Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Survei Konsepsi Mahasiswa Calon Guru Fisika Menggunakan Two-TierTest pada Topik Kelistrikan dan Kemagnetan Rahmawati Rahmawati; Dewi Hikmah Marisda; Nasrah Nasrah; A. Muafiah Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v6i1.4763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsepsi mahasiswa calon guru Fisika pada topik-topik kelistrikan dan kemagnetan dengan instrumen tes dua tingkat yang dikenal dengan istilah lain sebagai two-tier test. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei. Sampel penelitian adalah mahasiswa calon guru fisika tingkat pertama sampai tingkat ke tiga yang telah mengambil mata kuliah Fisika Dasar Lanjut yang berjumlah 95 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda dua tingkat (two-tier test) terkait materi kelistrikan dan kemagnetan dalam perkuliahan Fisika Dasar Lanjut. Tes ini terdiri dari 40 butir soal yang terdistribusi pada 20 butir soal tentang kelistrikan dan 20 butir soal lainnya tentang topik kemagnetan. Seluruh data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan pengkategorisasian konsepsi mahasiswa dibedakan atas empat tipe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, mahasiswa calon guru fisika berada pada kategori tipe tidak utuh (tipe 4). Temuan penelitian ini dapat berfungsi sebagai need assessment yang berimplikasi pada pertimbangan dalam merancang desain perkuliahan yang dapat memfasilitasi mahasiswa dalam memahami konsep terkait materi kelistrikan dan kemagnetan yang terdapat pada materi perkuliahan Fisika Dasar Lanjut.  This study aimed to show prospective physics teachers' students' conception of electricity and magnetism using a two-tier test. This type of research was survey research. The research subject is all prospective physics teacher students who have taken the Advanced Basic Physics course, totalling 90 students from three grade levels. The research instrument used a two-tier test consisting of a description of the question, answer choices and open reasons related to electricity and magnetism, which were part of the content of the Advanced Basic Physicscourse material. This test consisted of 40 questions distributed over 20 items on electricity topics and 20 items other than magnetism topics. All data were analyzed using descriptive statistical analysis by categorizing students' conceptions into four types. Overall, the results showed that prospective physics teacher students were in type 4 or incomplete. The findings of this study can serve as a need assessment which has implications for considerations in designing learning that can facilitate students in understanding the concepts of electricity and magnetism in the Advanced Basic Physics course. 
Validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk Menumbuhkan Kemampuan Literasi Sains dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas V Sekolah Dasar pada Topik Perpindahan Kalor Musfika Ali; Rahmawati Rahmawati; Ma’ruf Ma’ruf
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.76328

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang berfungsi untuk membantu kesuksesan capaian proses dan hasil belajar. Untuk mendapatkan LKPD yang berkualitas dan layak digunakan, maka perlu dilakukan uji kelayakan. Salah satu tahapan uji kelayakan yaitu melalui kegiatan validasi LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menilai aspek validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Literasi Sains yang digunakan untuk menumbuhkan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang menyajikan data hasil validasi dan saran para validator terhadap perangkat LKPD yang dikembangkan. Instrumen penelitian berupa lembar angket penilaian validasi dan LKPD. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif berupa tingkat kesepakatan validator dengan menggunakan metode antar penilai sesuai persamaan Aiken.  Validator terdiri dari tiga orang pakar yang masing-masing berasal dari ahli asesmen, ahli konten, dan ahli pembelajaran IPA sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum LKPD memenuhi kriteria valid. Validitas aspek isi dan aspek konstruk secara berurutan yaitu 0,90 dan 0,89.  
Developing and Validating Digital E-module Oriented on Science Literacy using Flipbook Platform on Heat and Temperature Topic Yusri Handayani; Rahmawati Rahmawati; Ana Dhiqfaini Sultan; Tri Hastiti Fiskawarni; Andi Arie Andriani; Widiasih Widiasih
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15618

Abstract

This study explored the development and validation of a digital e-module for science literacy, specifically focusing on the topic of heat and temperature, utilizing the flipbook platform. With the rapid digitalization in education, the research aims to bridge the gap in Indonesia’s educational technology, where many educators lack proficiency in using digital tools. The e-module, integrating multimedia elements such as text, images, and interactive features, is designed to enhance students' understanding of scientific concepts while fostering digital and science literacy. This study used Research and Development approach, utilizing the ADDIE model which includes five stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The e-module underwent validation by experts in instructional materials and digital learning, followed by limited testing with 26 Grade 7 students and 4 science teachers. Results indicated that the digital e-module is not only feasible but achieved a content validity coefficient of 0.94 and an average practicality score of 87.63%, indicating high validity and practicality. The findings suggest that the e-module effectively supports science literacy by providing an engaging, accessible, and interactive learning experience. This study contributes to educational innovations by demonstrating how digital tools can enhance science teaching and learning, especially in the context of challenging topics such as heat and temperature. Further research may explore broader applications of e-modules in other subjects and educational levels.