Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Mengenal Sejuta Manfaat Dibalik IMD Di Dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan Budhi Setianto; Hartatiek Nila Karmila; Agus Aan Adriansyah; Difran Nobel Bistara
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.08 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.933

Abstract

Dalam hal perkembangan otak, ASI adalah makanan super terbaik. ASI mengandung bermacam-macam nutrisi, faktor pertumbuhan dan hormon yang vital untuk perkembangan otak awal anak. Karena ASI adalah zat hidup dengan komponen unik itu tidak dapat direplikasi dalam susu formula bayi, dampaknya terhadap perkembangan otak tak tertandingi, minimnya pengetahuan serta kepedulian masyarakata terkait pemberian Inisiasi Menyusui Dini terhadap ASI menetukan keberhasilan dalam suksesnya seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayi. Tujuan pengabdian masyarakan ini adalah untuk meningkatkan penegetahuan dan kemampuan dalam Pemberian inisiasi menyusu terhadap manfaat ASI pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Dengan metode dengan mengadakan kelas online laktasi yang diberi nama KELOR (Kelas Laktasi Online RS Islam Surabaya). Peserta sangat antusias sehingga dibentuklah grup lanjutan Whatsup Group sebagai upaya pendampingan para ibu untuk melakukan konsultasi dalam pemberian ASI,dari hasil Pre dan Post Test didapatkan pula dengan adanya kelas ini terjadi peningkatan pengetahuam dari peserta.
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga dalam Melakukan Deteksi Dini Kehamilan Beresiko dengan Memanfaatkan Buku KIA Tahun 2020 dan Aplikasi D’Risk Ika Mardiyanti; Esty Puji Rahayu; Nur Zuwariyah; Priyo Mukti Pribadi Winoto; Hartatiek Nila Karmila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6424

Abstract

Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini kehamilan berisiko masih berada di bawah rata-rata yang merupakan salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesejahteraan ibu dan janinnya. Pada masa pandemic kontak ibu hamil ke petugas kesehtan juga berkurang, ditambah dengan ketidakmampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi kehamilan, serta rendahnya pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan selama pandemic covid-19 dapat mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penundaan akses pelayanan kesehatan yang berakhir dengan komplikasi. Kemampuan keluarga dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan perlu diperhatikan agar keluarga mandiri dan memiliki upaya untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu hamil yang ada dalam keluarganya. Pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan buku KIA tahun 2020 dan aplikasi D’risk agar keluarga maupun masyarakat mampu secara mandiri mendeteksi secara dini ibu hamil dengan risiko tinggi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Ika Mardiyanti Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait kehamilan beresiko tinggi dan pemberdayaan ibu hamil dan keluarga melalui buku KIA tahun 2020 dan pengenalan aplikasi D’risk. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
Education for pregnant women in increasing knowledge about childbirth preparation Hartatiek Nila Karmila; Mery Susantri; Nathalya Dwi Kartika Sari; Ika Mardiyanti; Aizah Ari Setyana Yuli
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i1.10421

Abstract

In Indonesia, the maternal mortality rate remains high, encompassing women's health concerns such as pregnancy, childbirth, and the postpartum period. Efforts to mitigate this rate involve the provision of quality services spanning from pregnancy to contraception. Pregnant women experience physical and emotional changes that have the potential to cause anxiety, especially before giving birth. To overcome this problem, Nahdlatul Ulama University in collaboration with RSI A. Yani, Surabaya City held community empowerment activities in the form of educational seminars that focused on preparation for childbirth for pregnant women. The main aim of this seminar is to increase participants' understanding of childbirth preparation. The methodology used included online and offline seminars attended by 20 pregnant women. Analysis of the results of the pre-test and post-test questionnaires showed that there was a significant difference in participants' knowledge regarding childbirth preparation before and after the seminar, with a p-value <0.05. This community empowerment initiative is effective in increasing seminar participants' knowledge regarding childbirth preparation. 
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga dalam Melakukan Deteksi Dini Kehamilan Beresiko dengan Memanfaatkan Buku KIA Tahun 2020 dan Aplikasi D’Risk Ika Mardiyanti; Esty Puji Rahayu; Nur Zuwariyah; Priyo Mukti Pribadi Winoto; Hartatiek Nila Karmila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6424

Abstract

Kemampuan ibu hamil dalam mendeteksi dini kehamilan berisiko masih berada di bawah rata-rata yang merupakan salah satu penyebab terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesejahteraan ibu dan janinnya. Pada masa pandemic kontak ibu hamil ke petugas kesehtan juga berkurang, ditambah dengan ketidakmampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi kehamilan, serta rendahnya pengetahuan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan selama pandemic covid-19 dapat mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penundaan akses pelayanan kesehatan yang berakhir dengan komplikasi. Kemampuan keluarga dalam deteksi dini risiko tinggi kehamilan perlu diperhatikan agar keluarga mandiri dan memiliki upaya untuk tetap mempertahankan kesehatan ibu hamil yang ada dalam keluarganya. Pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan buku KIA tahun 2020 dan aplikasi D’risk agar keluarga maupun masyarakat mampu secara mandiri mendeteksi secara dini ibu hamil dengan risiko tinggi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Ika Mardiyanti Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait kehamilan beresiko tinggi dan pemberdayaan ibu hamil dan keluarga melalui buku KIA tahun 2020 dan pengenalan aplikasi D’risk. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi Melalui Pemeriksaan Triple Eliminasi Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi; Andriani, Ratna Ariesta Dwi; Karmila, Hartatiek Nila
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i1.128

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada bayi lebih banyak tertular dari ibu saat masa kehamilan. Risiko penularan dari ibu ke bayi untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan triple eliminasi sejak dini saat awal kehamilan menyebabkan meningkatkan prevalensi infeksi tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan melalui upaya kegiatan pemberian edukasi tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta ibu hamil wilayah RW.2 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dengan cara memberikan Pendidikan Kesehatan menggunakan media power point, LCD dan leaflet tentang penanganan dismenorea menggunakan daun papaya dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pengukuran tingkat pengetahuan dengan cara melakukan pre test sebelum pemberian edukasi selanjutkan setelah pemberian edukasi dilakukan post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan tingkat pengetahuan saat pre test didapatkan skor 45% sedangkan saat post test tingkat pengetahuannya meningkat menjadi 85%. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi.
Optimalisasi Pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, Sifilis dan Hepatitis B) pada Ibu Hamil melalui Family Empowerment Mardiyanti, Ika; Handayani, Nanik; Anggasari, Yasi; Ariesta Dwi Andriani, Ratna; Nila Karmila, Hartatiek; Nida Asma Annabila, Zulfa; Karimatul Afwa, Naya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10827

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada anak lebih tertular dari ibu. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Setiap ibu hamil diwajibkam untuk melakukan tes triple eliminasi untuk mencegah penularan penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil agar dapat terdeteksi adanya ririko tinggi kehamilan dan memberikan edukasi tentang pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui pemeriksaan triple eliminasi untuk mendeteksi adanya infeksi HIV, Hepatitis B dan Sifilis. Program pemberdayaan ibu hamil diarahkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo berdasarkan analisis situasi tentang masih terabaikanya masalah risiko tinggi kehamilan. Adapun target mitra penerima manfaat adalah kelompok ibu hamil yang akan mendapatkan edukasi terutama kesehatan selama kehamilan dengan melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Target luaran berupa Laporan yang dipublikasikan di jurnal, video kegiatan, publikasi di media masa online atau cetak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah kerja PMB Nanik Cholid Sidoarjo. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan pemeriksaan triple eliminasi. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
Workshop On Preparing Complementary Foods For Breastfeeding (MP ASI) To Cadres In Stunting Prevention Umi Hanik; Budhi Setianto; Agus Aan Adriansyah; Merry Susantri; Hartatiek Nila Karmila; Yauwan Tobing Lukiyono; Nikmatus Sa'adah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1366

Abstract

Various nutritional problems are found to occur in almost all economic strata of society, both in rural and urban areas. This shows that the underlying cause of these nutritional problems is not only poverty. But also the lack of public knowledge about healthy lifestyles and optimal nutritional fulfilment MPASI is food that can meet nutritional needs so that babies and children are healthy and can grow and develop optimally. Community Service related to the provision of MPASI education. Community service is carried out for cadre mothers in the work area of RW 07, Wonokromo Village, in the form of education related to MPASI for mothers of babies aged 0-1 years, it is hoped that it can increase the knowledge of mothers regarding MPASI so that in the future they can provide MPASI appropriately and well to babies which is useful for fulfilling nutrition as an effort to increase the ideal baby weight or according to the growth curve. Based on the results of the service, counselling on the provision of MPASI according to age and WHO standards as an effort to prevent stunting showed results by the objectives of the activity. Therefore, it is necessary to hold promotive activities in the form of continuous education by forming study groups with mothers of toddlers who are accompanied by cadres. Cadres also need to get supplies and assistance from the Puskesmas Nutrition Team this is expected to help improve the knowledge of mothers who have toddlers in preparing for MPASI so that mothers in Indonesia can play a role in reducing the incidence of stunting. Knowledge transfer can run continuously and in agreement. So that mothers who have babies and toddlers can understand MPASI and can apply it in everyday life. The significance value (2- tailed) of this case example is 0.000 (p <0.05). So that the results of the initial test and the final test experienced significant changes (meaningful). Based on the descriptive statistics of the initial test and the final test, it was proven that the final test was higher. It can be concluded that the Workshop in Preparing MP ASI affects increasing participant knowledge.
THE INITIATIVE TO RAISE AWARENESS ON STUNTING AMONG HEALTH CADRES IN WONOKROMO VILLAGE: UPAYA PENINGKATAN KESADARAN STUNTING PADA KADER KESEHATAN DI DESA WONOKROMO Hanik, Umi; Setianto, Budhi; Aan Adriansyah, Agus; Nila Karmila, Hartatiek; Susantri, Mery; Sa'adah, Nikmatus
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 6 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V6.I1.2024.1-6

Abstract

Background: Stunting is associated with various short-term effects such as developmental delays, decreased immune function, impaired cognitive function, and compromised metabolic systems. Furthermore, long-term consequences may include obesity, reduced glucose tolerance, coronary heart disease, hypertension, and osteoporosis. The limited understanding among healthcare cadres regarding comprehensive treatment necessitates interventions to aid in the assistance and recovery of infants identified as stunted. Objective: This activity aims to enhance the knowledge level concerning stunting among healthcare cadres. Method: The initiative will take the form of lectures, discussions, and case studies targeting 68 women from RW 07 cadres in Wonokromo Village. The stunting counseling event for RW 07 Health Cadre, Wonokromo Village, held on July 9 2023, was met with enthusiasm. Results: The presentation emphasized the significance of preventing stunting and highlighted the "1000 First Day of Life" initiative. The outreach activity effectively enhanced knowledge regarding stunting incidence, with 68 participants actively engaged, primarily comprising women aged 36 to 45 years, predominantly housewives. Conclusion: Analysis of pre-test and post-test results revealed a notable increase of 19.2%. Furthermore, the paired t-test demonstrated a significant difference between the pre-test and post-test (α = 5%).
Empowerment by enhancing the knowledge of community health center provider regarding the risks of preeclampsia Hartatiek Nila Karmila; Mery Susantri; Ika Mardiyanti; Regina Ayu Fristiyanti; Nur Sophia Matin
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 10 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v10i1.14607

Abstract

Preeclampsia is the most common hypertensive complication during pregnancy. Additionally, preeclampsia is a leading cause of high morbidity and mortality rates. One of the healthcare professionals who plays a crucial role in providing health services to pregnant women at community health centers is the midwife and doctor. Therefore, it is necessary to strengthen the role of healthcare in community health centers to reduce the risk of morbidity and mortality due to preeclampsia. This community program aims to enhance the knowledge of midwives and doctors about preeclampsia particularly in terms of follow-up at both the primary and advanced levels. There are 74 midwives and doctors from the community health center in Surabaya participating in this event. This activity was carried out using the health education method combining discussions, and a Q&A session about preeclampsia. The measurement of knowledge levels was conducted using pre-test and post-test. From the results of the test, it was found that there was an increase in the average score of more than 50 percent. Based on the statistical test, the significance value in this study is 0.005 (p-value < 0.05). The results indicate that community programs can enhance the knowledge of midwives and doctors regarding preeclampsia effectively.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI WANITA PADA KOMUNITAS FATAYAT NU KENDANGSARI Hartatiek Nila Karmila; Fathimah Zahra; Ika Mardiyanti; Nur Sophia Matin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56859

Abstract

Kesehatan reproduksi wanita merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi masih relatif terbatas sehingga diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi wanita melalui program edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMP Iskandar Said Surabaya dengan sasaran anggota Ranting Fatayat NU Kendangsari serta beberapa guru dan remaja di lingkungan sekolah tersebut. Metode kegiatan berupa penyuluhan kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan evaluasi menggunakan metode pretest dan posttest untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest peserta adalah 76,4 dan meningkat menjadi 87,1 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,002 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi wanita.