SYARIFAH ZAHRA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhezeus) DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN KADAR MDA (Malondialdehide) SYARIFAH ZAHRA; S. SUROTO; ALI ROSIDI
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 19 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v19i1.955

Abstract

Seringnya mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak dan kolesterol memicu tingginya kadar kolesterol dalam darah yang disebut Hiperkolesterolemia yaitu suatu keadaan patologis yang disebabkan oleh kelainan metabolisme kolesterol yang kadarnya melebihi batas normal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian jus buah naga merah dan aktivitas fisik terhadap perubahan berat badan dan menurunkan kadar kolesterol total, kadar MDA tikus Wistar hiperkoesterolemik. Penelitian menggunakan rancangan  eksperimental faktorial  (Factorial Experiment Design) dua faktor yaitu pemberian jus buah naga merah dan olahraga renang pada 30 ekor tikus putih dengan randomized pre test -post test only control group design, menggunakan 5 kelompok : X1 (kelompok kontrol pakan standar), X2 (kelompok pakan standar+pakan tinggi lemak), X3 (kelompok pakan standar+pakan tinggi lemak+jus buah naga merah), X4 (kelompok pakan standar+pakan tinggi lemak+aktivitas fisik) dan X5 (kelompok pakan standar+pakan tinggi lemak+aktivitas fisik+jus buah naga merah), masing-masing kelompok terdiri atas 6 ekor tikus. Variabel yang diamati adalah berat badan tikus, kadar kolesterol total dan kadar MDA pada pre dan post-test. Analisis data menggunakan paired t-test, uji Shapiro Wilk, uji Kruskal Wallis, uji Mann Whitney dan one-way Anova.Hasil pengujian menunjukkan : Rata-rata berat badan tikus sebesar 126,553 ± 32,954 g. Rata-rata kadar kolesterol total sebesar 59,228 mg/dl. Rata-rata kadar MDA sebesar 1,952 ± 0,605 pmol/dl. Kelompok yang diberi Pakan Tinggi Lemak (X2-X5) rerata pertambahan berat badannya lebih tinggi daripada kelompok kontrol (X1) yang diberi pakan standar. Kelompok yang diberi pakan tinggi lemak (kelompok X2-X5) rata-rata kadar kolesterol totalnya lebih tinggi daripada kelompok yang diberi pakan standar (X1). Tidak terdapat perbedaan pengaruh antar kelompok perlakuan terhadap selisih kadar kolesterol total. Terjadi penurunan kadar MDA pada semua kelompok penelitian, dimana rata-rata penurunannya berkisar 31,975%. Simpulan yg didapat pemberian jus buah naga merah dan aktivitas fisik tidak berpengaruh pada kadar kolesterol total, namun berpengaruh pada kadar MDA darah tikus hiperkolesterolemik.
Analisis Ratio Profitabilitas dan Ratio Aktivitas Terhadap Kinerja Keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (PERSERO) Tbk Syarifah Zahra; Dita Rahma; Fara Annisa; Anjani Dwi; Afifah Dwi; Rahma Dona
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas dan rasio aktivitas dalam menilai kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk periode 2020-2023. Rasio profitabilitas yang digunakan adalah Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE), sedangkan rasio aktivitas meliputi perputaran persediaan, perputaran modal kerja, dan perputaran total aset. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berdasarkan ROA dan ROE masih belum maksimal karena berada di bawah standar industri. Untuk rasio aktivitas, perputaran persediaan mengalami fluktuasi, perputaran modal kerja sudah baik sesuai standar industri, namun perputaran total aset belum optimal karena terlalu banyak dana tertanam pada aset yang kurang produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk perlu meningkatkan kinerjanya dalam memanfaatkan modal untuk menghasilkan laba serta mengoptimalkan penggunaan aset secara produktif.