Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Representasi Pragmatisme Pada Tokoh Elena Dalam Sinetron RCTI Cinta Berakhir Bahagia Novianti, Yulia; Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v4i1.69

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana pragmatisme, sebagai pendekatan yang berfokus pada hasil dan efektivitas tindakan dalam kehidupan sehari-hari, tercermin dalam perilaku dan keputusan tokoh Elena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pragmatisme pada tokoh Elena dalam sinetron RCTI Cinta Berakhir Bahagia Episode 91 dengan pendekatan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menemukan bahwa pragmatisme dapat dikenali melalui perilaku yang mementingkan hasil tanpa memperhatikan etika dan moral, serta pengorbanan prinsip demi mencapai tujuan yang dianggap lebih menguntungkan. Saran dari penelitian ini adalah agar program sinetron menunjukkan konsekuensi dari tindakan pragmatisme serta menggali lebih dalam tentang konflik yang muncul akibat tindakan pragmatisme yang negatif This research discusses how pragmatism, as an approach that focuses on the results and effectiveness of actions in everyday life, is reflected in Elena's behavior and decisions. The purpose of this research is to find out how pragmatism in Elena's character in RCTI soap opera Cinta Berakhir Bahagia Episode 91 with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis approach. This study found that pragmatism can be recognized through behavior that is concerned with results without regard to ethics and morals, as well as sacrificing principles in order to achieve goals that are considered more profitable. The suggestion of this research is for soap opera programs to show the consequences of pragmatism and explore more deeply the conflicts that arise due to negative pragmatism
Framing Metro Tv Terhadap Penanganan Kasus Bullying Anak Pada Program Bedah Editorial Episode Darurat Perundungan Azizah, Ezha; Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v3i2.70

Abstract

Penelitian ini menganalisis program berita “Bedah Editorial” yang disiarkan Metro TV dalam episode "Darurat Perundungan". Episode ini penting untuk dibahas karena perundungan atau bullying merupakan masalah serius yang berdampak besar secara fisik maupun mental terhadap anak-anak dan remaja di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana Metro TV melakukan pembingkaian terhadap penanganan kasus perundungan anak di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. . Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, maka analisis framing pada program “Bedah Editorial” MetroTV memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana isu perundungan ini disajikan dan dikonstruksi dalam media. Melalui analisis elemen framing seperti define problem, diagnose cause, make moral judgement, dan treatment recommendation dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Pertama fokus isu ini secara jelas menempatkan anak-anak dan remaja sebagai korban perundungan. Kedua faktor penyebab perundungan sangat kompleks dan multifaktorial sehingga memerlukan tindakan komprehensif dan nyata dalam pecegahannya. Ketiga, terdapat penekanan tentang pentingnya tanggungjawab bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi perundungan. This research analyzes the news program "Bedah Editorial" aired on Metro TV in the episode "Darurat Perundungan" (Bullying Emergency). This episode is important to discuss because bullying is a serious issue that has a significant physical and mental impact on children and adolescents in Indonesia. The aim of this research is to examine how Metro TV frames the handling of child bullying cases in Indonesia. The research method used is a qualitative descriptive method. The data analysis method used is Robert N. Entman's framing analysis. Based on the results of the analysis and discussion, the framing analysis of the "Bedah Editorial" program on Metro TV provides a comprehensive overview of how the issue of bullying is presented and constructed in the media. Through an analysis of framing elements such as define problem, diagnose cause, make moral judgment, and treatment recommendation, the following conclusions can be drawn. Firstly, the focus of this issue clearly places children and adolescents as victims of bullying. Secondly, the causes of bullying are very complex and multifactorial, requiring comprehensive and concrete actions in its prevention. Thirdly, there is an emphasis on the importance of shared responsibility among families, schools, communities, and the government in addressing bullying.
Komunikasi Persuasif Penyiar Radio Mustang 88.0 FM untuk Menumbuhkan Self Actualization kepada Pendengar Program Mustang Morning Squad Febriela, Amartia Zulfa; Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 3 No.1 (2024)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v3i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena komunikasi persuasif seorang penyiar radio yang dapat menumbukan self actualization kepada pendengar program Mustang Morning Squad. Program Mustang Morning Squad berusaha menginspirasi, memotivasi, dan menciptakan pengalaman positif untuk pendengar agar mendukung pertumbuhan pribadi untuk menumbuhkan self actualization. Self actualization dikaitkan dengan pengembangan pribadi dan pencapaian potensi maksimal. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Program Mustang Morning Squad, memasukan nilai self actualization mulai dari tahap ide, riset, gaya komunikasi penyiar, mengajak keterlibatan pendengar selama acara, serta mengundang narasumber yang dapat memberikan prespektif baru dan membantu menumbuhkan pemahaman diri dan menumbuhkan self actualization Mustang Gang. This research aims to explain the phenomenon of persuasive communication by a radio broadcaster that can foster self-actualization in the listeners of the Mustang Morning Squad program. The Mustang Morning Squad program seeks to inspire, motivate, and create positive experiences for listeners to support personal growth in fostering self-actualization. Self-actualization is associated with personal development and achieving maximum potential. Based on the research findings, it was found that the Mustang Morning Squad program incorporates the value of self-actualization starting from the idea stage, research, communication style of the broadcaster, engaging listeners during the show, and inviting guests who can provide new perspectives and help cultivate self-understanding and foster self-actualization in the Mustang Gang.
Pengaruh Terpaan Media Pada Siaran Moto Gp 2022 di Trans 7 Terhadap Sikap Berkendara Anggota Asosiasi Honda Adv Indonesia Chapter Jakarta Sipayung, Elena Laurencia; Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 2 No 2. (2023)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v2i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan media pada siaran Moto GP 2022 di Trans 7 terhadap sikap berkendara anggota Asosiasi Honda Adv Indonesia Chapter Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebesar 180 orang. Jumlah sample penelitian ini adalah 64 orang yang didapatkan dengan menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh terpaan media terhadap sikap berkendara terlihat dari hasil t-hitung (6,928) > t-tabel (1,669). Hasil uji korelasi menunjukan bahwa rhitung > rtabel = 0,661 > 0,2858 yang berarti bahwa terpaan media pada Siaran MotoGP 2022 di Trans 7 berpengaruh secara signifikan terhadap sikap berkendara Anggota Asosiasi Honda ADV Chapter Jakarta. Nilai koefisien regresi menunjukan angka 0,975 yang berarti bahwa berarti setiap kali ada terpaan media, maka sikap berkendara akan meningkat sebesar 0.805. Nilai determinasi menunjukan terpaan media(X) mempengaruhi sikap berkendara (Y) sebesar 43,6% sementara Sisanya 56,4%, dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. This research aims to determine the extent of the influence of media exposure on the broadcast of Moto GP 2022 on Trans 7 on the driving attitudes of members of the Honda Adv Indonesia Chapter Jakarta Association. This study uses a quantitative method with a population of 180 people. The sample size for this research is 64 people, obtained using the Slovin formula. The research results show the influence of media exposure on driving attitudes, as evidenced by the t-value (6.928) > the t-table value (1.669). The correlation test results indicate that the calculated correlation (r) is greater than the table value (r) = 0.661 > 0.2858, which means that media exposure in the broadcast of MotoGP 2022 on Trans 7 has a significant effect on the driving attitudes of the members of the Honda ADV Chapter Jakarta Association. The regression coefficient value is 0.975, which means that for each instance of media exposure, driving attitudes will increase by 0.805. The determination coefficient value indicates that media exposure (X) influences driving attitudes (Y) by 43.6%, while the remaining 56.4% is influenced by other unexamined factors.
Pembingkaian Berita Media OnlineTerhadap Ulah Turis Asing Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian berita dalam media online terkait kasus turis asing yang berulahdi Bali. Pembingkaian berita dapat mempengaruhi persepsi,pemahaman, dan pandangan masyarakat terhadap suatu isu atau peristiwa. Metode penelitianyang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan analisis framing Zhong dang Pan dan Gerald Konsicki digunakan sebagai model analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik dan struktur retoris menunjuka adanya ajakan untuk pembaca agar memberi perhatian lebih terhadap sikap atau ulah negatif turis asing, membuat kebijakan taktis dan teknis, serta membuat langkah preventif agar citra baik Bali sebagai destinasi wisata internasional dapat pulih kembali. The purpose of this study is to analyze the framing of news in online media related to cases of misbehaving foreign tourists in Bali. The framing of news can influence the perception, understanding, and views of the public towards an issue or event. The research method used is qualitative method with a descriptive approach, and the framing analysis by Zhongdang Pan dan Gerald Konsicki is used as the analytical model. The results of the analysis indicate that the syntactic structure, script structure, thematic structure, and rhetorical structure show an urging for readers to pay more attention to the negative behavior of foreign tourists, formulate tactical and technical policies, and take preventive measures to restore Bali's positive image as an international tourist destination.
Pemaknaan Foto Ilustrasi Berita Online (Analisis Semiotika pada Berita Demo Bem SITanggal 11 April 2022 di tempo.com) Pintoko, Wahyu Wary
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tanggal 11 April 2022, terjadi Demo BEM SI yang bertujuan menyoroti kinerja pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahannya. Demo ini diliput oleh tempo.co kedalam berita online. Tempo.co menggunakan foto ilustrasi yang mampu membangkitkan emosi pembacanya. Penyematan foto ilustrasi dalam berita online tempo.co tentu mem punyai maksud dan tujuan. Untuk mengetahuinya foto tersebut kemudian dianalisis dan ditelaah menggunakan analisis Semiotika Charles Sander Pierce. Tanda-tanda diidentifikasi dalam ikon, indeks dan simbol kemudian dimaknai menggunakan makna universal. Hasil analisis menemukan adanya lima pesan yang dikonstruksikan. Pesan tersebut mengandung makna perlawanan, kemarahan, ajakan, serta pesimisme dan apatisme masyarakat. Tempo.co juga mengajak pemerintah agar menumbuhkan iklim demokrasi yang lebih baik di negeri ini. On April 11, 2022, there was a BEM SI demonstration which aimed to highlight the government's performance in running its government.This demonstration was covered by tempo.co in online news. Tempo.co uses illustrative photos that can evoke the emotions of the readers. The embedding of illustrated photos in tempo.co's online news certainly has a meaning and purpose. To find out, the photo was then studied and analyzed using Charles Sander Pierce's Semiotics analysis. Signs identified in icons, indexes and symbols are then interpreted using universal meanings. The results of the analysis found that there were five messages that were constructed. The message contains the meaning of resistance, anger, exclamation, as well as pessimism and apathy of society. Tempo.co also invites the government to foster a better democratic climate in this country
Pemaknaan Tagline ‘Make It Real’ dalam Iklan Handphone Realme Versi ‘Kebaikan Ramadhan’ Pintoko, Wahyu Wary
Esensi Daruna : Jurnal Komunikasi Vol. 4 No.2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v4i1.371

Abstract

This study aims to analyze the interpretation of the tagline “Make It Real” in the Realme Ramadan advertisement through Charles Sanders Peirce's semiotic approach. Realme, as a leading smartphone brand, has successfully increased its market share through effective marketing strategies, including the use of advertisements that are relevant to the culture and values of society. The "Ramadan Kindness" (Kebaikan Ramadhan) advertisement, featuring the tagline “Make It Real”, does not only promote the product but also builds a positive brand image aligned with religious values. The results of the semiotic analysis on the visual elements, symbols, and narrative reveal that this advertisement is an effective example of integrating commercial elements with socio-cultural values. By leveraging the “Make It Real” tagline, Realme succeeds in creating a strong emotional bond with consumers through an inspiring story relevant to the spirit of Ramadan. The use of familiar icons and positive messages regarding kindness and technological progress makes this advertisement more than just a product promotion; it is a campaign that resonates deeply with the public. The success of this advertisement demonstrates that by aligning brand values with relevant social values, a product can achieve better acceptance and recall among consumers. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan tagline “Make It Real” dalam iklan Ramadhan Realme melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce. Realme, sebagai salah satu merek smartphone terkemuka, telah berhasil meningkatkan pangsa pasarnya dengan strategi pemasaran yang efektif, termasuk penggunaan iklan yang relevan dengan budaya dan nilai-nilai masyarakat. Iklan "Kebaikan Ramadhan" yang mengusung tagline “Make It Real” tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga membangun citra merek yang positif dan relevan dengan nilainilai keagamaan. Hasil analisis semiotika terhadap elemen visual, simbol, dan narasi dalam iklan ini mengungkapkan bahwa Iklan Realme "Kebaikan Ramadhan" merupakan contoh efektif dalam menggabungkan unsur komersial dengan nilai-nilai sosial budaya. Dengan mengusung tagline “Make It Real”, Realme berhasil menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan konsumen melalui cerita yang menginspirasi dan relevan dengan momen Ramadhan. Penggunaan ikon-ikon yang familiar dan pesan positif tentang kebaikan serta kemajuan teknologi menjadikan iklan ini tidak hanya sekedar promosi produk, tetapi juga sebuah kampanye yang mampu menyentuh hati masyarakat. Kesuksesan iklan ini membuktikan bahwa dengan menggabungkan nilai-nilai merek dengan nilai-nilai sosial yang relevan, sebuah produk dapat lebih diterima dan diingat oleh konsumen.
Pengaruh Brand Ambassador Prilly Latuconsina terhadap Brand Image Miniso Perfume Seashore Yunita; Pintoko, Wahyu Wary
Esensi Daruna : Jurnal Komunikasi Vol. 4 No.2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v4i1.372

Abstract

A brand ambassador is a marketing communication strategy used to shape brand image through the association of a product with a public figure. This study aims to determine the influence of Prilly Latuconsina as a brand ambassador on the brand image of Miniso Perfume Seashore among followers of the @minisoindo Instagram account. The research employed a quantitative method with a survey of 100 respondents selected through simple random sampling. Data were analyzed using correlation tests, simple linear regression, and hypothesis testing to measure the magnitude of the ambassador’s influence on brand image. The results show that the brand ambassador has a significant effect on brand image, contributing 34.3%, while the remaining 65.7% is influenced by other factors not examined in this study. The regression coefficient of 0.868 indicates that increased brand ambassador activities correspond to an increase in brand image. The t-test reveals that the calculated t-value (7.153) exceeds the critical t-value (1.660), leading to the rejection of H₀ and acceptance of Hₐ. These findings confirm that Prilly Latuconsina plays a meaningful role in strengthening the image of Miniso Perfume Seashore, particularly through attractiveness, credibility, and expertise. The study recommends more interactive digital strategies to enhance consumers’ emotional engagement. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan peraturan mengenai kejahatan Brand ambassador merupakan salah satu strategi komunikasi pemasaran yang digunakan untuk membangun citra merek melalui asosiasi figur publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador Prilly Latuconsina terhadap brand image produk Miniso Perfume Seashore pada followers Instagram @minisoindo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis untuk mengukur besaran pengaruh variabel brand ambassador terhadap brand image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador berpengaruh signifikan terhadap brand image dengan kontribusi sebesar 34,3%, sedangkan 65,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Koefisien regresi sebesar 0,868 mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas terkait brand ambassador berbanding lurus dengan peningkatan brand image. Uji t menunjukkan nilai t hitung (7,153) lebih besar dari t tabel (1,660), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Temuan ini menegaskan bahwa Prilly Latuconsina berperan dalam memperkuat citra Miniso Perfume Seashore, terutama melalui aspek daya tarik, kredibilitas, dan keahliannya. Penelitian merekomendasikan strategi digital yang lebih interaktif untuk meningkatkan kedekatan emosional konsumen.