Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : learning and teaching

Pengaruh Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran PAI Terhadap Keaktifan Peserta Didik Kelas IV-VI di SDN 10 Tempilang Ariani Ariani; Hadarah Hadarah; Siska Dwi Paramita
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 1 No. 1 (2020): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v1i1.1273

Abstract

SD Negeri 10 Tempilang merupakan SD yang telah menerapkan kurikulum 2013 dimana dalam proses pembelajarannya, termasuk juga pembelajaran PA yang menggunakan pendekatan saitifik. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan guru PAI di SDN 10 Tempilang, kegiatan pembelajaran PAI di SD tersebut belum banyak melibatkan aktivitas peserta didik. Dimana guru masih dominan menyampaikan materi dengan metode ceramah. Setelah berdoa, guru mengawali pelajaran dengan membaca surat-surat pendek dan menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. Setelah itu guru menjelaskan materi sambil menulis di papan tulis lalu memberi tugas baik secara kelompok untuk didiskusikan maupun secara individu. Meskipun sudah digunakan metode diskusi, namun tidak semua ikut mengerjakan. Masih ada peserta didik yang sibuk dengan aktivitas lain diluar kegiatan pembelajaran. Kurangnya Media pembelajaran yang mendukung pembelajaran juga mengahambat ketertarikan peserta didik mengikuti pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil uji determinasi guna mengetahui seberapa besar hubungan antara variabel X dan Y. Diketahui bahwa pengaruh pendekatan saintifik terhadap keaktifan peserta didik SD Negeri 10 Tempilang memberi pengaruh sebesar 17,8%. Sedangkan untuk 82,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijadikan variabel dalam penelitian ini. SD Negeri 10 Tempilang is an elementary school that has implemented the 2013 curriculum where in the learning process, including PA learning using a positive approach. Based on observations and interviews with PAI teachers in SDN 10 Tempilang, PAI learning activities in these elementary schools have not involved many student activities. Where the teacher is still dominant in delivering the material with the lecture method. After praying, the teacher starts the lesson by reading short letters and explaining the purpose of today's learning and linking the previous material with the material to be learned. After that the teacher explains the material while writing on the board and then assigns both groups to be discussed and individually. Although the discussion method has been used, but not all participate in doing it. There are still students who are busy with other activities outside the learning activities. The lack of learning media that supports learning also inhibits students' interest in learning. This research is a quantitative research. Based on the results of the determination test to find out how much the relationship between variables X and Y. It is known that the influence of the scientific approach to the activeness of students in SD Negeri 10 Tempilang gives an effect of 17.8%. Whereas 82.2% was influenced by other factors which were not used as variables in this study.
Pendidikan Akhlak Tasawuf Fundamental Dan Relevansinya Dengan Krisis Sosial Hadarah Rajab
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 2 No. 1 (2021): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v2i1.1650

Abstract

Zaman sekarang yang berada pada era moderen dan menglobal, pola kehidupan manusia mengalami peruahan secara menyeluruh pula, cenderung seraba mudah dengan kekuatan tekhnologi semuanya gampang dan serba otomatis, bahkan keperluan hidup seseorang dapat dengan mudah terlayani melalui tekhnologi, misalnya, sudah ada pasar online, pembelajaran daring, dan kebutuhan penting lainnya, bahkan yang celakanya adalah semua kegiatan sosial manusia sudah menjadi konsumsi publik melalui sosial media. Tidak ketinggalan para orang tua, mereka sudah disibukkan dengan gadget untuk melakukan segala komunikasi kepada siapa saja, mengakibatkan kesenjangan hubungan komunikasi orang tua terhadap anak-anak mereka, dan komunikasi kepada sanak saudara. Fenomenya perubahan polah komunikasi pun demikian berkurang, semuanyanya menimbulkan dampak yang luar biasa dan dapat menurunkan derajat spiritual seseorang. Inilah tantangan yang dasyat yang menyebakan debat panjang dipanggung kehdupan manusia. Hidup serba meodern, membawa manusia pada situasi yang serba tidak pasti, gejolak batin terjadi antara trendy dan tradisional. Apakah setiap setiap manusia sudah mempunyai tameng bagi kemaslahatan hidupnya yang sejatimya hidup lebih sejarhtera, terntran dan damai, namun kesuamnya itu justru bisa saja terjadi dengan segalanya serba berubah ke arah yang negatif. Dimensi tasawuf merupakan pengetahuan yang terjadi secara langsung didapatkan oleh seseorang melalui petunjuk bagaiakan bisikan langsung (intuisi) dari Tuhan, namun juga sekaligus memiliki kemampuan pengetahuan menangkap pembeda dengan pengaruh ilusi atau bisikan setan yang justru menyesatkan. Dan menggiring manusia agar menjauh dari rahmat dan perlindungan Allah SWT. ini dapat terjadi melalui penyingkapan tabir sebagaimana penjelasan sebelumnya. ABSTRACT Nowadays, which is in a modern and global era, the pattern of human life has undergone a complete change as well, tends to feel easy with the power of technology, everything is easy and fully automatic, even one's life needs can be easily served through technology, for example, there is already an online market, learning online, and other important needs, even though, unfortunately, all human social activities have become public consumption through social media. Do not miss the parents, they are busy with gadgets to communicate with anyone, resulting in gaps in the communication relationship between parents and their children, and communication with relatives. The phenomenon of changes in communication patterns is also reduced, all of which have a tremendous impact and can reduce a person's spiritual status. This is a formidable challenge that causes a long debate on the stage of human life. Living completely modern, bringing people to situations that are completely uncertain, inner turmoil occurs between trendy and traditional. Does every human being already have a shield for the true benefit of his life, to live more in a more prosperous, orderly and peaceful way, but the harshness of it can happen with everything changing in a negative direction. The dimension of Sufism is knowledge that occurs directly obtained by someone through instructions such as direct whispers (intuition) from God, but at the same time they also have the ability to perceive differentiators with illusory influences or Satan's whispers which are misleading. And lead people away from the grace and protection of Allah SWT. this can happen through the unveiling of the veil as explained earlier.