Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agroekotek View

Identifikasi Masalah Meningkatkan Produksi Padi Varietas Siam Saba Di Desa Limamar Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar Abidin, Nor; Syaifuddin, Syaifuddin; Septiana, Meldia
Agroekotek View Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v6i1.3167

Abstract

The increase in the population of Indonesia is 1.36% per year, so it is estimated that in 2020, 35.97 million tonnes of rice will be needed. The average production of superior rice varieties is 2.3 tons.ha-1 with a range of 2-2.5 tons.ha-1 and the average local rice varieties are 1.8 tons.ha-1 with a range of 1.5-2, 4 ton.ha-1.  The purpose of this research is to find out what problems exist in order to increase rice production in Limamar Village, Astambul District, Banjar Regency. This research uses a descriptive method. The research was conducted using the field survey method, this research was conducted in three stages, namely: (i) preparation, (ii) field implementation, (iii) data processing, and report preparation. Data were collected through field surveys as primary data, namely by collecting questionnaire data in Limamar Village. Based on the results of survey research carried out that the problem of increasing rice productivity in Limamar Village can be seen from gender, age, fertilization and pest control.
Faktor Pembatas Produktivitas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) (Contoh Kasus pada Desa Pantai Ulin Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan) Amin, Muhammad; Syarbini, Muhammad; Septiana, Meldia
Agroekotek View Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v6i2.3878

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang membatasi produktivitas bawang merah pada berbagai penggunaan lahan ditinjau dari kesesuaian lahan dan produktivitas tanaman serta merancang dan menentukan upaya pengelolaan dalam mengatasi faktor penghambat produktivitas tanaman bawang merah di Pantai Ulin. Desa, Kecamatan Simpur. Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan survey ke daerah lokasi penelitian. Sampel tanah diambil pada setiap sebaran tanah pada penggunaan lahan untuk budidaya bawang merah. Untuk setiap penggunaan lahan yang dipilih untuk tanaman bawang merah, titik sampel ditentukan berdasarkan purposive sampling. Pengkajian faktor penghambat produktivitas bawang merah dilakukan dengan pendekatan analisis kesesuaian lahan dengan metode pencocokan antara persyaratan kesesuaian lahan bawang merah dengan data yang diperoleh di lapangan berupa karakteristik tanah dan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebenarnya lahan di Desa Pantai Ulin untuk areal persawahan Lebak Tengah (SWH-D) tergolong tidak sesuai dengan faktor pembatas produktivitas bawang merah yaitu curah hujan tahunan yang tinggi sebesar 2608,8 mm/tahun, sangat drainase yang baik. kedalaman efektif tanah terhalang dan dangkal. Pada persawahan lebak dangkal (SWH-L) termasuk kelas yang tidak sesuai dengan faktor pembatas produktivitas bawang merah yaitu curah hujan tahunan yang tinggi 2608,8 mm/tahun, drainase sangat terhambat dan untuk areal pematang (KBN-P ) tergolong tidak cocok untuk tanaman bawang merah dengan faktor pembatas produktivitas yaitu curah hujan tahunan yang tinggi. Namun demikian, secara potensial kesesuaian lahan di Desa Pantai Ulin dapat ditingkatkan hingga mencapai kelas sesuai marginal (S3), yaitu dengan meningkatkan faktor pembatas produktivitas berupa pembuatan sistem surjan, dan pemberian kapur atau dolomit pada tanah.