Nasrun Nasrun
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

M Moderasi Beragama antara Islam dan Tionghoa di Pulau Bangka: Religious Moderation Between Islam and Tionghoa in Bangka Island Irawan; Nasrun
Jurnal Bimas Islam Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Bimas Islam
Publisher : Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37302/jbi.v17i2.1338

Abstract

Abstract: This article aims to explain the religious moderation between Islam and Tionghoa in Bangka Island. This article is categorized as field research and analyzed using descriptive qualitative method. The approach used in this article is a historical sociological approach. In analyzing the research results, Milton M. Gordon's theory: multi-stages of assimilation and Peter L. Berger's theory: the sacred canopy are used. This article concludes that Islamic moderation between Islam and Tionghoa in Bangka is going well. This is due to history, assimilation (structural assimilation, cultural assimilation, and receptive assimilation), externalization, objectivation, and internalization. Keywords: Islam, Tionghoa, religious moderation.
Bahaya Perekrutan Terorisme Melalui Media Sosial di Indonesia Irawan Irawan; Nasrun Nasrun
Sustainable Vol. 3 No. 1 (2020): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v3i1.1392

Abstract

Terorisme mengancam kehidupan manusia. Dampak aksi terorisme dapat menghilangkan nyawa manusia, terluka, dan trauma psikologis. Oleh karena itu, aksi terorisme dan penyebaran paham terorisme harus dibasmi. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bahaya perekrutan terorisme melalui media sosial dan langkah-langkah strategis pencegahannya. Perekrutan terorisme melalui media sosial sangat berbahaya karena mempengaruhi psikologi masyarakat. Media sosial seharusnya digunakan untuk kepentingan yang bermanfaat, bukan untuk mempengaruhi orang lain menjadi calon teroris. Demikian juga Islam mengajarkan bagipenganutnya agar memprakkan Islam yang ramah.Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah analis kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologi teroris (the psychology of the Terrorist) Rex A. Hudson. Tulisan ini menyimpulkan bahwa tindakan terorisme memberikan rasa takut, cemas, dan bertentangan dengan Islam rahmatan li a`lamin, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Langkah-langkah pencegahan perekrutan teroris melalui media sosial adalah pembinaan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme oleh pemerintah (Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia), tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Pola Komunikasi Ustaz Dan Santri Dalam Proses Pembelajaran Kitab Bulughul Maram Materi Tentang Silaturahmi Di Pondok Pesantren Nurul Falah Air Mesu Fatimah Fatimah; Nasrun Nasrun; Anna Musyarofah
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 1 No. 1 (2020): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v1i1.1277

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi ustaz dalam perencanaan pembelajaran kitab bulughul maram materi tentang silaturrahmi di Pondok Pesantren Nurul Falah Air Mesu Timur. 2) Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pola komunikasi ustaz dan santri dalam proses pembelajaran kitab bulughul maram materi tentang silaturrahmi di Pondok Pesantren Nurul Falah Air Mesu Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yaitu melalui sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan datanya dengan observasi, dokumntasi, wawancara. Teknis analisisnya dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Dari penelitian ini dapat dianalisis bahwa belajar kitab bulughul maram tergantung pembawaan seorang ustaz, semakin luas pengetahuan ustaz semakin mudah ia memberikan pengajaran. Hasilnya adalah komunikasi yang digunakan adalah lansung. Dalam proses pembelajaran pada hakikatnya merupakan proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari komunikator (guru) kepada komunikan (siswa) dengan menggunakan saluran media tertentu. Tanpa komunikasi maka tidak akan tercapai secara maksimal dalam mendapatkan sebuah hasil yang diinginkan