Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN ANGKA KEMATIAN IBU DI KABUPATEN NGANJUK Binti Asrofin
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.336 KB)

Abstract

Kematian ibu dijadikan ukuran keberhasilan terhadap pencapaian derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu kematian ibu dijadikan sebagai prioritas utama yang harus ditanggulangi melalui upaya sistematik dan tindakan yang nyata untuk meminimalisasi risiko kematian, menjamin reproduksi sehat, dan meningkatkan kualitas hidup ibu. Pelayanan antenatal memiliki peranan yang sangat penting dalam menurunkan AKI, diantaranya agar dapat dilakukan deteksi dan tata laksana dini komplikasi yang dapat timbul pada saat persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mencari faktor yang signifikan mempengaruhi angka kematian ibu di Kabupaten Nganjuk. Jenis rancang bangun yang digunakan adalah Non Reactive, yang dilakukan pada data 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk tahun 2015. Variabel pada penelitian ini sejumlah 5 variabel yang meliputi angka kematian ibu (Y), K1 (X1), K4 (X2), persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan (X3), dan jumlah pelayanan kesehatan (X4). Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang signifikan mempengaruhi angka kematian ibu (AKI) adalah K1 (p=0.019) dan K4 (p=0.028). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel-variabel lain yang dapat memiliki peran terhadap peningkatan AKI, selain itu peneliti selanjutnya juga dapat melakukan penelitian serupa dengan lingkup wilayah yang lebih luas, agar didapatkan hasil yang lebih valid. Kata Kunci: Kematian ibu, Determinan
EFEKTIFITAS TERAPI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL HIPERTENSI Muchlishatun Ummiyati; Binti Asrofin
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.373 KB)

Abstract

Penyakit tekanan darah tinggi/hipertensi pada masa kehamilan menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu, janin, dan neonatus. Saat ini dikembangkan upaya menangani penyakit tekanan darah tinggi menggunakan terapi non farmakologi disamping terapi farmakologi yaitu dengan memberikan terapi rendam kaki menggunakan air hangat kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur efektifitas pemberian terapi air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi . Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Repeated Measures Experiment terhadap 21 ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kertosono Kabupaten Nganjuk. Instrument yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah tensimeter digital, dan hasil pengukuran dicatat dalam lembar observasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Repeated Measures Anova. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 dengan α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi rendam kaki dengan air hangat efektif menurunkan tekanan darah pada ibu hamil yang menderita tekanan darah tinggi  dengan rata-rata penurunan tekanan darah sebesar 11,67 mmHg setelah 2 minggu terapi. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat upaya alternatif penatalaksanaan non farmakologi pada ibu hamil yang mengalami hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada masa kehamilan dengan rutin melakukan rendam kaki menggunakan air hangat. Penelitian lanjutan diharapkan dapat menambahkan kombinasi terapi non-farmakologi lainnya agar lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil hipertensi.