Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

PROFIL DARAH IKAN KAKAP PUTIH YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio sp. DENGAN PEMBERIAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera) novita; Dewi Nur’aeni Setyowati; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Unram Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v10i1.175

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch) merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang cukup populer di Indonesia.. Salah satu kendala yang dihadapi dalam usaha budidaya ikan kakap putih yaitu adanya serangan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang ikan air laut adalah bakteri Vibrio harveyi. Lidah buaya mengandung beberapa bahan therapeutic penting. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penambahan ekstrak lidah buaya (Aloe vera) dalam pakan terhadap penambahan total sel darah merah, sel darah putih, kadar hemoglobin, diferensial leukosit dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih dan untuk mengetahui dosis ekstak lidah buaya (Aloe vera) yang paling baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 18 unit percobaan. Perlakuan P0: 0 ml ekstrak /500 g pakan, P1: 10 ml ekstrak /500 g pakan, P2: 20 ml ekstrak /500 g pakan, P3: 40 ml ekstrak /500 g pakan, P4: 60 ml ekstrak /500 g pakan, P5: 100 ml ekstrak /500 g pakan.Data hasil pengamatan sel darah putih, sel darah merah, diferensial leukosit serta tingkat kelangsungan hidup diuji menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (p<0.05) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, leukosit, sel limfosit, sel neutrofil, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap jumlah leukosit, jumlah monosit dan tingkat kealngsungan hidup ikan kakap putih.
PENGARUH WARNA WADAH PEMELIHARAAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) Putra Wirasakti Wirasakti; Nanda Diniarti; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Unram Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v11i1.178

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan jenis ikan yang tersebar luas di wilayah Hindia-pasifik Barat mulai dari Asia Tenggara sampai Papua Nugini dan Australia Utara. Ikan kakap putih lebih akrab dikenal dengan ikan barramundi. Pesatnya permintaan pasar nasional dan luar negeri, maka dibuat rekayasa wadah budidaya benih yang dilakukan di darat. Warna media menjadi pengaruh visual pada ikan untuk mendapatkan makanan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian menggunakan desain warna wadah, diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan kakap putih (Lates calcarifer).Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari. Dimulai pada Tanggal 22 Agustus hingga 20 September 2019. Bertempat di Balai Budidaya Laut Lombok, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuandan empat kali ulangan yaitu, perlakuan A (transparan/kontrol), B (warna hitam), C (biru), dan D (hijau). Hasil ANOVA menunjukan penggunaan wadah pemeliharaan dengan warna yang berbeda memberi pengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun tidak berpengaruh nyata pada kelangsungaan hidup benih ikan kakap putih (Lates calcarifer).Wadah warna hijau (perlakuan D) adalah wadah terbaik yang berpengaruh nyata terhadap LPH berat 2.95 %, LPH panjang3.84 %, berat mutlak (BM) 1.35 g.
POTENSI PEMANFAATAN DAUN SINGKONG (Manihot utilissima) TERFERMENTASI SEBAGAI BAHAN PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Alfirah Nurul Aisyah; Dewi Nur'aeni Setyowati; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Unram Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v11i1.184

Abstract

This study heads to analyze the effect of adding fermented cassava’s leaf flour in artificial feed on the growth of carp and optimum concentration to produce growth and a high survival rate for carp. The method used in this study is an experimental method with a Completely Randomized Design (CDR) using 5 treatments and 3 replications. The treatment that was tried was the addition of fermented cassava leaf flour by 10%, 15%, 20%, 25% and 0% without fermentation of cassava leaves. The parameters observed in this study were absolute growth rate, specific growth rate, survival rate (SR), feed conversion ratio and feed efficiency. The results of analysis of variance (ANOVA) on absolute growth and specific growth rate differ significant (P<0,05) and give no significant difference (P> 0,05) on survival rate, Feed Conversion Ratio and Food Efficiency.