis web responsif pada S.D Wedding Organizer di Tanah Jawa, yang sebelumnya masih menggunakan metode manual. Dengan metode Extreme Programming (XP), penelitian ini mencakup tahap perencanaan, desain, pengkodean, dan pengujian untuk menghasilkan sistem yang user-friendly dan sesuai kebutuhan. Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk memesan paket pernikahan secara online, mengakses informasi layanan, serta mengurangi hambatan dalam komunikasi dan pemesanan. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL, dilengkapi fitur seperti login pengguna, pemesanan, dan pengelolaan data. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini meningkatkan efisiensi operasional WO serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam implementasi teknologi digital di sektor industri pernikahan.
Faktor Non-Ekonomi dalam Kesuksesan Akademik: Studi Kasus di SMP Negeri 6 Palangka Raya Puteri Nur Syifa N.A; Tiffany Ramadina P; Laura I.M.F Simanjuntak; Nani Hidayati; Melinda Febriani; M. Hafidz Rahman; Novian Fikri Fadilah; Misnawati Misnawati; Olga Dona Retsi; Linggua Sanjaya Usop; Patrisia Cuesdeyeni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA Vol. 4 No. 1 (2025): Mei: PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/mateandrau.v4i1.2996

Abstract

This study examines the role of non-economic factors in students' academic success at SMP Negeri 6 Palangka Raya using a qualitative case study approach. The findings indicate that while economic status influences access to learning resources, internal factors such as motivation, interests, and talents play a crucial role in students' achievements. Additionally, family support, a conducive school environment, and positive peer interactions further enhance academic success. Most importantly, students' perseverance and effort prove to be key factors, demonstrating that economic limitations can be overcome with determination and proper support.
Pemberdayaan desa melalui pendidikan berbasis sekolah dan masyarakat Widiyati, Elok; Nani Hidayati
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.363

Abstract

Pendidikan nonformal menopang keberhasilan pemberdayaan desa. Perangkat desa dan guru sangat berperan terhadap potensi desa tetapi belum berpartisipasi secara proporsional. Pengabdian ini bertujuan memetakan permasalahan, menggali potensi, serta menyusun program di Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Metode dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pendampingan. Terdapat 20 peserta pengabdian dari pihak perangkat desa dan guru setempat. Tiga masalah yang ditemukan yaitu: pembelajaran keagamaan yang kurang, rendahnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan, serta pernikahan dini. Program yang dipetakan yakni keagamaan dan pendidikan. Program pembinaan keagamaan berupa: tilawah, tahfidul Quran, bimbingan sholat, siroh, dan kultum yang membangun Islamic character building. Program pembinaan pendidikan meliputi: kursus bahasa Inggris, literasi digital, kunjungan edukatif, dan tamu praktisi. Pada permasalahan ketiga, tokoh masyarakat dengan tim pengabdian melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan dini. Dengan langkah tersebut kegiatan pengabdian memberi dampak nyata bagi warga desa khususnya 80% remaja usia produktif sebesar berpartisipasi dalam program keagamaan dan pendidikan.   Non-formal education supported the success of village empowerment. Village staffs and teachers played a significant role for village potential but they did not participate actively. This community service program aims to group the problems, to explore the potential, and to develop the programs in Ngrawan, Getasan, Semarang Regency. The methods used in this activity were socialization and mentoring. There were 20 participants in this activity consisted of village staffs and teachers. Three problems were identified: inadequate religious education, low motivation in continuing education, and early marriage. The programs generated were religious and educational settings. Religious development programs included: recitation of the Koran, Quran memorization, prayer guidance, siroh, and sermons that foster Islamic character building. Educational development programs provided: English courses, digital literacy, educational visit, and practitioner visit. Regarding to the third problem, community leaders and the community service team conducted activities to prevent early marriage. With these sequential steps, the community service activities had a real impact on villagers, especially for 80% productive-age youth took part in religious and educational programs.