Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Tutor Sebaya: Alternatif Peningkatan Kinerja Guru dalam Merancang dan Menggunakan Media Pembelajaran Ahmad Muhyi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, January 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.189 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v4i1.186

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SDN 010/V Senyerang. Penelitian dilakukan berdasarkan permasalahan rendahnya penggunaan media pembelajaran oleh guru-guru ketika mengajar. Intervensi dilakukan dengan menerapkan metode tutorial sebaya. Penelitian dilakukan kepada 13 guru, yakni 5 guru laki-laki dan 8 guru perempuan. Pengambilan data dilakukan melalui observasi. Selain itu, dilakukan wawancara kepada 21 siswa terkait pandangan mereka terhadap penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran menunjukkan peningkatan. Hal tersebut diindikasi dari peningkatan rata-rata skor yang diperoleh yakni 68,03 pada siklus II menjadi 81,25 pada siklus II. Dari perspektif siswa, 100% siswa menyukai penggunaan media pembelajaran karena lebih menyenangkan dan lebih membantu siswa memahami materi.
PENGARUH KONSENTRASI KATALIS DAN SILICON RUBBER TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN DENSITAS PADA PEMBUATAN ALAT PERAGA JAHIT LUKA (SUTURE PAD) UNTUK MAHASISWA KEDOKTERAN Muhammad Abdul Wahid; Ahmad Muhyi; Gilar Pandu Annanto; Baitul Aji Rizky; Penggalih Mahardika Herlambang
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i1.12552

Abstract

Suture pad merupakan alat peraga medis yang krusial dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa kedokteran. Alat ini dirancang untuk membantu mahasiswa mempraktikkan teknik menjahit luka dalam kondisi yang menyerupai jaringan tubuh manusia tanpa menimbulkan risiko bagi pasien. Suture pad biasanya dibuat dari silicon rubber dengan penambahan katalis. komposisi katalis bisa saja merubah sifat mekanik seperti kekerasan dan densitas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase katalis pada campuran silicon rubber terhadap nilai kekerasan dan densitas yang digunakan dalam pembuatan suture pad. Material yang digunakan berupa silicon rubber jenis RTV-48, yang dicampur dengan katalis pada konsentrasi 2% hingga 20%. Setelah proses pencampuran dan pemadatan selama 24 jam, spesimen diuji menggunakan durometer shore-A untuk mengukur kekerasan danmetode perhitungan massa per volume untuk mengukur densitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase katalis meningkatkan kekerasan material secara signifikan dari 23 HA (katalis 2%) hingga 31,1 HA (katalis 20%). Namun, pada konsentrasi katalis di atas 16%, peningkatan kekerasan cenderung melambat dan mendekati nilai saturasi. Sebaliknya, nilai densitas tetap konstan pada 1,15 gr/ml, hal ini menunjukkan komposisi persentase katalis tidak memengaruhi densitas secara signifikan.
Hubungan Lama Terapi ARV Dengan Kadar Viral Load pada Pasien ODHA Adiyono Fadhil Munasir; Yustiana Arie Suwanto; Nurul Ummi Rofiah; Ahmad Muhyi
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 1 (2026): Mei: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i1.1073

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) is a virus that attacks the immune system. Viral load is a key indicator in monitoring HIV, where higher viral load indicates a worsening condition in the patient and can lead to the progression of the disease to AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Viral load can also predict the likelihood of opportunistic infections, which are the leading causes of morbidity and mortality in individuals with HIV and AIDS. Objective: To analyze the relationship between the duration of ARV therapy and viral load in PLWHA at RSUP Dr. Kariadi Semarang in 2025. Results: The Spearman correlation test (rₛ = -0.405; p = 0.002) shows a significant negative correlation between the duration of ARV therapy and viral load in PLWHA. The longer the patient undergoes ARV therapy, the lower the viral load. Among patients who have undergone therapy for more than 12 months, 80.43% had an undetectable viral load, while in the 6–12 month therapy group, only 33.33% had an undetectable viral load. Conclusion: There is a significant relationship between the duration of ARV therapy and viral load. Longer ARV therapy tends to lower viral load in PLWHA. Further research is needed to understand the factors that influence viral load and the effectiveness of ARV therapy.