Muhammad Syahrullah
Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP MURÂBAHAH DALAM KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN IMPLIKASINYA DI PERADILAN AGAMA Muhammad Syahrullah
JURNAL ISLAMIKA Vol 1 No 2 (2018): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep murâbahah dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) yang merupakan buku pengangan para hakim di Pengadilan Agama. Penyusunan KHES mengambil yang rajah dari pendapat-pendapat para ulama dalam kitab-kitab fikih. Diantara permasalaah yang terdapat pada pasal-pasal dalam KHES adalah isi pasal terlalu global dan belum tercantumnya sub-sub penting dalam murâbahah. Penelitian ini menemukan banyak hal yang perlu di revisi dan disempurnakan terhadap KHES agar sesuai dengan perkembangan perbankan dan keuangan syariah di Indonesia. Metodologi penelitian ini adalah menggunakan pendekatan penelitian hukum normative (yuridis normative) dengan menggunakan ushul fikih, kaedah fikih, dan perbandingan pendapat fikih untuk menemukan pendapat yang arjah dan ashlah. Hasil dari penelitian ini diharapkan adanya perbaikan konsep murâbahah dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah yang sesuai dengan syariah.
Mitigasi Resiko Investasi Wakaf Produktif Muhammad Syahrullah
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i2.119

Abstract

Investasi wakaf produktif harus dilakukan dengan menggunakan mitigasi resiko yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah dalam mitigasi resiko investasi wakaf produktif . Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dimana penerapannya mempertimbangkan data yang diperoleh dilapangan dalam mitigasi resiko pengelolaan investasi wakaf produktif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa mitigasi resiko memiliki beberapa komponen diantaranya mengindentifikasi dan mengendalikan resiko sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas investasi wakaf produktif. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam investasi wakaf produktif sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana wakaf. Sistem monitoring dan evaluasi terhadap investasi wakaf produktif merupakan aspek krusial dalam pengelolaan wakaf untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan manfaatnya
Developing a Digital and Maqasid-Based Waqf Governance Framework: A Systematic Literature Review Muhammad Syahrullah; Muhammad Lisman
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 8 No. 1 (2026): SEPTEMBER (IN PROGRESS)
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lt.v8i1.241

Abstract

Introduction: In order to improve waqf institutions' sustainability, accountability, and openness, good corporate governance, or GCG, has become essential. Despite the increasing amount of research, the studies that have already been done are still dispersed and mainly concentrate on specific aspects of governance rather than offering an integrated framework that takes stakeholder viewpoints, digital transformation, and Islamic values into account. The objective of this study is to provide a thorough conceptual framework and conduct a methodical evaluation of the literature on GCG in waqf organizations. Methods: The PRISMA 2020 guidelines were followed in this study's Systematic Literature Review (SLR). Using predetermined inclusion and exclusion criteria, pertinent papers published between 2016 and 2026 were extracted from the Scopus database. To find governance themes and synthesize conceptual links, the chosen studies were examined using grounded theory methodologies that included open coding, axial coding, and selective coding. Results: Governance Principles, Islamic Governance, Digital Governance, Stakeholder Governance, and Governance Outcomes are the five fundamental components of governance that were recognized by the review. The results show that while emerging themes like digital governance, artificial intelligence, blockchain, and maqasid al-shariah have grown in significance in boosting institutional performance and public trust, transparency and accountability continue to be the predominant governance principles. An Integrated Good Corporate Governance Framework for Sustainable Waqf Institutions, which blends traditional governance concepts with Islamic ethical values, digital innovation, stakeholder involvement, and sustainability, is the outcome of the synthesis. Conclusion and suggestion: The theory and practice of waqf governance are advanced by this study's comprehensive governance structure. Future studies should use quantitative or mixed-method approaches to experimentally validate the suggested framework in various institutional and national contexts.