Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Triton

KERAGAMAN ANTHROPODA PADA SENTRA PRODUKSI TANAMAN PADI DI WILAYAH BOGOR Rudi Hartono
JURNAL TRITON Vol 8 No 2 (2017): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di sentra produksi, tanaman padi biasanya selalu ditanam terus menerus tanpa diselingi dengan komoditas lain sehingga diduga berpengaruh terhadap keanekaragaman anthropoda. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman anthropoda pada pertanaman padi di sentra produksi padi di wilayah Bogor. Penggunaan jaring ayun pada pagi hari dan perangkap kertas berwarna kuning, biru dan hijau pada malam hari digunakan untuk mengoleksi antrhopoda pada umur 30-50 hst, 60-85 hst, dan ≥ 90 hst. Hasil penelitian diperoleh jumlah spesies antrhopoda di wilayah sentra produksi padi sawah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor masing-masing 16 spesies dan 26 spesies. Terdiri dari 9 spesies OPT dan 7 spesies musuh alami dan 15 spesies OPT serta 11 spesies musuh alami. Jumlah populasi antrhopoda yang dikoleksi di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor masing-masing 22,48% dan 57,09% merupakan OPT dan 3,05% dan 17,35% merupakan musuh alami. Indeks Keragaman (Shanon dan Wiener) anthropoda di wilayah Kota Bogor 1,912 dan di wilayah Kabupaten Bogor 2.170.
IMVENTARISASI TEKNOLOGI PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) DAN IMPLEMENTASI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (HPT) PADA TANAMAN PADI DI BOGOR JAWA BARAT Rudi Hartono
JURNAL TRITON Vol 8 No 1 (2017): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui teknologi yang digunakan petani dalam melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman dan mempelajari tingkat penerapan pengendalian hama terpadu oleh petani pada tanaman padi sawah. Penelitian di laksanakan di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat pada Mei sampai dengan September 2016. Penelitian dilaksanakan melalui survey, wawancara, dan penyebaran kuisioner terhadap petani penerima program peningkatan produksi padi tahun 2015. Kuisioner yang digunakan telah valid dan reliabel. Populasi penelitian adalah anggota kelompok tani kota bogor. Sampel penelitian adalah angota kelompok tani sebanyak 247 orang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil penelitian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menemukan petani di wilayah Kota Bogor sudah melakukan teknis pengendalian organisme pengganggu tanaman secara kultur teknis, fisik/mekanis dan kimia, tetapi belum melaksanakan pengendalian secara biologi. Tingkat penerapan teknologi pengendalian hama terpadu pada tanaman bervariasi antar lokasi pertanaman. Petani di Rancamaya menunjukkan penerapan teknologi pengendalian hama terpadu yang terbaik.