Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STATUS GIZI BALITA PADA NUCLEAR FAMILY LEBIH BAIK DARI PADA STATUS GIZI BALITA PADA EXTENDED FAMILY DI DESA PATIANROWO KECAMATAN PATIANROWO KAB. NGANJUK Muchlishatun Ummiyati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.083 KB)

Abstract

Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, karena berpengaruh pada kecerdasan balita, tumbuh kembang secara fisik, mental, sosial dan intelektual yang sifatnya menetap dan dibawa terus sampai dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi balita pada nuclear family dengan extended family, dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian adalah 77 balita di Desa Patianrowo Kecamatan Patianrowo Kab. Nganjuk Tahun 2016 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data status gizi dikumpulkan melalui pemeriksaan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 balita dengan nuclear family, 29 balita (38,1%) memiliki status gizi baik, 3 balita (3,9%) memiliki status gizi kurang, 2 balita (2,6%) memiliki status gizi buruk. Dari 43 balita dengan extended family, 24 balita (32,8%) memiliki status gizi baik, 13 balita (17,1%) memiliki status gizi kurang, 6 balita (6,5%) memiliki status gizi buruk. Dari hasil analisa statistik dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney U-Test dengan program SPSS didapatkan signifikansi Mann-Whitney = 0,0101. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ρ
EFEKTIFITAS TERAPI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL HIPERTENSI Muchlishatun Ummiyati; Binti Asrofin
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.373 KB)

Abstract

Penyakit tekanan darah tinggi/hipertensi pada masa kehamilan menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu, janin, dan neonatus. Saat ini dikembangkan upaya menangani penyakit tekanan darah tinggi menggunakan terapi non farmakologi disamping terapi farmakologi yaitu dengan memberikan terapi rendam kaki menggunakan air hangat kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur efektifitas pemberian terapi air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi . Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Repeated Measures Experiment terhadap 21 ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kertosono Kabupaten Nganjuk. Instrument yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah tensimeter digital, dan hasil pengukuran dicatat dalam lembar observasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Repeated Measures Anova. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 dengan α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi rendam kaki dengan air hangat efektif menurunkan tekanan darah pada ibu hamil yang menderita tekanan darah tinggi  dengan rata-rata penurunan tekanan darah sebesar 11,67 mmHg setelah 2 minggu terapi. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat upaya alternatif penatalaksanaan non farmakologi pada ibu hamil yang mengalami hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada masa kehamilan dengan rutin melakukan rendam kaki menggunakan air hangat. Penelitian lanjutan diharapkan dapat menambahkan kombinasi terapi non-farmakologi lainnya agar lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil hipertensi.