Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN BOOTH STAND DAN PEMASARAN ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK BAGI PRODUK UMKM DI NEGERI NUSANIWE Jean Rosalina Asthenu; victor pattipeilohy; mingko Aboyaman; simson melmambessy
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v4i1.697

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan saat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pelaku usaha UMKM  tentang pentingnya booth stand sebagai sarana untuk menjajakan produk dan promosi serta pemasaran secara online melalui fitur Marketplace media sosial Facebook, dan dilaksanakan di Negeri Nusaniwe Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian saat ini adalah Sosialisasi disertai dengan diskusi/Tanya jawab, Praktek serta simulasi dan Evaluasi melalui tes tertulis tentang topik yang dibahas. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian saat ini adalah semakin meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para pelaku usaha UMKM  tentang manfaat dari booth stand sebagai sarana pemasaran produk dan pemasaran secara online melalui media sosial yang efektif dan efisien dengan menggunakan smartphone. 
Menelusuri Ekosistem Wirausaha Lokal: Studi Fenomonologi UMKM Kuliner dan Kerajinan di Kota Ambon Maria Tetelepta; Jean Asthenu; Simson Melmambessy; Victorio Fernando Nahuway
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.18287

Abstract

Geliat wirausaha di kawasan kepulauan Indonesia Timur menyimpan dinamika tersendiri yang kerap luput dari perhatian riset akademik. Kajian ini hadir untuk memetakan lansekap ekosistem kewirausahaan yang sesungguhnya dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon, khususnya mereka yang bergerak di bidang kuliner khas dan kerajinan tangan. Dengan mengedepankan paradigma fenomenologi deskriptif, peneliti menghimpun pengalaman langsung dua belas wirausahawan lokal yang dipilih melalui penentuan sampel bertujuan (purposive). Seluruh data ditelaah menggunakan prosedur kondensi, display, dan verifikasi yang dikembangkan Miles, Huberman, dan Saldaña. Riset ini mengungkap bahwa kehidupan berwirausaha di Kota Ambon dirajut oleh enam kondisi utama: tata kelola kebijakan, ketersediaan modal, lanskap budaya lokal, kekuatan jaringan pendukung, mutu sumber daya pelaku, serta jangkauan pasar. Di antara temuan yang paling mencolok, sistem kekerabatan pela-gandong terbukti menjelma menjadi sumber daya sosial yang menggerakkan solidaritas ekonomi antarpelaku usaha secara organik. Sebaliknya, fragmentasi geografis antarpulau dan sempitnya koridor pembiayaan formal membentuk dinding penghalang yang cukup nyata bagi pertumbuhan usaha. Bertolak dari temuan tersebut, kajian ini menyuarakan pentingnya kebijakan pengembangan UMKM yang berakar pada kearifan lokal sebagai alternatif strategi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan untuk kawasan Indonesia Timur.