Articles
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Ny. J dengan Carcinoma Mammae di Ruang Edelweis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata
Rizqi Nur Azkiyah;
Wilis Sukmaningtyas;
Tri Sumarni
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.359 KB)
Kanker payudara bisa berdampak secara fisik maupun psikologis pada penderita. Dampak fisik yang ditemukan yaitu rambut rontok akibat kemoterapi, turunnya berat badan yang drastis karena kurang nutrisi, nyeri pada massa membesar, dan kurang nafsu makan. Asuhan keperawatan pada carcinoma mammae itu meliputi pengkajian tentang nyeri yang dirasakan secara komprehensif, menggunakan tindakan pencegahan non farmakologi. Tujuan penelitian ini menggambarkan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien Ny. J dengan nyeri akut pada Carsinoma Mammae di ruang Edelweis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Metode pada karya tulis ilmiah ini merupakan studi kasus. Hasil penerapan asuhan keperawatan pada klien belum teratasi. Pada klien skor indikator mengenali kapan nyeri terjadi dari 2 menjadi 3, menggunakan tindakan pencegahan non farmakologi dari 2 menjadi 4, menggunakan analgesic dari 3 menjadi 3, melaporkan nyeri yang terkontrol dari 3 menjadi 4, menggunakan tindakan pengurangan nyeri tanpa analgesic dari 2 menjadi 4. Simpulan: Masalah keperawatan nyeri akut belum teratasi setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari. Berdasarkan hasil penerapan tersebut maka disarankan responden dapat mengetahui penatalaksanaan pada carcinoma mammae tentang nyeri akut.
STRESS AND PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN FAMILIES TREATING SCHIZOPHRENIA PATIENTS
Arni Nur Rahmawati;
Ita Apriliyani;
Tri Sumarni
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 8 No. 1 (2023): FEBRUARY 2023
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20473/ijchn.v8i1.42393
Introduction: Schizophrenia is a severe mental disorder characterized by decreased cognitive function and skills in social relations, inability to carry out self-care, and fulfilling the need for daily activities. The problems that occur in schizophrenic patients do not only affect the patients themselves, but also the families who care for the patients. Families have a burden in caring for schizophrenic patients. Families who are caregivers are vulnerable to stress which can affect their role as family companions. Various adjustments that must be faced in their role as caregivers are often a separate stressor, especially for families who lack adaptive coping skills. So that adaptive coping is needed to deal with stress and improve the psychological well-being of families in caring for schizophrenic patients. This study aims to determine the description of stress and psychological well-being in families who care for schizophrenic patients. Method: This type of research is quantitative descriptive with a cross-sectional approach, carried out at the Kembaran I Purwokerto Health Center. The number of samples of families caring for schizophrenic patients was 30 using the total sampling technique. The research instrument was the Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire consisting of 10 items and the Psychological Well-Being Scale (PWBS) consisting of 42 items. The analysis used is descriptive quantitative. Result: The results of this study showed that most of the families who cared for schizophrenia patients had moderate stress levels are 28 families (93.3%) and moderate levels of psychological well-being in 25 families (83.3%). Conclusion: Stressful conditions can affect the level of psychological well-being in families who care for schizophrenic patients. Psychoeducation is needed to help families choose appropriate coping strategies in dealing with stressors and improve their psychological well-being. Keywords: families treating schizophrenia, psychological well-being, stress
Penerapan Latihan Strategi Koping pada Keluarga yang Merawat Pasien Skizofrenia
Arni Nur Rahmawati;
Ita Apriliyani;
Tri Sumarni;
Nurkhasanah Nurkhasanah;
Dwi Agus Yulianto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Skizofrenia merupakan kondisi gangguan mental yang akan mempengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku. Masalah yang terjadi pada pasien ini akan berdampak pada keluarga yang merawat pasien. Dampak yang dialami keluarga antara lain dampak psikologis terutama stres karena beban perawatan. Beban perawatan menjadi salah satu stressor yang harus dihadapi keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Keluarga harus memiliki pengetahuan, kemauan, kesabaran, dan koping yang positif. Koping diperlukan keluarga untuk beradaptasi dengan perannya dan mengatasi stress dalam merawat pasien skizofrenia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan strategi koping yang adaptif dalam mengenal masalah. Mitra kegiatan ini adalah keluarga yang merawat pasien skizofrenia di Puskesmas Kembaran I Purwokerto berjumlah 20 orang. Metode pelatihan pada kegiatan pengabdian ini yaitu psikoedukasi dan praktikum. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan terhadap kemampuan memilih strategi koping yang adaptif. Penerapan latihan strategi koping adaptif dengan berfokus pada emosi merupakan cara yang efektif dan mudah dilakukan dalam mengatasi stress oleh keluarga yang merawat pasien skizofrenia.
Manajemen Stres Kerja Guru
Arni Nur Rahmawati;
Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri;
Tri Sumarni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.845 KB)
Profesi guru berperan penting terhadap anak didik meskipun dengan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Kendala yang dialami oleh murid, guru dan orang tua yaitu penguasaan teknologi masih kurang, penambahan biaya kuota internet, tugas tambahan orang tua dalam mendampingi anak belajar, komunikasi yang kurang antara siswa, guru dan orang tua, serta jam kerja yang menjadi tidak terbatas bagi guru karena harus berkomunikasi dengan orang tua, guru lain, dan kepala sekolah. Stres pada masa pandemi covid-19 dialami juga oleh guru sekolah dasar karena perubahan sistem kerja dan metode pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress dan pengetahuan guru tentang stress dan manajemen stress. Kegiatan ini dilakukan di SDN 2 Purbadana Kecamatan Kembaran dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 9 guru kelas. Kegiatan dilakukan dengan deteksi dini stress menggunakan kuesioner DASS, pengetahuan tentang stress dan manajemen stress. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah sejumlah 5 guru mengalami stress ringan dan 4 guru mengalami stress sedang. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang stress dan manajemen stress, pengetahuan guru meningkat menjadi pengetahuan baik sejumlah 9 guru. Manajemen stress dilakukan agar guru SD dapat melaksanakan tugas secara maksimal.
STUDI KASUS BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUD AJIBARANG: CASE STUDY OF IN EFFECTIVE AIRWAY CLEANING ON PNEUMONIA PATIENTS IN AJIBARANG HOSPITAL
Ken Utari;
Tri Sumarni;
Hernowo Budi Santoso
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 10 No. 1 (2022): Juni
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.806 KB)
Pneumonia merupakan masalah kesehatan di dunia dengan angka kematian yang tinggi baik di negara berkembang negara dan di negara maju seperti Amerika, Kanada dan negara-negara Eropa. Infeksi ini umumnya menyebar dari seseorang yang terpapar di lingkungan sekitar atau memiliki kontak langsung dengan orang yang terinfeksi melalui tangan atau dengan menghirup udara (droplet) karena batuk atau bersin. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien Pneumonia dengan metode penelitian deskriptif studi kasus. Sampel penelitian adalah pasien Pneumonia yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif dan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik serta studi dokumentasi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien memiliki tanda dan gejala terdapat suara nafas tambahan ronchi, RR 26 x/menit dan klien mengatakan batuk berdahak, dahak susah dikeluarkan dan susah untuk bernafas jika batuk. Kesimpulan untuk melakukan asuhan keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien pneumonia, dapat dilakukan tindakan keperawatan fisioterapi dada dan batuk efektif. Pneumonia is a health problem in the world with a high mortality rate both in developing countries and in developed countries such as America, Canada and European countries. This infection is generally spread from someone who is exposed to the surrounding environment or has direct contact with an infected person through hands or by breathing air (droplets) due to coughing or sneezing. The purpose of the study was to describe ineffective airway clearance nursing care in pneumonia patients with a case study descriptive research method. The research sample was pneumonia patients who experienced ineffective airway clearance and data collection techniques through interviews, observations, physical examinations and documentation studies. The results of the case study showed that the patient had signs and symptoms of additional ronchi breath sounds, RR 26 x/minute and the client said he was coughing up phlegm, phlegm was difficult to expel and it was difficult to breathe when coughing. The conclusion is that to carry out nursing care for ineffective airway clearance in pneumonia patients, chest physiotherapy nursing actions and effective coughing can be carried out.
HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA PERAWAT DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUMAH SAKIT PRISCILLA MEDICAL CENTER CILACAP
tarno;
Tri Sumarni;
Adiratna Siwi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52488/jnh.v8i1.211
The quality of work life is the right way to improve the quality of human resources because it will contribute to the success of the organization and have a positive impact on the organization. The quality of a good nurse's work life will have an impact on the quality of care for patients, where the quality of care describes the caring behavior of nurses towards patients. Caring behavior is very important in fulfilling patient satisfaction, because it is one of the indicators of service quality in hospitals. The purpose of this study was to analyze the relationship between the quality of work life of nurses and the caring behavior of nurses towards patients at PMC Cilacap Hospital. This research is a quantitative study with a cross sectional design. The sample of this study were all nurses in the inpatient room of PMC Cilacap Hospital, namely 45 nurses and 45 patients. The sampling method for nurses is saturated sampling (total sampling) and the sampling method for patients is to use a 1:1 ratio, ie the number of samples of nurses is equal to the number of samples of patients. The instrument used is the "Quality of Nurse Work Life" questionnaire and the "Caring Behavior Assessment Tool" questionnaire. Data analysis used univariate analysis to see the quality of nurses' work life and nurses' caring behavior. Bivariate analysis using Spearman rank. The results of the study concluded that the quality of work life of nurses is in the high category (95%). Caring behavior is also at a high level (97%). The results of data analysis using the Spearman rank test obtained p <0.05 (sig 2-tailed 0.000) which means there is a relationship between the quality of work life of nurses and the caring behavior of nurses at PMC Cilacap Hospital.
Senam Kaki untuk Pencegahan dan Pengobatan Neuropati Perifer Diabetik pada Penderita Diabetes Mellitus
Tri Sumarni;
Yuli Dwi Hartanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1016
Diabetic peripheral neuropathy is the most common complication of DM. Diabetic neuropathy has a negative impact on peripheral foot and ankle function (strength and flexibility), thereby affecting daily physical activity and quality of life for people with DM. DM foot exercises are useful for strengthening intrinsic and extrinsic leg muscles and increasing flexibility, improving leg blood circulation so as to prevent complications of DM. This community service activity aims to increase the understanding of DM sufferers about DM foot care and improve skills related to DM foot exercises. The method of implementing the service is screening knowledge about foot care and DM foot exercise, counseling and discussion about DM foot care and DM foot exercise simulation. The target of the activity was DM sufferers, totaling 20. Most service participants were aged 61-70 years (55%), female (90%), had high blood sugar levels at the time (63%). Regarding knowledge about DM foot care, before counseling most were in the poor category (55%) and after counseling most were good (70%).
Pengaruh Pemberian Terapi Murotal Terhadap Penurunan Skala Nyeri Post Operasi Mastektomi Ca Mammae
Maya Ade Kusniarti Pasaribu;
Tri Sumarni
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36086/jkm.v3i1.1581
Latar Belakang : Nyeri pada pasien kanker pasca operasi mastektomi dapat disebabkan oleh efek negatif dari luka operasi, serta dapat memberikan dampak fisik dan psikologis pada seseorang, dimana seseorang sering mengalami rasa cemas dan nyeri saat menjalani kemoterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien pasca operasi mastektomi. Metode :Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 dengan instrumen panduan penilaian pengumpulan data. Peneliti menggunakan proses asuhan keperawatan mulai dari tahap pengkajian hingga evaluasi. Hasil :Keluhan yang paling dirasakan dan mengganggu pasien adalah nyeri disekitar area operasi menjalar ke punggung skala 6, nyeri timbul dan pergi dan terasa seperti ditusuk. Nyeri akan terasa saat pasien bergerak. Pemberian intervensi terapi murotal menurunkan nyeri pada ca mammae pasca operasi mastektomi. Kesimpulan: terapi murotal merupakan intervensi yang efektif menurunkan nyeri pasca operasi mastektomi
KECERDASAN MORAL DAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RS PRISCILLA MEDICAL CENTER CILACAP
Tri Sumarni;
Yuli Dwi Hartanto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jirk.v3i3.6330
Perilaku caring mengacu pada tindakan perawat yang berkaitan dengan fisik, mental, kesejahteraan dan kenyamanan pasien. Kecerdasan moral merupakan salah satu dimensi dari kecerdasan yang dapat memberikan kerangka kerja untuk berperilaku. Perawat dengan kecerdasan moral yang tinggi mempunyai karakteristik kejujuran, akuntabilitas, dan komitmen untuk memberikan perawatan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan moral dengan perilaku caring perawat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sebanyak 45 perawat. Instrumen penelitian berupa kuesioner Caring Behavior Assesment Tool dan kuesioner Moral Competency Inventory Measurement Instrument. Analisis bivariat menggunakan uji statistik spearman rank. Kecerdasan moral perawat sebagian besar tinggi (86,7%). Perilaku caring responden mayoritas baik (95,6%). Adanya hubungan positif antara kecerdasan moral dengan perilaku caring sehingga dengan meningkatkan kecerdasan moral, perilaku caring perawat meningkat (r=0,42 p value=0,006). Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan moral yang tinggi mengarah pada perilaku profesional yang lebih baik perawat.
Pengaruh Edukasi Batuk Efektif Pre Operasi Terhadap Bersihan Jalan Nafas Post Operasi Pada Pasien General Anestesi di RSU PKU Muhamadiyah Purbalingga
Zainal Bahrin;
Tri Sumarni;
Pramesti Dewi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1123
General anestesi adalah hilangnya rasa sakit secara sentral disertai hilangnya kesadaran (reversibel) pada pasien. Batuk efektif adalah suatu metode batuk dengan benar dan pasien dapat mengeluarkan dahak secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi batuk efektif pre operasi terhadap bersihan jalan nafas post operasi pada pasien general anestesi Di RSU PKU Muhamadiyah Purbalingga. Metode penelitian menggunakan pre eksperiment dengan desain one group pra-post test design. Teknik sampling quota sampling dengan jumlah sampel 23 responden. Instrument yang digunakan yaitu Standar Operasional Prosedur (SOP) RSU Muhamadiyah Purbalingga mengenai pembelajaran teknik batuk efektif dan lembar observasi untuk memperoleh data mengenai bersihan jalan nafas. Hasil penelitian memunjukan Terdapat pengaruh edukasi batuk efektif terhadap bersihan jalan nafas pada klien post operasi dengan general anastesi di Recovery Room di PKU Muhamadiyah Purbalingga dengan nilai signifikansi 0,002 (ρ-value <0.05) serta nilai Z sebesar -3,128.