Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Dampak Lingkungan untuk Pembangunan Perumahan di Kawasan Bandung Utara Berbasis Model Sistem Dinamis Rina Marina Masri; Iskandar Muda Purwaamijaya
Jurnal Permukiman Vol 6 No 3 (2011)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2011.6.147-153

Abstract

Penyimpangan pembangunan perumahan terhadap penataan ruang di kawasan Bandung Utara secara faktual didukung oleh data dan analisis keruangan. Tahapan-tahapan penelitian, yaitu : survei pendahuluan, pembuatan model konseptual dan instrumen, pengumpulan data dan validasi instrumen, pembuatan model fungsional, pemasukan data empirik dan simulasi, implementasi model awal, revisi model dan menguji validitas model, menguji sensitivitas model, penyusunan hasil dan merumuskan kebijakan. Tujuan penelitian yaitu : mengetahui faktor-faktor pemicu yang paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, menyusun prediksi prioritas dampak penting hipotetik pembangunan perumahan berdasarkan pelingkupan, mengetahui dampak lingkungan pembangunan perumahan dan menyusun kebija kan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan analitik eksplanatoris. Penelitian dilakukan dari Maret sampai dengan November 2010. Hasil meliputi faktor-faktor pemicu paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, prioritas dampak penting hipotetik hasil pelingkupan, analisis dampak pembangunan perumahan terhadap lingkungan dan kebijakan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Manfaat penelitian untuk meningkatkan kesadaran stakeholder berperanserta dalam pembangunan perumahan yang berwawasan lingkungan serta menjadi naskah akademik untuk merevisi serta menyempurnakan peraturan dan perundangan pembangunan perumahan di kawasan Bandung Utara.
Analisis Sosial-Ekonomi Penghuni Perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa, Triniti Iskandar Muda Purwaamijaya
Jurnal Permukiman Vol 5 No 2 (2010)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2010.5.67-77

Abstract

Pembangunan perumahan di kawasan pinggiran metropolitan semakin meningkat. Hal ini terjadi karena kondisi alam yang masih bersih dan faktor ekologis yang nyaman. Kawasan yang seharusnya digunakan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), sekarang beralih fungsi menjadi perumahan. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya perkembangan sosial-ekonomi. Bukan hanya lahan hijau saja yang telah beralih fungsi, tetapi mobilitas penduduk di sekitar kawasan tersebut meningkat pula.  Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung yang akan berdampak pada penurunan kemampuan pemulihan pencemaran udara dan penurunan kualitas lingkungan Kota Bandung.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial-ekonomi penghuni perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa dan Triniti terkait dengan pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif klasifikasi, yaitu penelitian yang didasarkan atas data deskripsi suatu status, keadaan, sikap, hubungan atau suatu sistem pemikiran yang menjadi objek penelitian. Metode deskriptif penelitian adalah studi kasus, yaitu penelitian yang tidak ditandai oleh penelitian pada satu unit atau kasus saja tetapi lebih mendetail atau mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun lebih dari setengah penghuni perumahan berpendidikan dan berkecukupan secara finansial tetapi tidak memiliki wawasan cukup tentang pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Sebagian besar penghuni perumahan tinggal di perumahan karena alasan fisik lingkungan yang nyaman dan infrastruktur sesuai harapan saja tetapi tidak mengetahui dampak negatifnya terhadap lingkungan.
EVALUASI IMPLEMENTASI GREEN BUILDING TIGA GEDUNG BANGUNAN PENDIDIKAN PADA TAHAP KONSTRUKSI (STUDI KASUS : GEDUNG FPEB, GEDUNG FPSD, DAN GEDUNG PASCASARJANA UPI BANDUNG) Purwaamijaya, Iskandar Muda; Masri, Rina Marina; Hanandita, Tiara Reza; Hapsari, Alya Sekar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.82-90

Abstract

ABSTRAKKonsep bangunan hijau menekankan pada peningkatan efisiensi energi, penghematan udara, material ramah lingkungan, pengurangan limbah, kualitas udara dalam ruangan, dan desain bangunan yang efisien. CWP 02 UPI yang merupakan proyek pembangunan Gedung FPEB, Gedung FPSD dan Gedung PS berfokus pada pembangunan gedung pendidikan yang menerapkan konsep green building. Penelitian ini fokus menganalisis penerapan konsep green building dan mengetahui nilai penerapan green building dari masing-masing bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan menilai kriteria bangunan hijau berdasarkan Greenship Assessment Tool for New Buildings Versi 1.2. Berdasarkan hasil penelitian, Gedung FPEB memperoleh 70 poin, Gedung FPSD memperoleh 72 poin, dan Gedung Pascasarjana memperoleh 70 poin. Oleh karena itu, setiap bangunan mendapat peringkat emas. Gedung ketiga ini juga memenuhi 7 (tujuh) kriteria dalam syarat kelayakan bangunan. Diharapkan adanya evaluasi ulang terhadap kriteria yang tidak mendapatkan poin dengan menggunakan alat yang mumpuni dan hasil evaluasi yang tidak memenuhi syarat benchmark, dilakukan solusi perbaikan, dan hasil evaluasi yang memenuhi benchmark tetap dipertahankan dan terawat.Kata kunci: Evaluasi, Green Building, Greenship ABSTRACTThe green building concept emphasizes increasing energy efficiency, saving air, environmentally friendly materials, reducing waste, indoor air quality, and efficient building design. CWP 02 UPI, which is a project for the construction of the FPEB Building, FPSD Building and Postgraduate Building, focuses on the construction of educational buildings that apply the green building concept. This research focuses on analyzing the implementation of the green building concept and knowing the value of green building implementation from each building. This research was carried out by assessing green building criteria based on the Greenship Assessment Tool for New Buildings Version 1.2. Based on the research results, the FPEB Building received 70 points, the FPSD Building received 72 points, and the Postgraduate Building received 70 points. Therefore, each building received a gold rating. This third building also meets 7 (seven) criteria in building eligibility requirements. It is hoped that there will be a re-evaluation regarding criteria that do not get points using qualified tools and evaluation results that do not meet the benchmark requirements, corrective solutions will be carried out, and evaluation results that meet the benchmarks will be retained and maintained.Keywords: Evaluation, Green Building, Greenship
PENGEMBANGAN PESANTREN MANDIRI MELALUI PENDAMPINGAN UMKM BERKELANJUTAN BERBASIS DIGITAL DI PESANTREN ULUL ALBAB BOJONG KONENG Masri, Rina Marina; Muda Purwaamijaya, Iskandar; Mariska Purwaamijaya, Btari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.734-740

Abstract

Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai kesepakatan pembangunan global berisi seperangkat tujuan transformatif antara lain (1) Tidak ada kemiskinan dalam bentuk apapun di seluruh penjuru dunia, (2) Tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya pertanian yangberkelanjutan, (3) Kesehatan yang baik dan Kesejahteraan yang menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala umur. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penanganan kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan kesejahteraan hidup cenderung kurang efektif, terutama di masa pandemi Covid 19. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu dan pengetahuan, namun membekali para santri dengan keterampilan kerja dan keterampilan sosial kemasyarakatan melalui pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan pesantren perkotaan pada saat Pandemi Covid 19 semakin kompleks, sebagai lembaga produksi jika hanya mengandalkan pasar tradisional perkembangannya akan cenderung stagnan. Selain itu kurangnya stakeholder pesantren yang belum dilengkapi dengan keunggulan kompetitif terkini yang memahami, menguasai dan terampil dalam kompetensi sebagai lembaga produksi yang harus berinovasi agar dapat melanjutkan dalam dunia usaha terutama dimasa pandemi Covid 19. Hal ini memunculkan gagasan untuk melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pengembangan Pesantren Mandiri melalui Pendampingan UMKM Berkelanjutan berbasis Digital di Pesantren Ulul Abab Bojongkoneng. PkM Bidang Ilmu dilandasi oleh pengembangan keilmuaan yang dilakukan oleh para dosen UPI di fakultas, kampus daerah, atau program studi. Lingkup bidang ilmu yang dikembangkan meliputi disiplin ilmu pendidikan, pendidikan disiplin ilmu, dan disiplin ilmu lainnya.
Analisis Dampak Lingkungan untuk Pembangunan Perumahan di Kawasan Bandung Utara Berbasis Model Sistem Dinamis Masri, Rina Marina; Purwaamijaya, Iskandar Muda
Jurnal Permukiman Vol 6 No 3 (2011)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2011.6.147-153

Abstract

Penyimpangan pembangunan perumahan terhadap penataan ruang di kawasan Bandung Utara secara faktual didukung oleh data dan analisis keruangan. Tahapan-tahapan penelitian, yaitu : survei pendahuluan, pembuatan model konseptual dan instrumen, pengumpulan data dan validasi instrumen, pembuatan model fungsional, pemasukan data empirik dan simulasi, implementasi model awal, revisi model dan menguji validitas model, menguji sensitivitas model, penyusunan hasil dan merumuskan kebijakan. Tujuan penelitian yaitu : mengetahui faktor-faktor pemicu yang paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, menyusun prediksi prioritas dampak penting hipotetik pembangunan perumahan berdasarkan pelingkupan, mengetahui dampak lingkungan pembangunan perumahan dan menyusun kebija kan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan analitik eksplanatoris. Penelitian dilakukan dari Maret sampai dengan November 2010. Hasil meliputi faktor-faktor pemicu paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, prioritas dampak penting hipotetik hasil pelingkupan, analisis dampak pembangunan perumahan terhadap lingkungan dan kebijakan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Manfaat penelitian untuk meningkatkan kesadaran stakeholder berperanserta dalam pembangunan perumahan yang berwawasan lingkungan serta menjadi naskah akademik untuk merevisi serta menyempurnakan peraturan dan perundangan pembangunan perumahan di kawasan Bandung Utara.
Analisis Sosial-Ekonomi Penghuni Perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa, Triniti Purwaamijaya, Iskandar Muda
Jurnal Permukiman Vol 5 No 2 (2010)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2010.5.67-77

Abstract

Pembangunan perumahan di kawasan pinggiran metropolitan semakin meningkat. Hal ini terjadi karena kondisi alam yang masih bersih dan faktor ekologis yang nyaman. Kawasan yang seharusnya digunakan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), sekarang beralih fungsi menjadi perumahan. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya perkembangan sosial-ekonomi. Bukan hanya lahan hijau saja yang telah beralih fungsi, tetapi mobilitas penduduk di sekitar kawasan tersebut meningkat pula.  Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung yang akan berdampak pada penurunan kemampuan pemulihan pencemaran udara dan penurunan kualitas lingkungan Kota Bandung.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial-ekonomi penghuni perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa dan Triniti terkait dengan pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif klasifikasi, yaitu penelitian yang didasarkan atas data deskripsi suatu status, keadaan, sikap, hubungan atau suatu sistem pemikiran yang menjadi objek penelitian. Metode deskriptif penelitian adalah studi kasus, yaitu penelitian yang tidak ditandai oleh penelitian pada satu unit atau kasus saja tetapi lebih mendetail atau mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun lebih dari setengah penghuni perumahan berpendidikan dan berkecukupan secara finansial tetapi tidak memiliki wawasan cukup tentang pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Sebagian besar penghuni perumahan tinggal di perumahan karena alasan fisik lingkungan yang nyaman dan infrastruktur sesuai harapan saja tetapi tidak mengetahui dampak negatifnya terhadap lingkungan.
Penataan lahan dan bangunan perkotaan menggunakan teknologi sistem informasi geografis berbasis komputer untuk pembangunan berkelanjutan Iskandar Muda Purwaamijaya; Rina Marina Masri; Sumarto Sumarto
Jurnal Abmas Vol. 15 No. 1 (2015): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v15i1.38808

Abstract

Penataan lahan dan bangunan di perkotaan cenderung menyimpang dari norma kemampuan dan kesesuaian lahan serta rendah kualitas lingkungannya terhadap baku mutu. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan basis data lahan dan bangunan di wilayah perkotaan menggunakan teknologi sistem informasi geografis berbasis komputer sehingga terwujud suatu pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif dan korelatif irisan serta gabungan untuk analisis keruangan dan atribut terpadu. Hasil penelitian (1) model konseptual lahan dan bangunan harus dikembangkan dari peta dasar berskala 1 : 500 atau 1 : 1.000 dengan cakupan 1.000 x 500 m sehingga tema dapat tersaji dengan baik dan jelas, (2) model fungsional lahan dan bangunan harus melalui suatu proses normalisasi informasi agar data base berhasil guna, (3) implementasi data base lahan dan bangunan perkotaan harus diujicobakan kepada para pemangku kepentingan sehingga dapat diperoleh umpan balik untuk penyempurnaan serta dapat tepat memenuhi kebutuhan para pengguna akhir.
Development of Green Building Evaluation for Capacity Building of Civil Engineering Students to Realize Sustainable Development Masri, Rina Marina; Purwaamijaya, Iskandar Muda; Widianingsih, Irma; Purwaamijaya, Btari Mariska
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 16, No 1 (2023): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v16i1.67736

Abstract

The purpose of writing this article is to determine the level of Civil Engineering capacity in the development of green buildings to realize sustainable development. Civil engineering really considers advances in transportation technology, environmental changes such as climate, soil structure and natural disasters as well as the development of green buildings to realize sustainable development. Civil engineering is used to design and oversee the construction of infrastructure. However, the facts on the ground show that there are still many who think that the construction of green buildings is not the responsibility of civil engineering personnel but the responsibility of spatial planning personnel. Constraints from the unaccommodated green building by civil engineering personnel of UPI Bandung gave rise to the author's idea to conduct an evaluation of green building development to increase the capacity of Civil Engineering in realizing sustainable development. The activity method is descriptive activity through online and offline face-to-face activities, discussions, practicum, pre-test and post-test. The population is civil engineering students of FPTK UPI Bandung who are still active as students. The sampling technique was done randomly. The tools used are computer hardware and software, tests, questionnaires and observation sheets. Data The primary data taken is data from activity participants and secondary data in the form of satellite images of housing locations. The data analysis technique used is understanding analysis, participants' attitudes and skills as well as spatial analysis. Based on the results and discussion of the research, some research findings that can be concluded regarding the level of understanding of respondents in analyzing green building development to realize sustainable development are that the implementation of appropriate standard operating procedures to explain the analysis of green building evaluation development to realize sustainable development can increase the capacity of Civil Engineering.
Evaluation of Learning in Civil Engineering Study Program Groups in the Field of Science and Environment in the 21st Century Learning System Purwaamijaya, Iskandar Muda; Masri, Rina Marina
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 16, No 1 (2023): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v16i1.67735

Abstract

This article aims to evaluate group learning in the field of Civil Engineering and environmental science in the 21st-century learning system. The 21st-century learning system is designed for the 21st-century generation to keep up with the latest technological developments. Survey and mapping learning systems in pandemic conditions have adopted and implemented 21st-century learning systems, but detailed and precise information has not been studied. The research method used is the descriptive quantitative method. The participants of this study are Civil Engineering students. The pretest and posttest questions were used to collect data related to the comprehension test by giving a test via the google form link. The results showed an increase in understanding of the 21st-century learning system. The value of Civil Engineering students' knowledge about the 21st-century learning system increased. This illustrates that delivering material about the 21st-century learning system is quite successful. Thus, there is a need for advanced research on 21st-century learning related to personnel, equipment, and funding.