Ngadirin Setiawan
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kajian Pendidikan

PENGARUH KONSEP DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS MADRASAH ALIYAH NEGERI YOGYAKARTA II TAHUN AJARAN 2011/2012 Sulastri, Susi Sri; Setiawan, Ngadirin
Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.379 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) pengaruh Konsep Diri terhadap Hasil Belajar Akuntansi, (2) pengaruh Kebiasaan Belajar terhadap Hasil Belajar Akuntansi, (3) pengaruh Konsep Diri dan Kebiasaan Belajar secara bersama-sama terhadap Hasil Belajar Akuntansi.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta II Tahun Ajaran 2011/2012. Jumlah sampel sebanyak 67 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, angket, dan dokumentasi. Metode wawancara digunakan pada saat pra penelitian untuk mendapatkan informasi mengenai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diberlakukan dan sejarah sekolah. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data variabel Konsep Diri dan Kebiasaan Belajar, sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data mengenai Hasil Belajar Akuntansi. Uji validitas menggunakan teknik analisis Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Uji persyarat analisis data menggunakan uji normalitas, linearitas dan multikolinearitas. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan analisis regresi sederhana, sedangkan hipotesis ketiga menggunakan analisis regresi ganda.Tingkat signifikansi hasil analisis ditentukan sebesar 5%.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: (1). Konsep Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil Belajar Akuntansi yang ditunjukkan dengan persamaan Y = 16,645 + 0,704 X1 dengan koefisien korelasi (rx1y) = 0,496, koefisien determinasi (r2) = 0,246 dengan thitung sebesar 4,604 dan ttabel 2,000. (2). Kebiasaan Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil Belajar Akuntansi yang ditunjukkan dengan persamaan Y = 32,397 + 0.301 X2 dengan koefisien korelasi (rx1y) = 0, 455, koefisien determinasi (r2) 0,207 dan thitung sebesar 4,121 dan ttabel sebesar 2,000. (3). Konsep Diri dan Kebiasaan Belajar secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil Belajar Akuntansi yang ditunjukkan dengan persamaan Y = 11,561 + 0,507 X1 + 0,182 X2 dengan koefisien korelasi (rx1y) sebesar 0,550, koefisien determinasi (r2) sebesar 0,302. Fhitung sebesar 13,868 dan Ftabel sebesar 3,14. Sumbangan Efektif pada variabel Konsep Diri sebesar 17,7% dan variabel Kebiasaan Belajar sebesar 12,5%.Kata kunci: Konsep Diri, Kebiasaan Belajar, Hasil Belajar Akuntansi.
PENGEMBANGAN MEDIA FILM DOKUMENTER SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN AKUNTANSI POKOK BAHASAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA SMK KELAS X AKUNTANSI Kurniasih, Farida; Setiawan, Ngadirin
Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.238 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji kelayakan media film dokumenter untuk digunakan sebagai pendukung pembelajaran Akuntansi pokok bahasan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang bagi siswa SMK kelas X Akuntansi.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang bertempat di SMK Negeri 1 Yogyakarta. Objek penelitian ini berupa pengembangan media film dokumenter untuk mata pelajaran Akuntansi pokok bahasan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang. Pengumpulan data menggunakan angket, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Media film dokumenter dikembangkan dengan program Adobe Flash CS3. Hasil penelitian berupa media film dokumenter yang dikemas dalam bentuk CD (Compact Disk). Tahapan pengembangan media yang dilakukan, yaitu (1) identifikasi masalah dan potensi, (2) alternatif solusi, (3) rancangan produk, (4) rancangan pemilihan materi dan pengembangan perangkat lunak, (5) produk awal, (6) uji ahli, (7) revisi I, (8) uji coba I, (9) revisi II, (10) uji coba II, (11) revisi III, dan (12) produk akhir. Uji kelayakan media film dokumenter yang dikembangkan menurut ahli materi memperoleh hasil sebesar 93%, ahli media pembelajaran memperoleh hasil sebesar 88%, dan uji dari siswa memperoleh hasil 84%. Berdasarkan hasil uji kelayakan tersebut dapat disimpulkan bahwa media film dokumenter yang dikembangkan menurut ahli materi, ahli media pembelajaran, dan siswa sangat layak, serta bisa digunakan untuk mendukung pembelajaran Akuntansi pokok bahasan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang bagi siswa SMK kelas X Akuntansi.