Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIK SNORKELLING BAGI KELOMPOK MASYARAKAT DI PANTAI DONDON, DESA MERTAK, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Baiq Hilda Astriana; Mahardika Rizki Himawan; Edwin Jefri; Sadikin Amir; Sitti Hilyana; Paryono Paryono; Nurliah Nurliah
Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i1.374

Abstract

Pantai Dondon, Desa Mertak merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam kawasan Teluk Bumbang dan Teluk Awang yang dikenal sebagai salah satu pusat kawasan penangkapan lobster di Pulau Lombok. Larangan penangkapan lobster yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 tahun 2016 telah menyebabkan hilangnya mata pencaharian utama masyarakat di Desa ini. Hal ini mendorong untuk diciptakannya mata pencaharian alternatif bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan agar kelompok masyarakat Desa Mertak memperoleh keterampilan snorkeling dan pengamatan ekosistem bawah laut sebagai modal dalam upaya peningkatan perekonomian melalui kegiatan ekowisata bahari. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan gabungan masyarakat setempat dan anggota karang taruna Desa Mertak. Metode kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan pemberian bantuan peralatan snorkelling. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dan diikuti dengan diskusi. Banyak permasalahan serta harapan yang disampaikan oleh para peserta terkait dengan pengembangan ekowisata di pantai Dondon. Selanjutnya, dilakukan kegiatan pengamatan ekosistem bawah laut yang merupakan kegiatan penerapan teori atau materi yang telah disampaikan sebelumnya dan memberikan gambaran bahwa kawasan ini memerlukan rehabilitasi terumbu karang. Masyarakat juga diberikan bantuan peralatan set snorkeling, pengenalan fungsi peralatan tersebut, serta teknik snorkeling yang baik dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta kegiatan sehingga dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan taraf kehidupan perekonomian
PENGARUH DURASI PERENDAMAN IKAN GUPPY(Poecilia raticulata) DALAM AIR KELAPA (Cocos nucifera L) TERHADAP EFEKTIFIT Arnu Finanta; Alis Mukhlis; Paryono Paryono
Jurnal Perikanan Unram Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v10i2.211

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of differences in the duration of immersion of the best Guppy (Poecilia reticulata) in Coconut Water (Cocos nucifera L) on the effectiveness of masculinization. The method used was experimental with a completely randomized design (CRD) consisting of five treatments and three replications (each treatment was given 40% coconut water), namely treatment A (4 January), treatment B (6 hours), treatment C ( 8 hours), treatment D (10 hours) and treatment E (12 hours). The results of an analysis of variance showed that the difference in the duration of immersion of guppy fish (Poecilia reticulata) with coconut water (Cocos nucifera L) 40% on masculinization showed significantly different results (p <0.05) on male sex ratio and survival rate. The best percentage of males was found in treatment E of 12 hours immersion (93.33%) and the lowest percentage was in treatment A of 4 hours immersion (43.33%) meanwhile, the average survival of all treatments was very good (100%) was not there is death.
PENINGKATAN LITERASI KONSERVASI TERUMBU KARANG ANAK PESISIR MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF DI TANJUNG RINGGIT, LOMBOK TIMUR Nenik Kholilah; Rusmin Nuryadin; Sitti Hilyana; Nurliah Nurliah; Paryono Paryono; Soraya Gigentika; Sholihati Lathifa Sakina; Umbu Domu Wora
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3529

Abstract

Konservasi terumbu karang menjadi isu penting mengingat perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan mendukung kehidupan masyarakat pesisir. Di wilayah Lombok, kondisi terumbu karang menunjukkan variasi tutupan dari kategori buruk hingga baik, yang dipengaruhi oleh tekanan antropogenik seperti aktivitas wisata, sedimentasi, dan limbah daratan. Rendahnya literasi konservasi sejak usia dini mendorong perlunya edukasi partisipatif bagi anak pesisir sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman 25 anak pesisir di Desa Pare Mas mengenai fungsi terumbu karang, ancaman, dan upaya pelestariannya melalui pendekatan edukasi partisipatif. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pre-test, penyampaian materi interaktif (presentasi, tanya jawab, dan kuis), demonstrasi sederhana transplantasi karang menggunakan alat peraga, serta kegiatan partisipatif berupa mewarnai ekosistem laut. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 20% menjadi 95%, dengan seluruh peserta mengalami peningkatan nilai dan rentang skor meningkat dari 10–40% menjadi 85–100%. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang interaktif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi konservasi peserta. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis partisipasi efektif dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini dan berpotensi membentuk perilaku ramah lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya guna mendukung pelestarian ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir.