Sumarni Sumarni
Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien Di Puskesmas Galur 1 Kulon Progo Siti Fatimah; Imram Radne Rimba Putri; Sumarni Sumarni
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2021.4(1).25-29

Abstract

Pelayanan bermutu dalam konteks pelayanan di puskesmas berarti memberikan pelayanan kepada pasien didasarkan pada standar kualitas untuk memenuhi kebutuhan serta keinginan pasien, sehingga dapat diperoleh kepuasan yang akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan pasien terhadap puskesmas. Pasien yang loyal akan menggunakan kembali pelayanan kesehatan yang sama, bahkan pasien akan merekomendasikan atau mengajak orang lain untuk menggunakan fasilitas kesehatan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan minat kunjungan ulang pasien di Puskesmas Galur 1 Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yang bersifat observasional analitik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 144 orang dan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan, yaitu kuesioner mutu pelayanan kesehatan dan kuesioner minat kunjungan ulang. Uji statistik yang digunakan dengan menggunakan uji kendall’s-tau. Hasil penelitian menunjukkan responden yang menyatakan mutu pelayanan kategori baik, yaitu 31 responden (59,6%). Minat Kunjungan ulang mayoritas berminat, yaitu 38 responden (73,1%). Hasil uji Kendall’s Tau menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan kesehatan dengan minat kunjungan ulang pasien di Puskesmas Galur 1 Kulon Progo (p = 0,000, α<0,005). Kata Kunci: Mutu Pelayanan; Minat Kunjungan Ulang; Quality of service; Interest In repeat visits
Studi Fenomenologi: Loyalitas Keikutsertaan Peserta PBPU BPJS Kesehatan di Kabupaten Bantul 2020 Dafiniatul Ulum; Fatma Siti Fatimah; Sumarni Sumarni
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2020.3(2).68-73

Abstract

 BPJS Kesehatan merupakan program penyelenggaraan jaminan sosial di bidang Kesehatan.  Kepesertaan BPJS adalah wajib bagi setiap warga negara Indonesia, PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) adalah salah satu jenis peserta Non PBI yang iurannya dibayar secara mandiri oleh peserta BPJ Kesehatan, peserta jenis ini dianggap sebagai salah satu penyebab dari defisitnya BPJS, karena tidak disiplin dalam membayar iuran kepesertaan BPJS-nya dan menyebabkan perubahan tarif iuran BPJS Kesehata.   Perubahan tarif iuran BPJS Kesehatan ini pun diramalkan akan membuat lebih banyak peserta PBPU yang berhenti membayar iuran BPJS-nya.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran loyalitas peserta PBPU BPJS terhadap keikutsertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bantul tahun 2020. Metode Penelitian: Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Pengambilan sampel menggunakan metode proposive sampling dengan Jumlah sampel 6 responden. Hasil Penelitian: Loyalitas Keikutsertaan peserta PBPU BPJS Kesehatan di Kabupaten Bantul cukup tinggi, dengan batasan ketika perubahan tarif iuran terjadi lagi dengan jumlah yang lebih tinggi maka peserta PBPU BPJS akan menyesuaikan kelas dengan kemampuan keuangan peserta seperti penurunan kelas dari kelas 2 ke kelas 3.  Secara umum peserta puas dengan layanan BPJS Kesehatan, alasan responden mengikuti BPJS Kesehatan karena diwajibkan dan merasa membutuhkan atau perlu untuk mengikuti program BPJS Kesehatan, alas anresponden memilih menjadi peserta PBPU BPJS Kesehatan kelas 2 karena merasa mampu dan cukup berada di kelas 2, responden percaya terhadap pihak BPJS Kesehatan, rutin membayar iuran BPJS Kesehatan, dan akan terus mengikuti Program BPJS Kesehatan, Informasi-informasi seperti perubahan tarif iuran, perubahan kelas kepesertaan, sanksi bagi peserta yang tidak tertib membayar iuran, dan aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan sudah tersampaikan dengan baikkepada peserta BPJS Kesehatan. Kesimpulan: Loyalitas Keikutsertaan peserta PBPU BPJS Kesehatan di Kabupaten Bantul cukup tinggi, dengan batasan ketika perubahan tarif iuran terjadi lagi dengan jumlah yang lebih tinggi maka peserta PBPU BPJS akan menyesuaikan kelas dengan kemampuan keuangan peserta seperti penurunan kelas dari kelas 2 ke kelas 3. Kata Kunci:Loyalitas; Pengalaman; Peserta PBPU; BPJS Kesehatan; Program BPJS Kesehatan 
Analisis Pengaruh Brand Awareness dan Brand Loyalty Terhadap Kepuasan Pasien Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020 Umi Darniati Rumbaru; Sumarni Sumarni; R. Jaka Sarwadhamana
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2021.4(1).1-5

Abstract

Kesetiaan pada sebuah merek timbul karena konsumen merasa merek tersebut memberikan manfaat dan kualitas dengan harga yang sesuai, apabila pasien puas terkait brand awareness dan brand loyalty maka akan memperluas pangsa pasar dan akan mempengaruhi rasa percaya pelangan terhadap merek dari rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan brand loyality terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 4390 orang dan sampel sebanyak 151 orang yang diambil dengan teknik accidental Sampling. Analisis data menggunakan chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh variabel brand awareness terhadap kepuasan pasien di rumah sakit Ibnu Sina Makassar hal ini berdasarkan hasil penelitian uji chi squere yang diperoleh nilai p value 0,319 (˃0,05). terdapaat pengaruh positif variabel brand loyalty terhadap kepuasan pasien di rumah sakit ibnu sina Makassar dengan hasil penelitian uji chi squere yang diperoleh nilai p value 0,002 (˂0,05). Kata Kunci: Brand Awreness; Brand Loyalty; Kepuasan Pasien