Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERSEPSI MENGENAI GAYA KEPEMIMPINAN DAHLAN ISKAN DI JAWA POS Seseli, Eka
Agora Vol 1, No 3 (2013): Agora, Jurnal Mahasiswa Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan sangat mempengaruhi kelangsungan hidup suatu perusahaan atau organisasi. Meneladani gaya kepemimpinan dari tokoh yang berhasil membesarkan suatu perusahaan yang awalnya adalah perusahaan yang sedang krisis dapat menjadi salah satu langkah baik untuk menjawab realita tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan Dahlan Iskan ketika memimpin Jawa Pos menurut persepsi pengikut dan sumber tertulis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data berupa wawancara dengan sumber primer yaitu informan dan sumber sekunder berupa tulisan mengenai Dahlan Iskan dan Jawa Pos. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Dahlan Iskan ketika memimpin di Jawa Pos cenderung menerapkan gaya kepemimpinan karismatik.
PERSEPSI MENGENAI GAYA KEPEMIMPINAN DAHLAN ISKAN DI JAWA POS Seseli, Eka
Agora Vol 1, No 3 (2013): Agora, Jurnal Mahasiswa Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan sangat mempengaruhi kelangsungan hidup suatu perusahaan atau organisasi. Meneladani gaya kepemimpinan dari tokoh yang berhasil membesarkan suatu perusahaan yang awalnya adalah perusahaan yang sedang krisis dapat menjadi salah satu langkah baik untuk menjawab realita tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan Dahlan Iskan ketika memimpin Jawa Pos menurut persepsi pengikut dan sumber tertulis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data berupa wawancara dengan sumber primer yaitu informan dan sumber sekunder berupa tulisan mengenai Dahlan Iskan dan Jawa Pos. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Dahlan Iskan ketika memimpin di Jawa Pos cenderung menerapkan gaya kepemimpinan karismatik.
Strategi Keunggulan Bersaing pada Perguruan Tinggi Swasta di Kota Kupang Angela Merici Minggu; Eka M. I. Seseli
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Vol 25 No 2 (2018): VOL. 25 NO. 2 EDISI SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.602 KB)

Abstract

This study aims to describe the competitive advantage strategy conducted by PTS in the City of Kupang by using Porter's five forces model analysis (1980). Using a qualitative approach to obtain descriptions that explain the competitive advantage strategies of private universities, the three private universities which were ranked as the top 3 in Kupang City, Widya Mandira Catholic University, Muhammadiyah Kupang University, and Artha Wacana Christian University were made participants in this study. The three PTSs have the development of resources and strategies that become competitive in order to maintain and even improve their quality and survive. The study found that the three universities placed key priorities in their respective competition, in general there was a strategy to improve the quality of higher education, build networking with other universities or the government, and improve administrative and academic services towards students.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Penanggulangan Penyakit Ice-Ice pada Rumput Laut Melalui Metode Polikultur di Desa Holulai Bessie, Donny Mercys; Dawa, Umbu P. L.; Seseli, Eka M. I.; Herawaty, Susy; Lapinangga, Nina Jeny
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4622

Abstract

Budidaya rumput laut telah dilakukan di Kabupaten Rote Ndao sejak tahun 1999, dan Desa Holulai merupakan salah satu lokasi potensial. Namun, pembudidaya di desa ini menghadapi masalah seperti penyakit ice-ice dan ketergantungan pada metode monokultur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan metode polikultur sebagai bentuk hilirisasi riset tim, di mana metode ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan terhadap penyakit ice-ice. Program ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, simulasi, dan pendampingan melalui demplot. Hasil dari kegiatan ini mencakup tersedianya metode polikultur yang efektif dalam menekan penyakit ice-ice dan meningkatkan produktivitas. Panduan Praktis (SOP) untuk manajemen budidaya rumput laut juga disusun dan disosialisasikan. Budidaya dengan polikultur dan pengenalan kultivar baru meningkatkan produksi hingga 70,78%, sementara metode ini juga terbukti lebih efektif dalam menekan infeksi penyakit ice-ice dengan tingkat infeksi mingguan yang sangat rendah, yakni 0,2 - 0,6%. Oleh karena itu, penggunaan metode polikultur ini menjadi tepat dalam usaha budidaya rumput laut.
Empowering Seaweed Farmers through the Anakonda Rote Method with Tissue Culture Seeds Bessie, Donny; Umbu P. L. Dawa; Eka M. I. Seseli; Fredrik J. Haba Bunga; Jusuf Aboladaka; Susy Herawaty; Twenfosel O. Dami Dato; Nina Jeny Lapinangga
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8009

Abstract

Holulai Village in Rote Ndao Regency is a coastal village with significant potential for seaweed cultivation. In 2024, the village produced 2,050 tons of dry seaweed, which serves as the economic backbone for many households. However, farmers face three major challenges: limited access to superior seedlings due to long-term reliance on aged cuttings, continued use of conventional off-bottom cultivation methods, and insufficient hygienic processing of seaweed-based products. To address these constraints, the Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) program was implemented in collaboration with two farmer groups involving 40 active members. The program introduced the Anakonda Rote Net Method, combined with tissue–culture–derived seedlings, to enhance production performance and resilience. The results showed a substantial increase in seaweed biomass, with harvest weights rising from approximately 150–350 g per cultivation unit under conventional methods to 150–710 g using the Anakonda Rote Method, representing an increase of up to 100%. In addition, the program enabled farmers to diversify seaweed-based products into four hygienically processed variants (sticks, brownies, biscuits, and syrup), which increased product value and household income opportunities. Preliminary economic observations indicated reduced production losses due to pest attacks and improved post-harvest quality, which contributed to more stable incomes for participating households. Continuous mentoring and periodic monitoring are maintained to ensure the sustainability of seaweed cultivation and value-added processing in Holulai Village.