Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektifitas Prenatal Yoga Dalam Mengatasi Nyeri Persalinan Nur Zuwariyah; Uliyatul Laili
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 14 No 1 (2022): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MAY)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v14i1.4192

Abstract

Mothers giving birth will feel pain in the opening phase and decrease due to uterine contractions. Pain management can be processed since pregnancy with prenatal yoga. The purpose of this study was to determine the effectiveness of prenatal yoga on labor pain that occurs in the first stage. This study was conducted using a quasi-experimental method. Sampling was carried out from April to June 2020. The research sample was 40 people, which were taken using the consecutive sampling method. Inclusion criteria in this study were pregnant women with gestational age 30 weeks with physiological pregnancy. Furthermore, data analysis was carried out by comparing the group that did prenatal yoga and the group that did not do prenatal yoga. Data analysis was carried out univariately with frequency distribution and bivariate with Mann Whitney test. The results showed that the average pain scale felt in the prenatal yoga group was 5.8 while the group that did not do prenatal yoga was 8.1. Statistical analysis showed a p value of 0.001 < 0.005, which means that there is a difference in pain scale between the prenatal yoga group and not. It can be concluded that the implementation of prenatal yoga is effective in overcoming labor pain
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga dalam Melakukan Deteksi Dini Kehamilan Beresiko dengan Memanfaatkan Buku KIA Tahun 2020 dan Aplikasi D’Risk Ika Mardiyanti; Esty Puji Rahayu; Nur Zuwariyah; Priyo Mukti Pribadi Winoto; Hartatiek Nila Karmila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6424

Abstract

Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini kehamilan berisiko masih berada di bawah rata-rata yang merupakan salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesejahteraan ibu dan janinnya. Pada masa pandemic kontak ibu hamil ke petugas kesehtan juga berkurang, ditambah dengan ketidakmampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi kehamilan, serta rendahnya pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan selama pandemic covid-19 dapat mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penundaan akses pelayanan kesehatan yang berakhir dengan komplikasi. Kemampuan keluarga dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan perlu diperhatikan agar keluarga mandiri dan memiliki upaya untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu hamil yang ada dalam keluarganya. Pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan buku KIA tahun 2020 dan aplikasi D’risk agar keluarga maupun masyarakat mampu secara mandiri mendeteksi secara dini ibu hamil dengan risiko tinggi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Ika Mardiyanti Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait kehamilan beresiko tinggi dan pemberdayaan ibu hamil dan keluarga melalui buku KIA tahun 2020 dan pengenalan aplikasi D’risk. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
PENINGKATAN EFIKASI DIRI IBU DALAM MEMPERSIAPKAN PERSALINAN GENTLE BIRTH Fritria Dwi Anggraini; Nur Zuwariyah; Nur Masruroh; Farida Umamah; Fariska Zata Amani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18181

Abstract

Banyak persalinan yang berakhir dengan induksi dan seksio cesaria (SC). Salah satu penyebab tertinggi SC yaitu partus lama, dimana partus lama sangat dipengaruhi faktor ibu yaitu kondisi psikologis seperti kecemasan berlebihan dan ibu merasa tidak mampu melahirkan secara normal. Stress, kecemasan dan kekhawatiran adalah faktor-faktor yang berkontribusi terhadap persepsi nyeri yang mempengaruhi persalinan dan pengalaman atau trauma melahirkan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan melakukan edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan self efikasi ibu hamil serta bagi kader kesehatan agar bisa selalu memotivasi ibu. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan tentang gentle birth dan self efikasi pada ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 minggu dan diikuti oleh 30 ibu hamil dan kader kesehatan. Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai gentle birth dan self efikasi. Didapatkan hampir seluruhnya 97% ibu hamil dan kader memiliki tingkat pengetahuan dan self efikasi yang baik setelah dilakukan edukasi. Seorang Ibu hamil yang mampu mempersiapkan dan meyakinkan dirinya secara terus menerus untuk dapat melaksanakan persalinan gentle birth maka akan cukup besar peluangnya untuk berhasil dalam melaksanakan persalinan gentle birth
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga dalam Melakukan Deteksi Dini Kehamilan Beresiko dengan Memanfaatkan Buku KIA Tahun 2020 dan Aplikasi D’Risk Ika Mardiyanti; Esty Puji Rahayu; Nur Zuwariyah; Priyo Mukti Pribadi Winoto; Hartatiek Nila Karmila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6424

Abstract

Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini kehamilan berisiko masih berada di bawah rata-rata yang merupakan salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesejahteraan ibu dan janinnya. Pada masa pandemic kontak ibu hamil ke petugas kesehtan juga berkurang, ditambah dengan ketidakmampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi kehamilan, serta rendahnya pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan selama pandemic covid-19 dapat mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penundaan akses pelayanan kesehatan yang berakhir dengan komplikasi. Kemampuan keluarga dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan perlu diperhatikan agar keluarga mandiri dan memiliki upaya untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu hamil yang ada dalam keluarganya. Pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan buku KIA tahun 2020 dan aplikasi D’risk agar keluarga maupun masyarakat mampu secara mandiri mendeteksi secara dini ibu hamil dengan risiko tinggi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Ika Mardiyanti Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait kehamilan beresiko tinggi dan pemberdayaan ibu hamil dan keluarga melalui buku KIA tahun 2020 dan pengenalan aplikasi D’risk. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
Penerapan Manajemen Rujukan Kegawatdaruratan Obstetri Dengan Insiden Kegawatdaruratan Obstetri Di Pusat Pelayanan Primer Adenia Dwi Ristanti; Nur Zuwariyah
Journal of Ners and Midwifery Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v7i2.ART.p239-246

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan suatu negara berkembang dengan masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian khusus yaitu AKI yang masih tinggi. Sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Berdasarkan SUPAS masih 305 per 100.000 per kelahiran hidup pada tahun 2030. Tujuan: Menganalisis pengaruh manajemen rujukan kegawatdaruratan obstetric dengan insiden kegawatdaruratan obstetric di Pusat Pelayanan Primer. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desain diskriptif fenomenologi serta restropective. Penelitian dilakukan di wilayah kerja puskesmas jagir dari bulan April sampai Juli 2019 informan utama yaitu Bidan. Pengumpulan informan dengan teknik wawancara mendalam, studi dokumentasi serta observasi. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini sesuai dengan pedoman system rujukan nasional menyebutkan bahwa evaluasi internal perlu dilakukan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan, dan memperbaiki ketaatan pelaksanaan rujukan oleh fasilitas kesehatan, memperbaiki serta mengevaluasi sarana serta SDM dipelayanan Kesehatan. Semua informan dalam manajemen rujukan kegawatdaruratan obstetri dengan insiden kegawatdaruratan obstetri  di pusat pelayanan primer sudah cukup baik. Kesimpulan: Semua informan dalam pengetahuan tentang manajemen rujukan kegawatdaruratan obstetri dengan insiden kegawatdaruratan obstetri  di pusat pelayanan primer sudah cukup baik. Pengetahuan sistem rujukan kasus kegawatdaruratan obstetric informan sudah baik. Sarana dan Prasarana yang tersedia di puskesmas sudah tersedia lengkap sesuai standar minimal untuk kegawatdaruratan obstetric dan dalam kondisi yang baik. SOP sudah sesuai dengan protap yang ada. Surat pengantar rujukan, transportasi serta penyerahan tanggung jawab sudah sesuai dan baik. Semua informan telah melakukan pencatatan serta pelaporan terkait kasus rujukan yang dilakukan. Mayoritas informan telah melakukan evaluasi internal untuk menilai apakah prosedur rujukan yang telah dilakukan sudah cukup baik. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini menjadi sumber referensi dalam pengembangan ilmu  kebidanan untuk meningkatkan kualitas pemberian asuhan kebidanan khususnya pada layanan kebidanan. Background: Indonesia is a developing country with health problems that are still a special concern is the high maternal mortality rate. As many as 99% of maternal deaths due to childbirth or birth problems occur in developing countries. Based on the inter-census population survey it is still 305 per 100,000 per live birth in 2030. Aims: to analyze the involvement of obstetric emergency referral management by reporting on obstetric emergencies at the Primary Service Center. Research Methods: This research uses descriptive qualitative design of phenomenology and restropective. The study was conducted in the working area of the Jagir public health center from April to July 2019, the main informant was Midwife Information gathering with in-depth interview techniques, study collection and collection. Results: The results of this study are in accordance with the national referral system guidelines stating that internal evaluation needs to be done in order to improve the quality of services, and improve compliance with referral services by health facilities, improve and evaluate facilities and human resources in health services. All informants in obstetric emergency referral management with obstetric emergency incidents in primary care centers are good enough. Conclusion: All informants in knowledge of obstetric emergency referral management with obstetric emergency incidents in primary care centers are good enough. Knowledge of the obstetric emergency case referral system is good. Facilities and infrastructure available at the public health center are fully available according to the minimum standards for obstetric emergencies and in good condition. Standard operational procedures are in accordance with existing procedures. Letter of reference for referral, transportation and assignment of responsibilities are appropriate and good. All informants have recorded and reported related to the referral case. The majority of informants have conducted internal evaluations to assess whether the referral procedures that have been carried out are good enough. Suggestion: It is hoped that the results of this study will become a reference source in developing midwifery to improve the quality of special midwifery care assistance in midwifery services.