Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Karakter Anak Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal Melalui Tarian Tradisional: Pendekatan Bootstrap Umi Mahmudah; Syifa Ulwiyah; Siti Fatimah; Abdul Hamid
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 5, No 1 (2021): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.456 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v5i1.51598

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas pelatihan tari tradisional terhadap pengembangan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal anak-anak di Pekalongan. Nilai-nilai kearifan lokal menjadi identitas suatu daerah. Nilai ini terkandung dalam banyak bidang, salah satunya tarian tradisional yang dapat membentuk karakter anak yang ramah terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan menitikberatkan pada pendekatan kuantitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan pendekatan bootstrap pada paired sample t-test untuk memberikan hasil yang lebih akurat. Sedangkan hasil kualitatif berdasarkan observasi dan wawancara. Sebanyak 30 anak-anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama mengikuti pelatihan tari tradisional. Pelatihan dipimpin oleh seorang instruktur tari. Ada empat tarian tradisional yang dikenalkan, yaitu tari ampar-ampar pisang, tari cublak-cublak suweng, tari manuk dadali, dan tari payung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, peserta berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nilai budaya lokal. Hasil ini dibuktikan dengan analisis bootstrap yaitu menghasilkan nilai p-value 0,00. Diantara karakter berbasis kearifan lokal yang terbentuk adalah kejujuran, tidak menuruti hawa nafsu, peduli, suka menolong, kegotongroyongan, rasa nasionalisme dan kebangsaan, toleransi, kesiapan, kehati-hatian, dan kewaspadaan. Implikasinya, praktek tarian tradisional pada anak dapat dijadikan sebagai alternatif strategi untuk membentuk karakter anak-anak yang mencintai budaya lokal yang ada di masyarakat.
Disaster Risk Reduction in Muslim Residential Areas Based on Community Participation (The Case of Kayupuring Petungkriyono Pekalongan) Mohammad Irsyad; Abdul Hamid
Islamic Studies Journal for Social Transformation ISJOUST Vol 4, No 1, 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.679 KB) | DOI: 10.28918/isjoust.v4i1.4374

Abstract

The purpose of this study is to practice the commands in Islam to participate in disaster management through appropriate mentoring activities to support community members in the community in terms of disaster risk reduction in Kayupuring Village. This study uses the Participatory Action Research method. The research was conducted in Kayupuring Village with the research subjects of community members, especially those who are members of the Tourism Awareness Group (POKDARWIS) and Karang Taruna who have an interest in realizing an independent village in facing potential disaster threats and increasing the role of the community in processing resources to reduce disaster risk. This research resulted in several activities, including 1) Socialization and Formation of a Disaster Resilient Village Volunteer Team (Destana); 2) Revitalization and Disaster Risk Assessment; 3) Self-Assessment and Creation of Evacuation Paths; and 4) Tree Planting.