Salah satu metode pelatihan adalah pelatihan interval (interval
training). Metode pelatihan interval yang menggabungkan teknik dan fisik secara
spesifik serta sistim energi yang
digunakan dan bagaimana olahraga tersebut dimainkan, serta peraturan pertandingannya
perlu dikembangkan sehingga metode
tersebut menjadi metode pelatihan aplikaif.
Tujuan penelitian ini adalah
untuk mendapatkan informasi secara empiris seberapa besar pengaruh pelatihan
interval 1:1, 1:2, dan 1:2 progres terhadap kecepatan dan kelincahan. Penelitian ini menggunakan
Randomized Control Group Pretest Postest Design karena adanya kelompok
perlakuan, kelompok kontrol dan dilakukan secara randomisasi. Subyek yang
dilibatkan adalah mahasiswa putra UKM Tenis Lapangan Fakultas Ilmu Keolahraan
Universitas Negeri Surabaya, yang memiliki usia 18 20 tahun, sebanyak 30
mahasiswa.
Berdasarkan
hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat
perbedaan rata-rata pengaruh pelatihan interval 1:1, pelatihan interval 1:2 dan
pelatihan interval 1:2 progres terhadap kecepatan dan
kelincahan petenis lapangan. Simpulan
penelitian ini adalah pelatihan interval 1:2 memberikan pengaruh yang berbeda
terhadap komponen fisik kecepatan dan kelincahan petenis lapangan dibandingkan
dengan pelatihan interval 1:1 dan pelatihan interval 1:2 progres.