Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI KELAYAKAN TEKNIS, SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT) DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN SUBANG Wulan Rachmawati; Rina Marina; Iskandar Muda Purwaamijaya
Kokoh Vol 21, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitation is a deliberate behavior in a clean living culture with the aim of preventing humans from coming into direct contact with dirt and hazardous waste materials and it is hoped that this effort will maintain and improve human health. There are many efforts that can be taken in the environmental sanitation business, especially the handling of domestic liquid waste, the Sludge Treatment Plant (IPLT) system can be applied. This study aims to evaluate the technical, socio-economic and environmental feasibility of the IPLT which is planned to be built in Jalupang Village, Kec. Kalijati, Kab. Subang. The purpose of this study is to determine whether the location of the plan is feasible to build IPLT, planning for IPLT processing units and RAB IPLT. The results of the analysis show that the location of the IPLT development plan is acceptable, the treatment unit can treat waste that is safe for disposal to the environment and requires a fee of RP. 7,923,104,000.Keywords: Feces, Infrastructure, Liquid Waste, Planning, Sanitation 
Analisis Dampak Lingkungan untuk Pembangunan Perumahan di Kawasan Bandung Utara Berbasis Model Sistem Dinamis Rina Marina Masri; Iskandar Muda Purwaamijaya
Jurnal Permukiman Vol 6 No 3 (2011)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2011.6.147-153

Abstract

Penyimpangan pembangunan perumahan terhadap penataan ruang di kawasan Bandung Utara secara faktual didukung oleh data dan analisis keruangan. Tahapan-tahapan penelitian, yaitu : survei pendahuluan, pembuatan model konseptual dan instrumen, pengumpulan data dan validasi instrumen, pembuatan model fungsional, pemasukan data empirik dan simulasi, implementasi model awal, revisi model dan menguji validitas model, menguji sensitivitas model, penyusunan hasil dan merumuskan kebijakan. Tujuan penelitian yaitu : mengetahui faktor-faktor pemicu yang paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, menyusun prediksi prioritas dampak penting hipotetik pembangunan perumahan berdasarkan pelingkupan, mengetahui dampak lingkungan pembangunan perumahan dan menyusun kebija kan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan analitik eksplanatoris. Penelitian dilakukan dari Maret sampai dengan November 2010. Hasil meliputi faktor-faktor pemicu paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, prioritas dampak penting hipotetik hasil pelingkupan, analisis dampak pembangunan perumahan terhadap lingkungan dan kebijakan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis. Manfaat penelitian untuk meningkatkan kesadaran stakeholder berperanserta dalam pembangunan perumahan yang berwawasan lingkungan serta menjadi naskah akademik untuk merevisi serta menyempurnakan peraturan dan perundangan pembangunan perumahan di kawasan Bandung Utara.
Analisis Sosial-Ekonomi Penghuni Perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa, Triniti Iskandar Muda Purwaamijaya
Jurnal Permukiman Vol 5 No 2 (2010)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2010.5.67-77

Abstract

Pembangunan perumahan di kawasan pinggiran metropolitan semakin meningkat. Hal ini terjadi karena kondisi alam yang masih bersih dan faktor ekologis yang nyaman. Kawasan yang seharusnya digunakan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), sekarang beralih fungsi menjadi perumahan. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya perkembangan sosial-ekonomi. Bukan hanya lahan hijau saja yang telah beralih fungsi, tetapi mobilitas penduduk di sekitar kawasan tersebut meningkat pula.  Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung yang akan berdampak pada penurunan kemampuan pemulihan pencemaran udara dan penurunan kualitas lingkungan Kota Bandung.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial-ekonomi penghuni perumahan Setiabudhi Regency, Graha Puspa dan Triniti terkait dengan pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif klasifikasi, yaitu penelitian yang didasarkan atas data deskripsi suatu status, keadaan, sikap, hubungan atau suatu sistem pemikiran yang menjadi objek penelitian. Metode deskriptif penelitian adalah studi kasus, yaitu penelitian yang tidak ditandai oleh penelitian pada satu unit atau kasus saja tetapi lebih mendetail atau mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun lebih dari setengah penghuni perumahan berpendidikan dan berkecukupan secara finansial tetapi tidak memiliki wawasan cukup tentang pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. Sebagian besar penghuni perumahan tinggal di perumahan karena alasan fisik lingkungan yang nyaman dan infrastruktur sesuai harapan saja tetapi tidak mengetahui dampak negatifnya terhadap lingkungan.
EVALUASI IMPLEMENTASI GREEN BUILDING TIGA GEDUNG BANGUNAN PENDIDIKAN PADA TAHAP KONSTRUKSI (STUDI KASUS : GEDUNG FPEB, GEDUNG FPSD, DAN GEDUNG PASCASARJANA UPI BANDUNG) Purwaamijaya, Iskandar Muda; Masri, Rina Marina; Hanandita, Tiara Reza; Hapsari, Alya Sekar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.82-90

Abstract

ABSTRAKKonsep bangunan hijau menekankan pada peningkatan efisiensi energi, penghematan udara, material ramah lingkungan, pengurangan limbah, kualitas udara dalam ruangan, dan desain bangunan yang efisien. CWP 02 UPI yang merupakan proyek pembangunan Gedung FPEB, Gedung FPSD dan Gedung PS berfokus pada pembangunan gedung pendidikan yang menerapkan konsep green building. Penelitian ini fokus menganalisis penerapan konsep green building dan mengetahui nilai penerapan green building dari masing-masing bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan menilai kriteria bangunan hijau berdasarkan Greenship Assessment Tool for New Buildings Versi 1.2. Berdasarkan hasil penelitian, Gedung FPEB memperoleh 70 poin, Gedung FPSD memperoleh 72 poin, dan Gedung Pascasarjana memperoleh 70 poin. Oleh karena itu, setiap bangunan mendapat peringkat emas. Gedung ketiga ini juga memenuhi 7 (tujuh) kriteria dalam syarat kelayakan bangunan. Diharapkan adanya evaluasi ulang terhadap kriteria yang tidak mendapatkan poin dengan menggunakan alat yang mumpuni dan hasil evaluasi yang tidak memenuhi syarat benchmark, dilakukan solusi perbaikan, dan hasil evaluasi yang memenuhi benchmark tetap dipertahankan dan terawat.Kata kunci: Evaluasi, Green Building, Greenship ABSTRACTThe green building concept emphasizes increasing energy efficiency, saving air, environmentally friendly materials, reducing waste, indoor air quality, and efficient building design. CWP 02 UPI, which is a project for the construction of the FPEB Building, FPSD Building and Postgraduate Building, focuses on the construction of educational buildings that apply the green building concept. This research focuses on analyzing the implementation of the green building concept and knowing the value of green building implementation from each building. This research was carried out by assessing green building criteria based on the Greenship Assessment Tool for New Buildings Version 1.2. Based on the research results, the FPEB Building received 70 points, the FPSD Building received 72 points, and the Postgraduate Building received 70 points. Therefore, each building received a gold rating. This third building also meets 7 (seven) criteria in building eligibility requirements. It is hoped that there will be a re-evaluation regarding criteria that do not get points using qualified tools and evaluation results that do not meet the benchmark requirements, corrective solutions will be carried out, and evaluation results that meet the benchmarks will be retained and maintained.Keywords: Evaluation, Green Building, Greenship
PENGEMBANGAN PESANTREN MANDIRI MELALUI PENDAMPINGAN UMKM BERKELANJUTAN BERBASIS DIGITAL DI PESANTREN ULUL ALBAB BOJONG KONENG Masri, Rina Marina; Muda Purwaamijaya, Iskandar; Mariska Purwaamijaya, Btari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.734-740

Abstract

Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai kesepakatan pembangunan global berisi seperangkat tujuan transformatif antara lain (1) Tidak ada kemiskinan dalam bentuk apapun di seluruh penjuru dunia, (2) Tidak ada lagi kelaparan, mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, serta mendorong budidaya pertanian yangberkelanjutan, (3) Kesehatan yang baik dan Kesejahteraan yang menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan hidup untuk seluruh masyarakat di segala umur. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penanganan kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan kesejahteraan hidup cenderung kurang efektif, terutama di masa pandemi Covid 19. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu dan pengetahuan, namun membekali para santri dengan keterampilan kerja dan keterampilan sosial kemasyarakatan melalui pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan pesantren perkotaan pada saat Pandemi Covid 19 semakin kompleks, sebagai lembaga produksi jika hanya mengandalkan pasar tradisional perkembangannya akan cenderung stagnan. Selain itu kurangnya stakeholder pesantren yang belum dilengkapi dengan keunggulan kompetitif terkini yang memahami, menguasai dan terampil dalam kompetensi sebagai lembaga produksi yang harus berinovasi agar dapat melanjutkan dalam dunia usaha terutama dimasa pandemi Covid 19. Hal ini memunculkan gagasan untuk melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pengembangan Pesantren Mandiri melalui Pendampingan UMKM Berkelanjutan berbasis Digital di Pesantren Ulul Abab Bojongkoneng. PkM Bidang Ilmu dilandasi oleh pengembangan keilmuaan yang dilakukan oleh para dosen UPI di fakultas, kampus daerah, atau program studi. Lingkup bidang ilmu yang dikembangkan meliputi disiplin ilmu pendidikan, pendidikan disiplin ilmu, dan disiplin ilmu lainnya.