Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Dampak Kepercayaan Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan pada Layanan Transportasi Ojek Online Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v8i2.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada pengguna layanan transportasi online Gojek di Kota Bekasi. Kepercayaan pelanggan dinilai melalui tiga dimensi utama: kemampuan, kebajikan, dan integritas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 150 responden, yang merupakan pelanggan aktif Gojek di Kota Bekasi, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form. Data dianalisis menggunakan metode statistik dengan pendekatan SEM-PLS untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan tidak berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan, dengan nilai t-statistik 0,057 < 1,96 dan nilai probabilitas 0,573 > 0,05. Namun, kepercayaan pelanggan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai t-statistik 30,776 > 1,96 dan nilai probabilitas 0,000 < 0,05. Selain itu, kepuasan pelanggan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t-statistik 9,229 > 1,96 dan nilai probabilitas 0,000 < 0,05. Kepuasan pelanggan juga memediasi hubungan antara kepercayaan dan loyalitas pelanggan, dengan nilai t-statistik 9,179 > 1,96 dan nilai probabilitas 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepuasan pelanggan memegang peranan penting sebagai mediator dalam membentuk loyalitas pelanggan, meskipun kepercayaan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap loyalitas. Implikasi dari penelitian ini mengarahkan perusahaan layanan transportasi online untuk fokus meningkatkan kepuasan pelanggan guna membangun loyalitas yang lebih kuat.
Pengaruh Sinergis Iklan TV dan Iklan Online terhadap Minat Beli di Shopee: Analisis Moderasi oleh Promosi Penjualan Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v8i1.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh iklan TV, iklan online, dan promosi penjualan terhadap minat beli Generasi Z di platform e-commerce Shopee, serta efek moderasi promosi penjualan terhadap pengaruh kedua jenis iklan tersebut. Subjek penelitian adalah Generasi Z, yang dikenal sebagai "digital natives" dengan perilaku konsumsi yang sangat dipengaruhi oleh teknologi digital. Objek penelitian adalah Shopee, salah satu platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara dan Taiwan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara online menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas (iklan TV, iklan online, dan promosi penjualan) terhadap variabel terikat (minat beli), serta efek moderasi dari promosi penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan TV tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli (p-value = 0.282), sementara iklan online (p-value = 0.001) dan promosi penjualan (p-value = 0.000) memiliki pengaruh yang signifikan. Efek moderasi promosi penjualan tidak signifikan dalam memperkuat pengaruh iklan TV terhadap minat beli (p-value = 0.575), namun signifikan dalam memperlemah pengaruh iklan online terhadap minat beli (nilai original sample = -0.176, p-value = 0.030). Penelitian ini memberikan implikasi bahwa untuk menarik minat beli Generasi Z di Shopee, perusahaan perlu fokus pada strategi iklan online dan promosi penjualan yang dirancang dengan baik. Selain itu, penting untuk mengelola promosi penjualan agar tidak mengurangi efektivitas iklan online.
Mediasi Kepercayaan Konsumen pada Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Konsumen Traveloka Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v7i2.751

Abstract

Perkembangan industri pariwisata kini dipercepat perkembangannya oleh proses globalisasi dan juga pesatnya perkembangan dari segi teknologi. Traveloka merupakan salah satu perusahaan Online Travel Agent yang bergerak dalam jasa pelayanan pemesanan tiket pesawat dan reservasi (booking) hotel secara online dan jasa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepercayaan dan loyalitas konsumen Traveloka, sekaligus untuk mengetahui peran kepercayaan dalam memediasi pengaruh kualitas kepercayaan terhadap loyalitas konsumen Traveloka. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 responden, yang selanjutnya diolah dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.3. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen secara langsung atau tidak langsung dengan mediasi dari kepercayaan.
Peran Persepsi Kenyamanan dalam Memediasi Pengaruh Kualitas Konten terhadap Keputusan Berlangganan: Peran Moderasi Harga pada Layanan Musik Digital Spotify Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v9i2.351

Abstract

Fenomena meningkatnya popularitas layanan musik digital seperti Spotify di Indonesia menunjukkan adanya pergeseran perilaku konsumsi konten dari kepemilikan ke aksesibilitas. Namun, faktor-faktor yang memengaruhi keputusan berlangganan pengguna masih perlu dikaji lebih mendalam, terutama terkait peran kenyamanan dan persepsi harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran persepsi kenyamanan dalam memediasi pengaruh kualitas konten terhadap keputusan berlangganan, serta peran moderasi harga dalam hubungan antara persepsi kenyamanan dan keputusan berlangganan pada layanan musik digital Spotify. Data dikumpulkan dari 160 responden pengguna Spotify di wilayah Jakarta menggunakan kuesioner daring, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten berpengaruh signifikan terhadap persepsi kenyamanan dan keputusan berlangganan, sementara persepsi kenyamanan berperan sebagai mediator parsial pada hubungan antara kualitas konten dan keputusan berlangganan. Selain itu, harga terbukti memoderasi hubungan antara persepsi kenyamanan dan keputusan berlangganan secara negatif, menandakan bahwa pengaruh kenyamanan melemah saat persepsi harga meningkat. Model penelitian menjelaskan 53,8% variabilitas keputusan berlangganan dan 23,4% variabilitas persepsi kenyamanan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan kualitas konten, optimalisasi pengalaman pengguna, serta penetapan harga berbasis nilai dalam meningkatkan keputusan berlangganan layanan digital di Indonesia.
Minat Beli pada Live Shopping TikTok berdasarkan Sales Promotion dan Influencer Credibility Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v7i1.613

Abstract

Media sosial sendiri memiliki banyak fungsi yang ditawarkan untuk para pengguna. Fitur Live Streaming yang awalnya hanya digunakan untuk melakukan siaran langsung untuk berkomunikasi secara real time dengan pengikut yang ada di platform tersebut, beralih fungsi menjadi tempat menjual dan memasarkan produk. Kegiatan jual-beli melalui Live Streaming ini sering disebut dengan Live Shopping. Kegiatan Live Shopping di media sosial yang ramai diperbincangkan adalah Live Shopping pada aplikasi TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mempengaruhi atau tidaknya Sales Promotion dan Influencer Credibility terhadap Minat Beli pada live shopping di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 responden, yang selanjutnya diolah dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.3. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Sales Promotion dan Influencer Credibility secara positif dan signifikan mempengaruhi Minat Beli pada live shopping di TikTok.
Peran Mediasi Brand Image pada Pengaruh Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian: Studi pada Konsumen Point Coffee Novan Yurindera
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v10i1.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian dengan brand image sebagai variabel mediasi pada konsumen Point Coffee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian sebanyak 160 responden yang merupakan konsumen Point Coffee yang telah membeli minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image (β = 0,664; p < 0,05), brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,371; p < 0,05), dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara langsung (β = 0,483; p < 0,05). Selain itu, brand image ditemukan memediasi secara parsial pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian (p < 0,05). Nilai R-square untuk brand image sebesar 0,441 dan untuk keputusan pembelian sebesar 0,609, yang menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa social media marketing dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen Point Coffee melalui dua jalur, yaitu langsung dan tidak langsung melalui brand image. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa manajemen Point Coffee perlu mengoptimalkan konten media sosial yang menghibur, mengikuti tren terkini, dan dipersonalisasi, serta menjaga citra produk untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.