Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGENALAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM EDUKASI DAN PENCATATAN KESEHATAN SISWA DI SEKOLAH TK-SD-SMP Evina Widianawati
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 2 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.755 KB) | DOI: 10.33560/ijhims.v2i2.49

Abstract

Di TK-SD Sekolah Islam Ustman Bin Affan (SIUBA) dan SMP PGRI Banyubiru belum ada sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam edukasi dan pencatatan kesehatan siswa. Dirancang aplikasi pencatatan siklus haid bagi siswa SMP sedangkan bagi guru TK-SD disosialisasikan penggunaan whatsauto dalam edukasi kesehatan secara otomatis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi penggunaan aplikasi pencatatan siklus haid bagi siswa SMP dan sosialisasi penggunaan whatsauto bagi guru TK-SD. Metodologi pelaksanaan kegiatan yaitu tindakan atau action research yang dilakukan pada guru TK-SD SIUBA dan siswa SMP PGRI Banyubiru. Sosialisasi penggunaan aplikasi whatsauto dan sosialisasi aplikasi pencatatan siklus haid dilakukan selama 2x pertemuan. Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan guru TK_SD pada penggunaan aplikasi terjadi peningkatan sebesar 121%. Dari hasil FGD diketahui bahwa siswa SMP mengetahui cara pencatatan siklus haid dan pengkategorian normal haid. Berdasarkan peningkatan skor pengetahuan guru TK-SD serta hasil FGD siswa SMP maka dapat disimpulkan bahwa pengenalan teknologi informasi sangat bermanfaat bagi guru dalam edukasi kesehatan siswa serta bermanfaat bagi siswa dalam pencatatan kesehatan
Persebaran Kasus Diabetes Melitus Pasien Rumah Sakit Telogorejo Berbasis Wilayah Kota Semarang Tahun 2020 Annisa Dian Nugrahaeni; Evina Widianawati
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.711 KB)

Abstract

Pada tahun 2019 kasus Diabetes Mellitus di RS Telogorejo jumlah kasus penyakit diabetes mellitus untuk rawat inap mencapai 147 pasien dan untuk rawat jalan mencapai 1284 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk pemetaan per wilayah kecamatan menggunakan sistem informasi geografis pada kasus diabetes pada masa pandemi covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dimana pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Observasi dilakukan dengan mengamati data sekunder pasien diabetes yang terdapat di petugas rekam medis berupa data jumlah kasus diabetes melitus rawat jalan, rawat inap, pasien baru, lama dan total pasien per kecamatan kota Semarang bulan Maret- Desember 2020. Data dianalisis dengan menggunakan Sistem informasin geografis untuk menghasilkan peta per wilayah kecamatan kota Semarang pada kasus diabetes melitus pasien RS Telogorejo tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4455 kasus diabetes mellitus di RS Telogorejo pada Maret- Desember 2020. Pemetaan kasus diabetes tertinggi adalah Semarang Tengah, Semarang Barat, dan Pedurungan. Sedangkan yang terendah adalah Genuk, Mijen, dan Tugu. Saran untuk RS Telogorejo dapat menggunakan menggunakan pemetaan untuk mengetahui informasi per wilayah tentang persebaran penyakit diabetes melitus.
Literatur Review Determinan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Terhadap Kepuasan Pasien TPPRJ Di Puskesmas Indonesia Evina Widianawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v3i1.100

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama di masyarakat. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berkisar 60% dari 10 pasien. Fenomena yang ditemukan antara lain keluhan pasien tentang jumlah antrian, waktu tunggu yang lama, dan kurangnya fasilitas seperti kursi di ruang tunggu pendaftaran. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan sumber data menggunakan database google Scholar. Dari 76 artikel terpilih, lima artikel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik, reliabilitas, daya tanggap, jaminan, dan empati baik dengan persentase 40%-75%. Namun, beberapa Puskesmas perlu meningkatkan pelayanannya, seperti kebersihan fasilitas (bukti fisik) dan kurangnya kemampuan staf dalam melayani pasien (keandalan). Saran bagi petugas pendaftaran rawat jalan di Puskesmas hendaknya memberikan pelatihan atau seminar untuk meningkatkan kemampuannya dalam melayani pasien dan mencapai kepuasan pasien yang optimal.
COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS ONLINE AND OFFLINE REGISTRATION SYSTEM ON PATIENT WAITING TIME IN PRIMARY HEALTH CARE SEMARANG USING QUEUING THEORY Evina Widianawati; Faik Agiwahyuanto; Trianni Trianni; Adelia Ayu Sabrina; Dimas Angga Febian
Jurnal Riset Informatika Vol. 3 No. 2 (2021): March 2021 Edition
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34288/jri.v3i2.67

Abstract

The online registration system at Semarang's Primary Health Care has been implemented in 2018, but online registration users are still small. The purpose of this study was to compare the effectiveness of online and offline registration at waiting times using variables in queuing theory. Research at 3 health centers in the city of Semarang. By observing the time of arrival and time of admission to the patient's clinic then the patient is also given a registration service satisfaction questionnaire sheet. The data were processed using queuing theory variables as well as descriptive and inferential statistical analysis. The number of online registrants is only 12% while 88% registered offline. The total number of online registrant patient arrivals per hour is 0.85 patients and offline registrants are 6.38 patients per hour where many patients arrive at the first 105 minutes to open the puskesmas. The utility of the online registrant registration server is 7%, while 48% offline is classified as low and the patient queue is only about 1 patient so there is no need for an additional registration server to speed up service. There was a difference between online and offline registration waiting times (p = 0.00) where online patients waited 4.91 minutes while offline patients waited 8.84 minutes. There is an effect of waiting time in the system on patient satisfaction (p = 0.00) so that to increase patient satisfaction, it is hoped that patients will register online.
Edukasi dan Praktik Penanggulangan Stunting bagi Ibu Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Banyumas Ika Pantiawati; Widya Ratna Wulan; Evina Widianawati; Tiara Fani; Nurrisa Ananda
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.9250

Abstract

This community service aims to improve the knowledge, attitudes, and behavior of mothers of toddlers regarding stunting prevention. The method for implementing this service used assistance and practice carried out on mothers who had stunted toddlers in Lokus Stunting Village, Banyumas Regency. Detailed activities included preparation, pre-test, checking toddler growth and development, providing education, practice of cooking MP ASI, and post-test. The evaluation instrument for this activity used a questionnaire and was analyzed descriptively. The results of this service showed that above-average participants experienced an increase in knowledge after training by 6%, indicating that participants' knowledge increased compared to before mentoring. The attitude aspect after mentoring also increased by 17%, and the practical aspect increased by 3%.
Model Klasifikasi Usia Kematian Neonatal (≤1 Hari dan >1 Hari) Berbasis Machine Learning Evina Widianawati; Nugraheni Kusumawati; Hugi Cerlyawati; Yanita Sri Mulyani
Riau Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/rjti.v5i1.4302

Abstract

Periode neonatal, khususnya dalam 24 jam pertama kehidupan, merupakan fase kritis dengan risiko morbiditas dan mortalitas tinggi. Identifikasi pola klinis yang membedakan neonatus usia ≤1 hari dan >1 hari penting untuk mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan performa beberapa algoritma machine learning dalam mengklasifikasikan usia neonatus serta mengidentifikasi faktor klinis yang paling berkontribusi. Penelitian analitik observasional ini menggunakan data sekunder rekam medis neonatus sebanyak 41 kasus di rumah sakit X di kota Semarang. Variabel prediktor meliputi jenis kelamin, usia gestasi, berat badan, tinggi badan, jumlah diagnosa sekunder, diagnosa utama, dan cara melahirkan. Lima algoritma diuji: Logistic Regression, Support Vector Machine (RBF), Random Forest, HistGradientBoosting, dan XGBoost. Evaluasi dilakukan menggunakan Stratified K-Fold Cross Validation dengan metrik akurasi, presisi makro, recall makro, dan F1 score. Analisis faktor terpenting dilakukan menggunakan Random Forest. Random Forest menunjukkan performa terbaik dengan akurasi 0,686 dan F1 tertimbang 0,610 ± 0,182. HistGradientBoosting dan SVM mencapai akurasi 0,657, sedangkan Regresi Logistik dan XGBoost masing-masing 0,595 dan 0,557. Usia gestasi merupakan faktor paling berpengaruh, diikuti tinggi badan, jumlah diagnosa sekunder, dan berat badan. Beberapa diagnosa utama terkait gangguan pernapasan juga termasuk dalam faktor penting. Random Forest memberikan kombinasi akurasi dan stabilitas terbaik dalam memprediksi usia kematian bayi baru lahir.
Analisis Deskriptif Faktor Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Bagian Filing Rsud Kraton Pekalongan Tahun 2021 Yayik Emalia Sari; Evina Widianawati
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 1 No. 1 (2023): JULY 2023
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v1i1.8463

Abstract

Terdapat keluhan ketidaknyamanan petugas di bagian filling RSUD Kraton Kota Pekalongan yang di akibatkan oleh ketidakergonomisan sarana tempat duduk, meja, rak dan lingkungan kerja .Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui faktor resiko kesehatan dan keselamatan kerja pada bagian filing di RSUD Kraton Pekalongan 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan metode penelitian observasi. Variabel yang diteliti yaitu rak filing, workspace, jenis DRM, debu dan suhu. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa bahan DRM yang di gunakan adalah kertas Art karton berukuran A4 berat 70 gram sudah sesuai standar, dan skala debu di ruang filling berskala 2 yang artinya debu sedikit atau tidak terlalu banyak. Suhu di ruangan berkisar antara 28oC sesuai standar 29oC. Luas area kerja masing masing staf 1,4m2 kurang dari standar. Tinggi rak 203 cm melebihi jangkauan tangan ke atas P5 petugas filling 178,8 cm sehingga menimbulkan keluhan pada saat bekerja yaitu petugas perlu menggunakan kursi untuk mengambil DRM bagian atas. Sebaiknya tinggi rak filling memperhatikan antropometri petugas serta menyiapkan sarana kursi atau tangga yang aman untuk menjangkau DRM di bagian atas rak filling
Prediksi Kebutuhan Tempat Tidur Menggunakan Metode Data Mining Dwi Indah Puspitasari; Edi Jaya Kusuma; Kriswiharsi Kun Saptorini; Evina Widianawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i2.15

Abstract

Dalam studi kasus yang dilakukan di bangsal Umar di Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal, Jawa Tengah, diketahui bahwa pada tahun 2020 bangsal tersebut memiliki 22 tempat tidur. Berdasarkan data statistik yang diperoleh, nilai indikator Barber-Johnson yang ada pada bangsal Umar masing-masing adalah BOR 65.2%; LOS 2.85; TOI 1.52; dan BTO 83.68. berdasarkan indikator tersebut efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal Umar di RSI Kendal masih belum tercapai. Maka dari itu, agar mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam hal efisiensi penggunaan tempat tidur pada bangsal Umar di RSI Kendal tercapai, penelitian ini mengimplementasikan metode data mining random forest untuk melakukan prediksi jumlah tempat tidur sesuai dengan standar Barber Johnson untuk tahun 2021 hingga 2023. Dari hasil pengolahan data didapatkan jumlah tempat tidur untuk tahun 2021 hingga 2023 pada bangsal Umar diprediksi memiliki 20 hingga 22 tempat tidur. Evaluasi terhadap tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal Umar dilakukan dengan memanfaatkan grafik Barber-Johnson. Dari grafik yang dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa hasil prediksi jumlah tempat tidur mampu mencapai tingkat efisien. Hal ini disebabkan karena pada grafik Barber-Johnson bangsal Umar untuk tahun 2021 hingga 2023 titik pertemuan indikator tepat berada di daerah efisien.
Literatur Review Determinan Kualitas Pelayanan Pendaftaran Terhadap Kepuasan Pasien TPPRJ Di Puskesmas Indonesia Evina Widianawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v3i1.100

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama di masyarakat. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berkisar 60% dari 10 pasien. Fenomena yang ditemukan antara lain keluhan pasien tentang jumlah antrian, waktu tunggu yang lama, dan kurangnya fasilitas seperti kursi di ruang tunggu pendaftaran. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan sumber data menggunakan database google Scholar. Dari 76 artikel terpilih, lima artikel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik, reliabilitas, daya tanggap, jaminan, dan empati baik dengan persentase 40%-75%. Namun, beberapa Puskesmas perlu meningkatkan pelayanannya, seperti kebersihan fasilitas (bukti fisik) dan kurangnya kemampuan staf dalam melayani pasien (keandalan). Saran bagi petugas pendaftaran rawat jalan di Puskesmas hendaknya memberikan pelatihan atau seminar untuk meningkatkan kemampuannya dalam melayani pasien dan mencapai kepuasan pasien yang optimal.