Tatang Shabur Juliantoa
Department Of Chemistry, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences , Islamic University Of Indonesia, Jl. Kaliurang Km 14.5, Yogyakarta 55584

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Formulasi Sabun Cair Berbahan Aktif Minyak Kemangi Sebagai Antibakteri Dan Pengujian Terhadap Staphylococcus Aureus Rahmi Muthmainnah; Dwiarso Rubiyanto; Tatang Shabur Julianto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 2, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.236 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss2.art6

Abstract

Penyakit kulit saat ini masih menjadi salah satu masalah bagi masyarakat Indonesia. Salah satu penyakit kulit yang meresahkan yaitu penyakit bisul. Penyakit ini disebabkan karena infeksi dari bakteri gram positif Staphylococcus Aureus. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang paling banyak menyerang manusia yang hidup sebagai saprofit dalam membran pencernaan dan kulit manusia. Salah satu antibakteri yang saat ini telah banyak diteliti yaitu sifat antibakteri dari minyak atsiri daun kemangi. Minyak atsiri daun kemangi memiliki daya aktivitas antibakteri yang cukup tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan minyak kemangi dalam sabun mandi cair dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus Aureus. Penambahan minyak kemangi sebesar 0,25 mL kedalam sabun mandi cair 10 mL menunjukkan aktivitas yang baik yaitu dengan rata-rata diameter hambat 7,8 mm. Aktivitas tertinggi ditunjukkan oleh minyak kemangi 0,75 mL dalam sabun mandi cair 10 mL, yaitu dengan rata-rata diameter hambat 9,8 mm. Namun, formulasi sabun cair yang paling diminati oleh responden adalah sabun minyak kemangi 5%, yaitu 0,5 mL minyak kemangi ditambahkan kedalam 10 mL sabun cair dengan diameter hambat 8,3 mm.
Isomerisasi Senyawa 3-Carene Menjadi 4- Carenemenggunakan Katalis Naohklorotoluena Sita Dwi Fatmawati; Tatang Shabur Julianto; Dwiarso Rubiyanto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 2, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.524 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss2.art7

Abstract

Telah dilakukan isomerisasi 3-carene menjadi 4-carene dengan katalis NaOHklorotoluena. Katalis NaOH-klorotoluena dibuat dengan cara mereaksikan NaOH dan oklorotoluena. Hasil isomerisasi menunjukkan bahwa NaOH-klorotoluena tidak dapat menjadi katalis pada isomerisasi 3-carene menjadi 4-carene. Namun, hasil reaksi dari NaOH dan o-klorotoluena diasumsikan membentuk senyawa fenol yang dapat mengkonversi 3-carene menjadi β-pinene. Persentase senyawa β-pinene yang dihasilkan sebesar 0,72%.
Degradationof Laundrywastewater By Electrolysis Method Using Carbon Electrode Teguh Imam Handoko; Riyanto Riyanto; Tatang Shabur Julianto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 2, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.743 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss2.art8

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang degradasi limbah laundri dengan metode elektrolisis menggunakan elektroda karbon. Limbah laundri sangat berbahaya bagi lingkunan. Limbah laundri yang sebelumnya sering dibuang ke badan air dan mencemari lingkungan dimasukkan ke dalam gelas beker yang sudah diberikan pengaduk magnetik. Elektroda karbon kemudian dipasang sedemikian rupa sehingga kedua elektroda saling berdekatan. Kemudian elektroda dihubungkan dengan sumber arus dirrect current. Dalam penelitian ini dilakukan variasi tegangan dan waktu yaitu pada tegangan5-20 volt dan 1-5 jam. Katoda dihubungkan dengan kutub positif, sedangkan anoda dihubungkan dengan kutub negatif. Pada katoda dan anoda luas yang tercelup ke dalam larutan sedalam 4 cm dengan luas permukaan 9,4 cm2 Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus dan waktu sangat berpengaruh terhadap presentase degradasi limbah laundri. Presentase degradasi limbah laundri yang didapatkan dengan hasil baik yaitu sebesar 50,98 % pada saat elektrolisis dengan potensi 20 volt dengan waktu elektrolisis 5 jam.
Penggunaan Ekstrak Pigmen Kulit Buah Manggis (Garnicia Mangostana) Sebagai Zat Peka Cahaya TiO2-Montmorillonit Dalam Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Basitoh Djaelani; ls Fatimah; Tatang Shabur Julianto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 1, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.702 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss1.art1

Abstract

Pembuatan panel surya jenis Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) telah dilakukan menggunakan bahan berbasis komposit TiO2/montmorillonit dan TiO2 dengan zat pemeka cahaya ekstrak Pigmen Kulit Buah Manggis (PKBM). Sel surya dibentuk dengan struktur sandwich, dimana sebagai elektroda adalah gelas Indium Tin Oxide (ITO), TiO2 yang terdispersi pada montmorillonit sebagai semikonduktor dan elektrolit iodine (I-) dan triiodide (I3-) sebagai pasangan redoks dalam pelarut. Elektroda kerja berupa lapisan TiO2/montmorillonit dan TiO2 pada subkat kaca ITO serta elektroda lawan berupa lapisan platina. Hasil XRD rnenunjukan fase kristal anatase pada komposit TiO2/montmorillonit. Hasil analisis BET diperoleh luas permukaan spesifik TiOz dan komposit TiO2/montmorillonit yaitu 45,11 m2/g dan 174,79 m2/g, serta volume total pori TiO2 6,24x10-3 cc/g sedangkan TiO2/montmorillonit 3,24x10-1cc/g. Hasil karakterisasi komposit TiO2-Montmorillonit pada temperatur 30°C dan l00°C dengan DRUV-Vis menunjukanabsorbansi pada daerah panjang gelombang 200-400 nm. Sementara pengujian efisiensi menggunakan Keithley system source 26A2 A dihasilkan efisensi sel surya berbasis komposit TiO2/montmorillonit yaitu 0,040%  lebih tinggi dibandingkan efisiensi menggunakan TiO2 yaitu sebesar 0,032%.
Pengaruh Waktu Reaksi Pada Konversi ɑ-Pinen Menjadi Terpineol Menggunakan Katalis Asam Sulfat Dwi Muharani; Tatang Shabur Julianto; Dwiarso Rubiyanto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 1, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1952.946 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss1.art2

Abstract

Penelitian terhadap variasi waktu dalam konversi ɑ-pinene menjadi terpeniol menggunakan katalis asam sulfat telah dilakukan. Konverci ɑ-pinene dilakukan menggunakan metode hidrasi dengan variasi waktu; 1 jam, 4 jam,5 jam, 6 jam dan 7 jam. Larutan yang terdiri dari ɑ-pinene, H2SO4 dan aquades dengan perbandingan l:l:5 direfluks dalam medium aseton pada temperatur 80-85°C. Hasil refluks dianalisis menggunakan GC-MS dan GC. Hasil analisis menunjukkan waktu optimum untuk reaksi konversi ɑ-pinene menjadi terpeniol yaitu 6 jam dengan jumlah 82,2 % dan selektifitas terpeniol 60,21 %.
Studi Pengaruh Adisi H2O Terhadap Konversi Alfa-Pinen Menjadi Terpineol Menggunakan Katalis H2SO4 Mila Nurmila; Tatang Shabur Julianto; Dwiarso Rubiyanto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 1, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1670.218 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss1.art5

Abstract

The study of addition H2O to the alpha-pinene conversion into terpineol using H2SO4 catalyst has been carried out. The conversion process carried out using a hydration reaction for 4 hours with the variation of the number of water. The mole ratio of alpha-pinene to water l:5, 1:10,1:15, 1:20,1:25. While the H2SO4 as catalyst concentration has equated to the concentration of alpha-pinene for all conditions. The mixture which are alpha-pinene, with varying amounts of water, sulfuric acid catalyst and a fixed cancentration equivalent to the concentration of alpha-pinene and acetone as media refluxed at a temperature of 80-85°C during 4 hours. Hydration products were analyzed using GC-MS ond GC instrument.The results showed that the ratio of alpha-pinene reaction conditions: water l:10, alpha pinene converting as much as 30,29% with selectivity terpineol products as much as 30,395%. 
Sintesis Dan Karakterisasi N-Metil Kitosan Serta N-Isopropil Kitosan Sebagai Katalis Basa Heterogen Pada Proses Restu Ayu Mumpuni; Tatang Shabur Julianto
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) VOLUME 1, ISSUE 1, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2179.96 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss1.art7

Abstract

Preparasi pembuatan katalis kitosan dan turunannya yaitu n-metil kitosan dan isopropil kitosan telah dilakukan untuk pembuatan katalis heterogen dalam reaksi transesterifikasi minyak jelantah. Preparasi katalis n-metil kitoian dibuat dengan mereaksikan formaldehid dan kitosan disertai reaksi reduksi menggunakan NaBH4. Preparasi katalis n-isopropil kitosan dilakukan dengan mereaksikan aseton dan kitosan disertai reaksi reduksi menggunakan NaBH4. Minyak jelantah disaring dengan beberapa adsorben yaitu karbon teraktivasi, serbuk karbon, bentonit dan kaolin. Adsorben paling optimal adalah karbon teraktivasi. Perbandingan mol antara rnethanol dengan minyak jelantah dalam reaksi transesterifikasi adalah 1:12 karena asumsinya kandungan minyak jelantah didominasi oleh POO. Campuran direfluks pada temperature 60°C dan distirer selama 2 jam. Hasil menunjukkan metil ester yang diperoleh dari penggunaan kitosan sebagai katalis adalah 2%, n-metil kitosan sebanyak 3,1% dan n-isopropil kitosan sebanyak 8,6%.
Hydrocracking of Crude Palm Oil over Bimetallic Oxide NiO-CdO/biochar Catalyst Allwar Allwar; Rina Maulina; Tatang Shabur Julianto; Annisa Ayu Widyaningtyas
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2022: BCREC Volume 17 Issue 2 Year 2022 (June 2022)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.17.2.14074.476-485

Abstract

The bimetallic oxide NiO-CdO/biochar catalyst was prepared by coprecipitation and calcination methods. Characterizations of catalyst were carried out using Fourier Transform Infra Red (FTIR), Surface Area Analyzer (SAA), X-ray Diffraction (XRD), and Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) mapping methods. The catalyst showed a good average crystalized size of 12.30 nm related to the nanoparticles and high dispersion of Ni and Cd metals  on the biochar surface. Analysis of liquid fuel products was observed using Gas Chromatography - Mass Spectrometry (GC-MS) which was separated to the main product of gasoline fraction (C6–C10), and the second product of kerosene fraction (C11–C16), and diesel fraction (C17–C23). The presence of the catalyst in the hydrocracking resulted in more liquid product of 56.55 wt% than the thermal cracking with a liquid product of 20.55 wt%. The best performance activity of catalyst was found at a temperature of 150 °C with high selectivity to hydrocarbon fuel with 12 types of gasoline fractions (39.24 wt%) compared to gasoline fractions obtained at higher hydrocracking temperatures of 250 °C and 350 °C. The results of this study showed that the bimetallic oxide catalyst supported with biochar from palm kernel shell plays an important role in the hydrocracking process to increase the selectivity of the gasoline fraction. Copyright © 2022 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0). 
Molecular Interaction Analysis of COX-2 Against Aryl Amino Alcohol Derivatives from Isoeugenol as Anti Breast Cancer using Molecular Docking Zulfa Zuhrufa; Tatang Shabur Julianto
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2021: BCREC Volume 16 Issue 3 Year 2021 (September 2021)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.16.3.10324.581-587

Abstract

Breast cancer occurs due to uncontrolled cells proliferation. The Proliferation causes severe inflammatory which can be the initial stages of cancer symptoms. Aryl amino alcohol compounds from isoeugenol derivatives are proposed for the potential drugs of breast cancer. This study was conducted on iso-eugenol derivatives by adding carbonyl groups, hydroxyl groups, halide compounds and amines to determine the effect on anticancer activity through molecular docking studies. The molecular docking approach is carried out to see the interaction of ligands with protein compounds by using the minimized ligand energy bind with protein active site using protein data bank ID 5GMN. The docking result show that IE-Benzanilide-Cl (11) and IE-Benzanilide-OH (10) have the lowest binding energy (−8.3 kcal/mol and −8.6 kcal/mol) compare to another compounds. AdmetSAR computer simulations show that all compounds have very few toxic effects. The use of aryl amino alcohol derivatives (10 and 11) may be suggested as anti-breast cancer drugs. Copyright © 2021 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).