Nurmaliza Nurmaliza
Prodi D-III Kebidanan Universitas Abdurrab

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pola Asuh Dalam Pemberian Makanan Terhadap Status Gizi Balita Di Kota Pekanbaru Tahun 2017 Sara Herlina; Nurmaliza Nurmaliza
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 2 No 1 (2018): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.313 KB)

Abstract

Status gizi masyarakat merupakan salah satu masalah kesehatan yang dihadapi oleh negara Indonesia.Indikator status gizi masyarakat salah satunya adalah status gizi balita. Upaya mencapai status gizi anak balita yang baik tidak terlepas dari peran orang tua khususnya ibu sebagai pengasuh karena ibu sebagai seorang yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan makan keluarga termasuk untuk anak balita.Untuk itu pemahaman seorang ibu mengenai makanan dan gizi balita menjadi sangat penting.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh dalam pemberian makan terhadap status gizi balita.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu yang memiliki balita sebanyak 70 orang.Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariate. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square diperolah nilai Pvalue <0,05 (<0,011<0,05). Pola asuh dalam pemberian makanan yang baik akan meningkatkan kualitas makanan yang dikonsumsi oleh anak sehingga akan berdampakp pada status gizi balita. Pola asuh dalam pemberian makanan ini meliputi bagai mana ibu menyusun menu, mengolah, menyajikan dan cara memberikan makanan kepada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pola asuh dalam pemberian makan terhadap status gizi balita.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru Tahun 2015 Nurmaliza Nurmaliza
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 2 No 1 (2018): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.407 KB)

Abstract

ABSTRAK Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah bayi mulai menyusu sendiri segera setelah lahir setidaknya dalam waktu 1 jam bayi baru lahir segera dikeringkan dan diletakkan di perut ibu dengan kontak kulit ke kulit. Survey WHO terhadap lebih dari 3000 ibu pasca persalinan di beberapa negara, menunjukkan bahwa ibu yang melakukan IMD atau pemberian ASI minimal satu jam setelah bayi lahir hanya sekitar 38,33%. Cakupan IMD di Indonesia masih rendah yaitu 29,3% ditahun 2010 mengalami kenaikan menjadi 34,5% di tahun 2013 sedangkan target nasional 80 %. Proporsi praktek IMD dalam 1 jam pertama kelahiran 43,9 %, sementara IMD dalam 1 hari pertama 61,5 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan IMD yaitu pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain cross sectional.Populasi adalah ibu bersalin yang berada di wilayah Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru tahun 2015 dengan sampel 220 orang. Metode sampling yang digunakan proportionalsamplingAnalisis data dilakukan secara univariat dan bivariat.Hasil analisis bivariat yang berhubungan dengan pelaksanaan IMD adalah variabel sikap ibu (OR: 2,777; C.I 95%:1,594-4,838).Disarankan pada ibu dan petugas kesehatan untuk melaksanakan, mensosialisasikan dan mendukung program IMD.
Keragaman Makanan Terhadap Pertumbuhan Pada Balita Di Kota Pekanbaru Tahun 2017 Dewi Sartika Siagian; Nurmaliza Nurmaliza
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 2 No 2 (2018): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.964 KB)

Abstract

ABSTRAK Seribu hari pertama kehidupan dimulai dari masa janin dalam kandungan hingga anak usia dua tahun, terjadi pertumbuhan yang sangat pesat. Masa ini merupakan window of opportunity yaitu periode emas pertumbuhan. Kerusakan pada periode ini bersifat irreversible artinya tidak dapat diperbaiki difase kehidupan berikutnya dan akan mempengaruhi outcome kesehatan pada masa anak-anak hingga dewasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keragaman makanan terhadap pertumbuhan pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu yang memiliki balita sebanyak 80 orang. Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariate. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square diperolah nilai Pvalue<0,05. Makanan yang beraneka ragam yaitu makanan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan tubuh baik kualitas maupun kuantintasnya. Anak balita merupakan salah satu kelompok usia yang mendapatkan prioritas utama oleh pemerintah dalam hal upaya perbaikan gizi karena kelompok anak pada usia tersebut masih sangat memerlukan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Personal Hygiene Saat Menstruasi Di SMA Negeri 3 Pekanbaru Tahun 2018 Shofy Rohidah; Nurmaliza Nurmaliza
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.219 KB)

Abstract

Kebutuhan personal hygiene merupakan suatu kebutuhan perawatan diri yang dibutuhkan untuk mempertahankan kesehatannya baik secara fisik maupun psikologis. Pengetahuan seseorang tentang personal hygiene memiliki pengaruh bagi perilaku seseorang dalam menjaga dan merawat kesehatan reproduksinya apalagi pada saat menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri terhadap personal hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 3 Pekanbaru tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian Analitik yaitu dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu remaja putri kelas X SMA Negeri 3 Pekanbaru dengan jumlah 120 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis yang digunakan dua yaitu univariat dan bivariate dengan uji Chi-square. Dari hasil perhitungan menggunakan uji chi-square, hasil Pvalue yang digunakan adalah uji fisher’s exact test (0.246) dan nilai α (0.05) ini menunjukan bahwa nilai Pvalue lebih besar dari nilai α (0.246 > 0.05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara stastik antara tingkat pengetahuan terhadap personal hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 3 Pekanbaru Tahun 2018.