Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Probiotik Rabal Plus terhadap Peningkatan Produksi dan Kualitas Telur Itik di Desa Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon Slamet Riyadi; Dyah Gandasari; Kenedy Putra
JURNAL TRITON Vol 12 No 2 (2021): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v12i2.207

Abstract

Desa Panggangsari khususnya Kelompok Ternak Rambon Sari dan Branjangan memiliki populasi itik mencapai 13.650 ekor. Jumlah tersebut menunjukkan usaha ternak itik di Kecamatan Losari sangat potensial untuk dikembangkan. Sampel yang digunakan dalam kaji terap adalah 120 ekor itik dengan umur 9 bulan sampai 10 bulan. Tujuan studi ini adalah kaji terap terhadap pengaruh pemberian probiotik Rabal Plus terhadap peningkatan produksi dan kualitas telur. Kaji terap dilakukan dengan 4 perlakuan, 3 ulangan, setiap perlakuan menggunakan 30 ekor itik dan masing-masing ulangan terdiri 10 ekor itik dengan waktu pelaksanaan selama 40 hari. P0: pakan dan air minum (perlakuan kebiasaan peternak), P1: pakan + probiotik Rabal Plus 15 ml/kg pakan dan air minum (tanpa pemberian probiotik Rabal Plus), P2: pakan + probiotik Rabal Plus 15 ml/kg pakan dan air minum + probiotik Rabal Plus 25 ml/liter air minum dan P3: air minum + probiotik Rabal Plus 25 ml/liter air dan pakan (tanpa pemberian probiotik Rabal Plus). Parameter yang diamati, yaitu konsumsi ransum dan produksi telur serta kualitas telur. Analisis data pada produksi telur menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan kualitas telur menggunakan perhitungan manual. Analisis data dalam kegiatan kaji terap dengan mengolah data jumlah produksi telur menggunakan metode Uji Anova. Hasil produksi telur (Uji F) dengan taraf signifikan 0,05% dan analisis sidik ragam dengan nilai F tabel < F hitung (5,07 < 47,921) maka ada pengaruh yang nyata terhadap peningkatan produksi dan hasil kualitas telur itik terjadi perbedaan kualitas setiap perlakuan (P0, P1, P2 dan P3) antara telur segar dan telur 8 hari.
Performa Produksi dan Analisis Kelayakan Usaha Penggemukan Domba yang Disuplementasi Probiotik Bioplus di Desa Kaso Kecamatan Tambaksari Lilis Riyanti; Mutia Sari; Kenedy Putra
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v5i2.2781

Abstract

Supplementation of Bioplus probiotic is the feeding strategy that can be applied to optimize sheep production in Kaso Village, Tambaksari District, Ciamis. Bioplus contains rumen microorganism that play a role in rumen digestion process. The aim of the study were to analyze the supplementation of Bioplus probiotic on production performance of sheep and to analyze the feasibility of feedlot sheep in Kaso village. The treatment consist of two treatment P0 = control and P1 = control + rice brand + Bioplus probiotic 1 doze (150 g). The variable measured such us average daily gain, dry matter (DM) intake, ration efficiency, income over feed cost (IOFC). The Feasibility variable measured such us R/C ratio, B/C ratio, BEP price and BEP production. The Data were analyzed using independence t-test and descriptive analysis for feasibility variables. The results of the study showed that there was an effect on average daily gain, ration efficiency and IOFC (P<0,05) but did not effect on DM intake (P>0.05). The results of the feasibility analysis show that there is an increase in income, the B/C ratio increases with the addition of probiotics and the R/C ratio P1 is higher and most feasible. Price BEP and production BEP P1 are better than P0. Thus, the supplementation of Bioplus probiotic was able to increase the production performance and income of sheep farmers in Kaso Village.
Penyuluhan Pemberian Probiotik Bioplus Terhadap Performa Domba di Kelompok Wanita Tani Sauyunan Mutia Sari; Kenedy Putra; Lilis Riyanti
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jpp.v16i2.510

Abstract

The population of sheep in Kaso Village, Tambaksari District is still very low compared to the average number of needs each year. One of the feed manipulation techniques that can be done is by giving Bioplus probiotics. This study aims to analyze the increase in knowledge and skills of farmers on the provision of Bioplus probiotics. This study aims to analyze the improvement of farmers' knowledge and skills on the provision of Bioplus probiotics The extension technique used uses a combination of media and extension methods such as lectures, discussions, demonstrations of methods, and applied studies and is combined with powerpoint media and posters. The instrument used is a questionnaire that has been tested for validity and reliability using SPSS version 21. The counseling respondents consisted of 30 members of KWT Sauyunan. The evaluation of the extension was analyzed using the Padmowiharjo formula (1999). The results of the extension evaluation show the criteria of Success for the knowledge aspect and Fairly Successful in the skill aspect. Thus the extension of the provision of Bioplus probiotics to sheep is able to increase the knowledge and skills of members of the women's farmer group.
Pemanfaatan Kulit Nanas sebagai Media Pertumbuhan Maggot Black Soldier Fly Hermansyah Hermansyah; Kenedy Putra; Lilis Riyanti
JURNAL TRITON Vol 14 No 1 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i1.365

Abstract

Pakan alternatif dapat menekan biaya pakan sehingga dapat memberikan keuntungan ganda bagi peternak. Salah satu pakan alternatif untuk pakan ayam yaitu maggot lalat Black Soldier Fly (BSF) karena kandungan protein tinggi terkandung di dalamnya. Maggot BSF dapat mengurai limbah organik seperti kulit nanas yang masih belum termanfaatkan di Desa Sanca Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh media limbah kulit nanas terhadap pertumbuhan maggot BSF dan menganalisis keuntungan pembesaran maggot BSF menggunakan media kulit nanas. Penelitian ini menggunakan metode 2 kelompok percobaan dengan 5 ulangan terdiri atas P0=50% kulit nanas+50% dedak padi+0,25% molases. P1=75% kulit nanas+25% dedak padi+0,25% molases. Peubah yang diukur diantaranya suhu (oC) media penetasan setelah difermentasi, lama penetasan, panjang maggot (mm), dan berat panen (g). Peubah kelayakan usaha yang diamati yaitu R/C ratio, B/C ratio, break even point (BEP) harga dan BEP produksi. Data dianalsisis menggunakan uji-t tidak berpasangan dan dianalisis deskriptif untuk peubah kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukan perbedaan komposisi kulit nanas dalam media penetasan dan media pembesaran maggot tidak berpengaruh nyata terhadah suhu, lama penetasan, dan berat panen, tetapi memberikan pengaruh nyata pada panjang maggot umur 16 hari. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukan hanya perlakuan P1 yang layak untuk dijalankan karena memiliki nilai R/C ratio>1, sedangkan P0 tidak layak karena nilai R/C ratio<1. Kulit nanas dapat digunakan sebagai media penetasan dan pembesaran maggot BSF. Penggunaan kulit nanas sampai 75% mampu meningkatkan hasil panen maggot BSF.
Analisis Usaha Penggemukan Ternak Kambing dengan Pemberian Indigofera sp. dalam Ransum di Kabupaten Tasikmalaya : Feasibility Study of Goat Fattening with Indigofera sp. as a Diet in Tasiskmalaya De Isal Sandiana; Kenedy Putra; Dyah Gandasari
Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis
Publisher : Politeknik Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jaa.v7i1.588

Abstract

Banjarwaringin Village in Salopa District, Tasikmalaya Regency has potential for goat farming as community farming. The study aims to examine the effect off Indigofera as a diet of sheep on body weight gain in Salopa District, Tasikmalaya. The method used was a completely randomized design method with 6 male goats as samples which were divided into 3 treatment groups and 2 replications. The design of the applied study that will be carried out is P0 with control, P1 with 1% Indigofera and P2 with 2% Indigofera. Business analysis using business analysis B/C ratio, R/C ratio, production BEP and price BEP. Sampling of body weight and the same age. The variables observed included PBHH of goats. F test with the SPSS version 15 analysis tool. The results showed that there was a significant difference in ADG P0 61.00 ± 2.828 (a), P1 101.00 ± 1.414 (c), P2 76.00 ± 5.567 (b). The results of the business analysis showed an increase in farmer's income of IDR 258,359 in the treatment with Indigofera, and the value of the R/C ratio was 1.09.