Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Kearsipan Surat Masuk Dan Surat Keluar Pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu Dan Negeri Nusaniwe Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon DEFLIN TRESYE NANULAITTA; Carla C Tousalwa; Cynthia I Tjokro
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.626

Abstract

Pada Kantor Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe, pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar masih belum tertata dengan baik dan rapi, surat masuk dan surat keluar setelah didisposisi oleh pimpinan langsung dicatat kedalam buku agenda dan dimasukan dalam map odner surat masuk dan surat keluar dan disimpan dalam lemari arsip, namun pemanfaatan kolom-kolom pada buku agenda belum baik dan benar karna tidak terdapat tanggal pengagendaan surat, nama file, dan paraf yang merupakan penentu dalam penggunaan salah satu sistim penyimpanan yang dipakai oleh suatu instansi. Tujuan diadakan Kegiatan Pengabdian ini adalah Menganalisis pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar yang efekif pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu,  Negeri Nusaniwe , dan lembaga lainnya yang ada di Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe dan Mengidentifikasi kendala pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu, Negeri Nusaniwe , dan lembaga lainnya yang ada di Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 27 – 28 Juli 2019 bertempat di Balai Pertemuan Negeri Amahusu yang diikuti oleh 55 orang peserta yang terdiri dari staff pemerintahan negeri, staff kantor kecamatan nusaniwe, staff puskesmas, lembaga pendidikan (SD – SMA), lembaga kepemudaan yang ada di negeri amahusu dan negeri nusaniwe. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu Metode Ceramah dan Metode Praktek.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah para peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan tentang tata cara mengelola administrasi surat masuk dan surat keluar yang baik dan benar (proses penerimaan, proses pencatatan, proses penyimpanan sampai dengan proses penemuan kembali surat tersebut ketika diminta/dibutuhkan).
Penataan Kearsipan Negeri Morela KecamatanLeihitu Kabupaten Maluku Tengah DEFLIN TRESYE NANULAITTA; Carla C Tousalwa; Victor Pattipeilohy
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.391 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v2i2.314

Abstract

Pengelolaan administrasi kearsipan pada Negeri Morela, pada kenyataannya masih belum tertata dengan baik, serta pemanfaatan kolom-kolom dalam buku agenda yang tidak ideal. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Negeri Morela selama dua hari yang melibatkan unsur Pemerintahan Negeri Morela, Lembaga Pendidikan, Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Keagamaan dan lembaga Kepemudaan dalam Negeri Morela. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu Metode Ceramah dan Praktek dan hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian adalah para peserta memperoleh pengetahuan tentang penataan kearsipan yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku, serta adanya penambahan ketrampilan dibidang kearsipan yang nantinya dapat diapl
Pengaruh Work-Life Balance Dan Sistem Kerja Hybrid Terhadap Kepuasan Kerja Dosen Politeknik Negeri Ambon Deflin Tresye Nanulaitta; Saul Ronald Jacob Saleky; Cynthia Imelda Tjokro; Stevanus Johan Gomies; Carla Carolien Tousalwa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17809

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh work-life balance (WLB) dan sistem kerja hybrid terhadap kepuasan kerja dosen Politeknik Negeri Ambon (Polnam). Berlatar belakang tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur digital, dan tiadanya kebijakan formal, penelitian kuantitatif eksplanatori ini mengambil sampel 84 dosen tetap melalui simple random sampling. Data kuesioner skala Likert 5 poin terbukti valid (rtabel​=0,213) dan reliabel (Alpha>0,87), lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil deskriptif menunjukkan WLB berkategori baik (mean=3,96; 73,7% setuju), sedangkan sistem hybrid (mean=3,05; 45% setuju) dan kepuasan kerja (mean=3,42; 49,4% puas) berkategori sedang. Secara parsial, WLB (β=0,487; t=5,472; p=0,000) dan sistem hybrid (β=0,325; t=4,452; p=0,000) berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F=43,127; p=0,000) dengan kontribusi 51,6% (R2=0,516). Kontribusi efektif WLB (31,5%) lebih dominan dibanding sistem hybrid (21,3%). Disimpulkan bahwa WLB dan sistem hybrid meningkatkan kepuasan kerja dosen Polnam. Disarankan agar Polnam merumuskan kebijakan tertulis, menyediakan infrastruktur pendukung, pelatihan digital wellbeing, serta meningkatkan kesejahteraan dan karier dosen.